Mas Abdrahym,

Untuk produk Oracle Database:
Kalau menurut saya sih embel2 "i" ata "g" itu tergantung "masa" dimana versi 
database tersebut dilaunch.

Dulu ketika internet belum nge-boom, Oracle nggak pakai embel2 apapun selain 
nomor versinya. 
Misal ::
Oracle7 : ada versi 7.0, 7.1, 7.2, 7.3.4.
Oracle8 : ada versi 8.0.4, 8.0.5, 8.0.6.

Dan ketika dunia aplikasi memasuki era internet, muncullah:
Oracle8i : dengan versi 8.1.5, 8.1.6, 8.1.7
Lalu diikuti adiknya, 
Oracle9i: Release 1 (versi 9.0.1), & Release 2 (versi 9.2.0)
Menurut saya , embel2 i = "i"nternet

Kemudian ketika muncul era "grid-computing", lahirlah:
Oracle10g: Rel.1 (versi 10.1.0...), Rel.2 (versi 10.2.0...)
berikut adiknya:
Oracle11g: Rel.1 (versi 11.1.0...)
Menurut saya , embel2 g = "g"rid-computing

Dari sisi fitur, tentunya berdasarkan urutan kelahiran,
semakin muda semakin banyak fitur2nya.
Bukan karena embel2nya ....

Dan karena banyak fitur2 barunya, 
maka jumalh "bug"nya juga tambah banyak.
Bukan begitu Kang Ujang ???

Sebagai pengguna, kita diminta secara "halus" untuk tetap update/menggunakan 
versi2 yg terbaru. 
Kenapa? Karena versi2 yg lama setelah sekian tahun semenjak diluncurkan tidak 
akan di-support lagi.

Mas Abdrahym,
Sebetulnya produk Oracle tidak hanya Database saja (dengan embel2 i & g 
tadi).Produk lainya a.l:
- Development tools: Form Builder, Report Builder, JDeveloper, ADF
- Datawarehousing : Discoverer, Warehouse Builder, BIEE,..
- EBS (E-Business Suite)
- OCS (Oracle Collaboraton Suite)
- Database lain: Timesten, ...
- dll < bisa dilihat di web sitenya Oracle>

bw
 




--- In [email protected], Ujang Jaenudin <ujang.jaenu...@...> wrote:
>
> 2009/3/25 ABD RAHIM <abdra...@...>:
> > Saya jadi bingun neh. Ngapain oracle buat versi "i" kalo di ak versi "g" 
> > bisa
> > juga?
> >
> >  Yang menjadi pertanyaan saya apa perbedaan mendasar antara keduanya dan
> > selanjutnya gimana gitu?
> 
> gak usah bingung dengan tag "marketing" jika asumsinya i & g merefer
> ke database...sama saja. bedanya bukan secara core database nya
> sendiri cuman dari sisi manage dan kemudahan...AFAIK
> 
> > Dan berorentasi kemana?
> >
> 
> yg jelas oracle berorientasi ke PROFIT :)
> kalau kita cuman bisa dikadali dgn rayuan bahasa
> marketing....ya...capek ngikutinnya.
> 
> padahal dibalik jargon2 fitur baru suatu produk, disana lah BUGS
> selalu menyertai.
> 
> dan anehnya lagi kita dipaksa untuk memakai fitur baru, kalo nggak
> maka database kita gak bakal di "support", disisi lain kalaupun kita
> pertama kali menemukan dan merasakan pahitnya BUGS.... tokh ndak ada
> terima kasihnya (ndak ada imbalannya). yg ada kita diperah melalui ATS
> supaya ketemu bugs, menunggu patch dan dan trial error :-)
> 
> padahal salah satu produk nya oracle (EBS) malah enjoy dengan versi db
> yg selalu terbelakang...hi...hi... dan ironinya lagi gak semua fitur
> baru dipakai di EBS.... so what ???
> 
> makanya sebaiknya sebelum yakin dgn fitur baru...ya mbok ya dipahami
> dulu produknya....
> 
> 
> he..he... jadinya curhat nih :)
> 
> 
> -- 
> thanks and regards
> ujang | oracle dba | mysql dba
> http://ora62.wordpress.com
> 
> >
> >
> >
> > Terimaka kasih neh para master.
> >
> > Salam.
> >
> > Abdrahym.
> >
>


Kirim email ke