Ini perumpamaan. Kalo gw sih percaya begitu.
Bukan egois, tapi ini masalah keyakinan. Belum pernah kebayang ya bila ternyata (IMHO) alam 10-brane yang besar sekali ini diciptakan hanya untuk planet bernama bumi? Hehehehe. Dulu di tahun 1996 Gw pernah meng-interview seorang pemuka agama. Begitulah dia menjelaskan arti kata "mulia" (manusia adalah makhluk mulia) Pertama gw ketawa mendengarnya. Lama kelamaan terus terngiang ditelinga gw pernyataan itu hingga sekarang. Dan manusia adalah pemimpin alam ini. Well, susah jastifikasinya. tapi gw mulai menaggapi serius. So again, for me: "Human is the Ultimate Final Frontier" Salam, Eri _____ From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Alidjaja Ivan Sent: Monday, September 24, 2007 8:07 AM To: [email protected] Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Final Frontier Jadi si arsitek gedung ini waktu ngerancang bangunan, sungguh2 ingin gedung ini menopang sebutir pasir ini? cuma tanya..aja.... ________________________________ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of Erianto Rachman Sent: 21. syyskuuta 2007 16:39 To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Final Frontier Ulasan yang menarik sekali nih dari Ario. Gw dulu sempat bincang2 dengang teman2 di kampus. Seperti sebutir debu di sebuah gedung. Gedung pencakar langit yang sangat tinggi menjulang, megah nan mewah. Lengkap dengan semua perlengkapan, perabot dan pernak-pernik perhiasan tak terkira harganya. Di salah satu lantai di gedung itu tergeletak sebutir debu yang sangat kecil. Debu itulah bumi kita. Gedung sebesar dan serumit itu diciptakan khusus untuk menopang sebutir debu. Untuk apa? :-) That would be the biggest mystery and the biggest question in humankind. Salam, Eri _____ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of Ario Wirawan Sent: Friday, September 21, 2007 10:39 AM To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> Subject: RE: [Indo-StarTrek] Re: Final Frontier Setelah kita mati, gue yakini semua makhluk hidup akan ngumpul di satu brane yang sama: di sinilah akhirat berada. Tapi gue tetap meyakini bahwa Final Frontier manusia nggak sampai ke situ. Lebih merupakan evolusi yang membuat manusia sanggup tembus ke 4-brane. Lalu mungkin evolusi tahap berikutnya sehingga manusia sanggup tembus ke 5-brane. Tapi kayaknya sih waktu yang diberikan bagi manusia, entah berapa millennia lagi, nggak akan cukup untuk nyampe ke brane Tuhan (10-brane?). Jadi gue sepakat dengan Eri, manusia nggak akan bisa ketemu Tuhan dalam keadaan hidup. Tapi yang SANGAT MENARIK dari semua ini adalah begitu banyaknya lapisan yang diciptakan untuk "mengantisipasi" kemajuan manusia. Coba bayangin, ada 10 braneworlds! Kalo Tuhan mikir kita cuma bisa menembus 2-3 brane, paling antisipasinya dibikin 5-7 braneworlds. Namanya Tuhan mengantisipasi kan nggak akan meleset terlalu jauh gue rasa. Nggak kayak kita, dikira 45 menit udah sampe kantor, tau-tau 2,5 jam baru nyampe (he he he... emang enak tinggal di Jakarta?) Jadi ngapain juga Tuhan bikin redudancy segitu banyaknya? Emang gampang bikin satu brane? Lihat aja semesta kita yang super luas ini. Kesimpulannya, menurut gue, kiamat nggak akan segera datang. Maksud gue, umat manusia kelihatannya masih diberi waktu cukup panjang untuk berevolusi dan menembus brane demi brane ini, entah sampai ke berapa, tapi kayaknya 7-braneworld sih nyampe. Dan itu, seperti gue bilang tadi, bisa beberapa millennia. Maximum IMHO Ario Ps: Setuju dengan Mas Nunuk, di belakang kita pasti udah pada ngumpul nih jin-jin yang lagi pada "nguping". _____ From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] On Behalf Of Keanu R dalam sebuah literatur disebut kan bahwa, ada 2 anugrah terbesar setelah mati: 1. masuk surga 2. ketika berkenan Tuhan menampakkan diri Nya @2: apakah itu satu brane? brane khan gak bisa 'liat' brane+1 Salam MN [EMAIL PROTECTED]: coba cek member yang null (address, ip, etc) jgn2 ada jin yg subscribe :) ***Okelah : back to nothing-ness itu : ...FoFoFoFoFF --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com, "Erianto Rachman" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Gw sih ngerasa bahwa Tuhan menciptakan semesta yang berlapis2 ini adalah > untuk "Meng-antisipasi" kemajuan manusia. > > Sehingga manusia ga mungkin mampu menembus seluruh braneworlds dan kemudian > berada di dallam satu brane dengan Sang Pencipta. > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed]
