IMHO, ini masalah yang memang nggak jelas dan nggak ada patokannya. Mungkin 
memang pertimbangan ada di masing-masing kapten, di mana pada akhirnya UFP dan 
Starfleet (yang biasanya dilaporkan setelah kejadian selesai) akan menilai dari 
urgensi pengambilan tindakan pada moment itu dibandingkan dengan hasil akhir 
yang didapatkan.

Jadi dalam kasus Picard, mungkin dia memang lebih strict dalam "berusaha" 
berpegang pada aturan, sementara bagi Kirk, sifatnya lebih tidak peduli dengan 
aturan, apalagi perbandingannya adalah kehancuran seluruh planet Bumi.

Then again, bukan berarti Picard nggak "lari-lari" ke timeline lain. Ingat 
First Contact? Itu juga seluruh Bumi yang jadi taruhan. Bahkan sudah terjadi, 
di mana mereka sempat lihat (melalui long range scan) Bumi sudah di-assimilate 
oleh Borg.

Ario

 



________________________________
From: Jovin Rudi Atmanto [email protected]


Sebetulnya posisi Starfleet juga gak jelas dalam hal ini. Misalnya dalam
episode Star Trek The Next Generation: Piccard menolak menyelamatkan USS
Enterprise NCC-1701C dan Capt. Garret, dan memilih menyuruh mereka pulang ke
timeline mereka walaupun itu berarti mereka pasti hancur di tangan Romulan
daripada merubah masa depan. Tapi kita lihat dalam Star Trek IV: Voyage
Home, justru malah Starfleet merestui Capt. Kirk dan kawan-kawan untuk
kembali ke masa lalu dan membawa seekor ikan paus karena binatang itu sudah
punah di masa depan.

Salam

Jovin 


. 
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke