Betul sekali, di star trek universe banyak jenis culture di bumi
ditampilkan, tetapi tidak semuanya terwakili karena masalah
controversy,terutama apabila cultural issue tsb erat kaitannya dengan
kebijaksanaan politik suatu negara. Mungkin hanya DS9 saja yang berani
memberikan gambaran tentara Mujahidin dalam Jem'Hadar nya. Itupun di
Indonesia dan Malaysia tidak lulus sensor dan dibatalkan. Terutama
karena kisah nya amat sangat mirip dengan masalah Israel vs Palestine
saat itu dan kebijaksanaan yang diambil UN. So, gak semua cultural
issue di bumi sekarang ini terwakili di star trek.

Dan jangan lupa bahwa Gene Roddenberry adalah pendukung kesetaraan
gender. Uhura adalah profile wanita yang bisa mempunyai kedudukan
penting dalam sebuah society. Bahkan banyak wanita penggemar star trek
jadul yang berkata "kalau wanita kulit hitam saja bisa, kenapa saya
nggak?" Sementara kaum yang berkulit hitam berkata "kalau di masa
depan pekerjaan yang diberikan tidak memandang ras lagi, maka saya
bisa jadi Uhura." 

Walaupun Enterprise setting nya 100 tahun sebelum TOS, tetapi series
itu dibuat di abad ini dimana masalah kesetaraan ras dan gender sudah
sangat berkembang dan pandangan orang tidak sesempit dahulu, jangankan
di Indonesia, bahkan di Jordan yang terkenal extreme saja sekarang
sudah punya journalist perempuan. Gak aneh penonton melihat Hoshi
sebagai wanita yang mempunyai hak dan decision sendiri untuk
memutuskan dengan siapa ia mau tidur atau berhubungan sex. Tetapi beda
dengan Uhura yang walaupun kisahnya 100 tahun setelah Hoshi, tetapi
saat ia berciuman dengan Kirk saja sudah merupakan hal yang taboo
karena interracial kiss adalah hal tidak bisa ditolerir saat itu. 
Mungkin jaman sekarang sudah ada istilah yang bisa mempersingkat
segala argumen2 diatas: It takes two to tango!

So, boleh2 aja memegang teguh culture atau tradisi, itu adalah hak
masing2 individu. Tetapi yang berhubungan dengan kesetaraan ras dan
gender jangan dijadikan jokes untuk bahkan hambatan untuk interaksi
dengan individu yang lain. 

Memberikan label terhadap individu apakah itu 'murahan' atau 'buaya'
adalah bagian dari culture yang tua. Kenapa sebagai orang muda kita
masih terjebak dan mempergunakan nya? That's the question you have to
ask yourself.

Gue gak peduli dengan pandangan pribadi dan individu dari masing2
orang apakah setuju atau tidak setuju dengan cara Hoshi yang mewakili
wanita menetapkan pilihan kegiatan sex nya pada seseorang, atau Trill
yang tidak memandang gender dan menganggap hubungan sesama sex adalah
hal yang wajar. 

Yang gue sangat peduli adalah cara memberikan label kepada orang itu.
Mengapa harus labelling manusia berdasarkan pilihan nya? Gene
Roddenberry had taught us to get out of the boxes. So why still live
in cells? 

Star Trek is not about the science fiction only. It gives us
inspiration in social life and humanity. That's why I like it. 
I only hope that more people who watch star trek realized that
Roddenberry had taught us the meaning of being human.
It means that you have to respect others based on what they are...
humans. Not what they do, or what they choose to do. 
It is not easy to do, because most people only looks at the surface of
humanity based on habit, attitude and appearance. 
Roddenberry asked us to look deeper than that. 
Mungkin selain star trek, film yang banyak menggali masalah humanity
adalah CSI. Ironis nya, syndication CSI ini adalah salah satu penyebab
 gagalnya ST dipasaran pertelevisian saat itu. 

ST mengajak kita ke suatu tempat, where no one has gone before.
Any of you realize that the very place is here, within us? 
That place is called humanity. 

Salam,
Indiewholovesranting


--- In [email protected], "Alidjaja Ivan"
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
> Kalau begitu mari kita bicarakan Culture dan hubungannya dengan star
> trek...
>  
> Sepertinya di tahun 2150 ke atas, culture di bumi masih preserved,
> contonya si chakotay masih diajak bokapnya (?) ke Amazon (?)....
>  
> Kalo space boomer seperti Travis sih sepertinya punya budaya sendiri
> karena lahir di tengah perjalanan di angkasa...
>  
> yg lainnya?....
>  
> 


Kirim email ke