Good point heru. But a master or a slave, actually it is only a matter of perception. But if you said technology liberates us, I couldn't agree more. For the exception of the AI. Because the AI depends on the original programming, to be "bad" or "good". But, for now, I don't believe such technology already exist. Only in ST novel lah ... jadi, cukup imagine dulu saja tentang AI. Tapi untuk komputer, dll , agree ...
-----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Heru Nur Rahman Sent: 14 Oktober 2006 21:37 To: [email protected] Subject: Re: [Indo-StarTrek] Re: Tentang AI: Positronic Brain? I beg to differ, Gerobak kayu memungkinkan kita untuk membawa barang yang lebih banyak dibandingkan jika dipikul. Jaman perbudakan masih ada, Raja firaun Mesir sekalipun ngga mau bayar 'buruh profesional' yang sebanyak itu untuk bikin pyramid (asumsinya pyramid ngga dibikin alien ya) sebesar itu selama itu. Ceteris paribus, jika outputnya sama, firaun yang ngga pake gerobak akan perlu budak yang lebih banyak dibandingkan firaun yang pake gerobak. Gerobak membebaskan budak (atau membebaskan firaun untuk membuat pyramid yang lebih besar) Sekarang dengan teknologi transportasi (internal combustion, fuel cell, impulse.. ok yang itu masih belum) becak dan rickshaw ngga lagi diperlukan sebanyak dulu. Penarik becak dengan pelatihan minimal bisa jadi sopir taksi yang bisa membawa orang lebih banyak lebih jauh dengan bayaran lebih tinggi. Dengan asumsi gaya hidup si penarik becak/sopir taksi itu sama, maka waktu santainya lebih banyak. I would prefer to say that technology liberates us. Untuk analogi bikin thesis juga sama. Kalo kita setuju bahwa lebih cepat bikin thesis dengan MS Words dibandingkan dengan mesin tik Olympic, maka untuk hasil kerja yang sama orang yang menggunakan MS Words punya waktu leisure lebih banyak sehingga dia punya cukup waktu untuk menghabiskan 1 season SGA hanya dalam 2 malam (sorry, that's me). Technology liberates us to do something else. So if we are enslaved by technology, it's a very kind master. HERU On 10/14/06, Jadzia Dax <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > --- "Ario Wirawan" wrote: > > > > Exactly! Machines ARE our slaves! > > > > Ada orang yang cinta mobilnya, ada yang cinta komputernya, ada > yang cinta > > gitarnya, tapi hanya sampai titik tertentu, because they are > machines, not a > > living being. > > Masa sih? Menurut gue sih sebaliknya. Manusia boleh berpikir mesin > adalah budak kita, tapi tanpa disadari justru manusia yang dibudaki > oleh mesin dan teknologi. Mesin dibuat manusia untuk memudahkan > kehidupan kita sehari-hari. Tapi kemudahan ini membuat > manusia "lupa" dan tidak berfungsi tanpa mesin/teknologi. > > Mesin dan teknologi ini luas loh, tidak sebatas komputer, mobil dan > hal-hal yang moderen aja. Peralatan dari kayu seperti gerobak beroda > yang paling sederhana pun adalah teknologi karena merupakan inovasi > hasil buah pikiran manusia yang dibuat untuk memudahkan pekerjaan > kita. > > Siapa diantara kita yang masih jalan kaki ke mana-mana tanpa > menggunaan kendaraan bermotor atau sepeda? Siapa yang mau menulis > tesis, laporan kantor/sekolah yang puluhan lembar banyaknya tanpa > bantuan mesin penulis entah itu komputer atau mesik ketik? > > Coba banyangin kalau tidak ada listrik sama sekali mulai besok. > Semua kehidupan modern kita tidak berjalan kan. Modern civilisation > will be pushed back to the steam age. Berarti tidak ada TV, tidak > ada mobil, tidak ada pesawat terbang dan dunia kedokteran kalang > kabut. Bayangin berapa banyak orang yang nyawanya hilang. > > Kalo ini ditambah lagi dengan lenyapnya teknologi/mesin/alat, kita > akan mundur ke jaman batu. Mungkin akan memakan waktu lama untuk > kembali menyesuaikan hidup kita tanpa kehadiran mesin atau teknologi > dalam bentuk apapun. > > We are enslaved by machines, tools and technology. Just think how > our civilisation would be without them. It would be a different > world. > > > > > [EMAIL PROTECTED] > *Milis Penggemar Star Trek Indonesia > http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ----------------------------------------------------------- > Website: www.indo-startrek.org > Email: indostartrek @ yahoo . com > Forum: www.indo-startrek.org/forum > Friendster: www.friendster.com/indost > =/\= ================================================= =/\= > Yahoo! Groups Links > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [EMAIL PROTECTED] *Milis Penggemar Star Trek Indonesia http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ----------------------------------------------------------- Website: www.indo-startrek.org Email: indostartrek @ yahoo . com Forum: www.indo-startrek.org/forum Friendster: www.friendster.com/indost =/\= ================================================= =/\= Yahoo! Groups Links [EMAIL PROTECTED] *Milis Penggemar Star Trek Indonesia http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek "...to boldly go where no Indonesian has gone before." ----------------------------------------------------------- Website: www.indo-startrek.org Email: indostartrek @ yahoo . com Forum: www.indo-startrek.org/forum Friendster: www.friendster.com/indost =/\= ================================================= =/\= Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indo-startrek/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
