Untuk replikasi yang bersifat general, mungkin lebih cocok kalau di-level storage. Saat ini, hampir semua vendor storage besar mendukung fitur ini. Misal IBM flash copy / pprc, EMC bcv/clone. Jadi apa pun yang berada di satu server bisa di-clone ke server lain.
Kemungkinan lain kalau hanya database yang datanya ingin selalu disonkronkan, file2 aplikasi cenderung statik, maka bisa dipertimbangkan solusi replikasi di level database doang (bisa pakai trigger, advanced replication, data guard, solusi third party). Ujung2nya, semuanya akan kembali ke cost. Cuma kalau pakai solusi storage, biasanya pekerjaan dba jadi lebih ringan :). Soalnya setup dilakukan oleh vendor, dari dba cuma perlu melakukan testing. regards, tomi --- myeah77 <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Dear all, > > Mo angkat thread ini lagi, karena saya memiliki > kebutuhan yang serupa. > Perusahaan saya mau bikin backup server (bukan > clustering), backup > server ditempatkan di gedung yang berbeda dengan > koneksi FO, > synchronize bisa realtime ato backup temporarily br > diapply. > > Hal ini dibuat agar, apabila server utama down, maka > yang di gedung > berbeda itu bisa up. Kenapa dikatakan backup > server, karena di > dalamnya selain db Oracle, ada aplikasi ERP juga, > jadi mungkin lebih > tepat sebutannya adalah replikasi server (menurut > saya sih). > > Pertanyaannya, pada kasus saya, replikasi apa yang > dilakukan? di level > OS / Database / Hardware?? > > Mohon bantuan dari rekan2 advisor. > Terimakasih banyak. > > > David. > ____________________________________________________________________________________ Looking for earth-friendly autos? Browse Top Cars by "Green Rating" at Yahoo! Autos' Green Center. http://autos.yahoo.com/green_center/

