Ha ha ha...pantesan lu jarang nonton film ya Ful. Kalau mau nonton mesti banyak button dan pikiran yang alhasil gak ada yang enjoy nonton nya.
Preference terhadap genre sih boleh aja, tapi kalau terlalu banyak mikir, bisa2 rugi sendiri. Tidak jadi menikmati hiburan, malah sibuk mikirin apa button yang dipakai. ha ha ha... kalau nonton film2 jepang/mandarin yang genre nya bisa campur aduk, bisa2 lu kebingungan dong. Salam, Indie --- In [email protected], "iful_17sb" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Kecuali emang berniat untuk nonton film eksyen..kudu di-setting > - sci-fi-audience mode: OFF (biar tidak terlalu dipikirin) > - action-audience mode: ON (siap-siap kaget, teriak, megang kursi) > - soap opera -audience: OFF (jadi ngga' gampang meneteskan air mata) > - unyil-audience: OFF (lho ini fungsinya apa ya? koq ngga ada di buku > manual 'positronic brain') > > salam > /iful >
