Kalau ingin anti-gravitasi, maka materi tersebut harus senantiasa bergerak minimal secepat 11.2 km/detik vertical terhadap permukaan bumi. ini adalah "escape velocity" bumi (bisa baca di : http://en.wikipedia.org/wiki/Escape_velocity)
Jadi bagaimana caranya agar materi pesawat bisa bergerak dengan kecepatan itu? Jawabnya: Ya dengan menempelkan roket di pesawat seperti yang telah dilakukan NASA selama ini. Roket itu membawa pesawat terbang vertical dengan kecepatan 11.2 km/detik. Adakah cara lain? apakah maksudnya untuk kita menemukan materi alamiah yang sejak terciptanya sudah bergerak 11.2 km/detik? Mungkin bisa saja dengan cara membungkus materi dengan medan energi yang memiliki gaya tarik negative sebesar 11.2 km/detik. sehingga saat materi di-charge dengan medan energi, ia akan melayang tanpa beban. dan terus melayang hingga ke orbit. hmmm... gimana? Salam, Eri. Eka Budhiman wrote: > > Hi Ivan, > > Sampai saat ini masih belum kelihatannya. > Manusia belum punya teknologi utk sampai ke taraf itu. > Gosip beritanya NASA sedang bikin percobaan utk > menciptakan matter-antimatter engine persis spt yg > dipakai federation. > Kalau ini menjadi kenyataan baru seru.... itupun kalau > mereka bisa menemukan cara utk membuat internal > damper. kalau tidak begitu pesawat accelerate, semua > manusia didalamnya akan tergencet gepeng ke dinding > belakang. > Lalu musti ada main deflector, bila tidak meteor > sekecil apapun akan menembus pesawat sampai bolong2. > Jadi masih jauh deh ... :( > Not in our lifetime... too bad.... > > Eka > --- Alidjaja Ivan <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:ivan.alidjaja%40formin.fi>> wrote: > > > > > tanpa bermaksud ngehayal... > > kalo NASA udah kirim org ke bulan puluhan tahun yg > > lalu, mustinya > > sekarang anti-gravity udah ditemukan (kt-nya sih > > udah).. > > kok ga dipake ya? masih pake roket dan cara2 > > konvensional seperti ini? > > > > > > ________________________________ > > > > From: [email protected] > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> > > [mailto:[email protected] > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>] On Behalf Of > > Eka Budhiman > > Sent: 28. elokuuta 2007 14:14 > > To: [email protected] > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> > > Subject: RE: [Indo-StarTrek] Astronomi di Indonesia > > (dh: TIDAK > > BENAR; bumi akan memiliki 2 bulan.) > > > > > > > > Hi Thio, > > > > Nambahin aja nih. > > Launching dari udara tidak memungkinkan utk > > mengangkut > > roket atau pesawat yg mau diluncurkan di dalam > > maupun > > di punggung pesawat. > > Posisi yg paling memungkinkan adalah di bawah > > pesawat > > pengangkut. > > > > Dibutuhkan banyak sekali bahan bakar utk bisa > > mengorbit dan bila pesawat / roket diangkut di > > dalam > > pesawat pengangkut roket tsb tidak bisa besar > > ukurannya yg berarti tidak bisa bawa banyak fuel. > > Saat launching juga susah, karena utk membuka pintu > > cargo di ketinggian agak susah karena akan menambah > > drag utk pesawat tsb, lagi pula setelah diluncurkan > > susah utk roket tsb mencari posisi yg tepat sebelum > > menembakkan boosternya. Selain itu juga bisa > > menabrak > > atau bahkan menghancurkan pesawat pengangkutnya. > > > > Bila dipunggung pesawat, saat menyalakan booster > > pesawat, semburan apinya akan menghancurkan pesawat > > pembawanya. > > Di internet, bila melihat ada space shuttle yg > > diangkut di punggung pesawat, itu hanya utk > > transport > > saja, bukan posisi peluncuran. > > > > Posisi yg paling memungkinkan utk meluncurkan > > adalah > > di bawah / perut pesawat. Sama seperti missile di > > pesawat fighter. > > Missile tsb waktu ditembakkan, akan mentrigger > > pelepasan dockingnya dan setelah jatuh dalam jarak > > aman dari pesawat akan menyala boosternya. > > Namun utk hal ini, perlu dipikirkan bagaimana > > susunan > > pesawat pengangkut, karena kalau roketnya (yg harus > > besar karena mengangkut bahan bakar banyak) ada di > > perut pesawat, bagaimana pesawat pengangkut bisa > > take > > off dari landasan pesawat? :) > > Berapa panjang landing gear pesawat pengangkut agar > > bisa mengakomodir roket di perutnya? > > Sehingga kelihatannya hanya mungkin utk roket > > berukuran kecil saja, tidak bisa terlalu besar. > > > > Susah juga ya, science ngak bisa ditawar-tawar.. :) > > > > Eka > > > > --- "Thio [EMAIL PROTECTED]" <[EMAIL PROTECTED] > <mailto:titan%40indo.net.id> > > <mailto:titan%40indo.net.id> > wrote: > > > > > Alternatif lain adalah launch bukan dari darat, > > tapi > > > dari udara. Jadi > > > Roketnya diangkut dulu dengan pesawat super gede > > > punya Rusia (ntah diangkut > > > di dalam badan pesawat atau diangkut di punggung > > > atau perut pesawat itu)... > > > nanti sesudah sampai di ketinggian optimal, baru > > > roket itu dilepas, lalu > > > diluncurkan ke orbit. Dengan cara ini, jauh lebih > > > irit... > > > > > > Thio > > > ________________________________________ > > > > > > > __________________________________________________________ > > Be a better Globetrotter. Get better travel answers > > from someone > > who knows. Yahoo! Answers - Check it out. > > > > > http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469 > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469> > > > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469 > <http://answers.yahoo.com/dir/?link=list&sid=396545469>> > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been > > removed] > > > > > > __________________________________________________________ > Moody friends. Drama queens. Your life? Nope! - their life, your > story. Play Sims Stories at Yahoo! Games. > http://sims.yahoo.com/ <http://sims.yahoo.com/> > >
