Halo om Benny! Hehehe nimbrung juga kalo udah ke string theory gini. Udah selesai baca buku "The Fabric Of The Cosmos" -nya Brian Greene ya?
Hehehehe Salut deh dengan pendapatnya. Betul, kita hidup di sebuah membrane dan "mungkin" bisa pindah ke membrane lain, seperti halnya graviton yang merupakan satu-satunya partikel dengan string tertutup yang bisa pindah kesana-kemari antar membrane. Namun, bukan pindah waktu. Tapi pindah membrane. Salam, ER ___________________________ Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the Environment. Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth.blogspot.com http://www.solargeneration.co.cc/ _____ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of Benny Iskandar Sent: Monday, December 22, 2008 12:07 PM To: [email protected] Subject: [Indo-StarTrek] Re: Tme Travel Hey all, Hanya share pendapat ... Menurut Boltzmann , entropi yang ada pada waktu saat ini mempunyai nilai yang lebih kecil daripada waktu yang akan datang maupun waktu masa lampau . Efek samping yang akan didapat jika kita berhasil melampaui waktu yang sekarang baik masa lampau atau masa depan yaitu : kita akan hidup disuatu waktu yang kita sendiri tidak tahu apakah waktu tsb masa lalu atau masa lampau dan kita juga tidak tahu pada tepat nya tahun berapa kita sampai. Disini kita menjadi tidak jelas kita berada dimana ? :-) High entropi juga membuat kita menjadi tidak bisa meng kalkulasi secara tepat seberapa jauh waktu yang kita bisa lampaui. Tapi menurut Einsteins dengan teori time and space nya, menjelaskan kalau kita hidup pada dunia makro tentunya kita mempunyai waktu yang jelas karena segala sesuatu nya berjalan lurus seperti ada nya , tetapi menurut string theory kalau kita hidup pada dunia mikro kita menjadi yang penuh ketidakjelasan, karena format jalan nya waktu pun menjadi random. Di dalam string teori kita temukan bahwa setidaknya kita hidup pada dunia (membran) yang sama, dan kita bisa meloncat ke dunia (membran) yang lain jika kita bisa bersatu dengan graviton. Hanya partikel graviton lah yang bisa loncat dari membran satu ke yang lain, tapi itu pun membuat kita hidup ke dunia yang lain dan di dunia yang lain mempunyai satuan waktu yang berbeda tentunya . Tepatnya semakin kita bisa melampaui waktu baik masa depan ataupun masa lampau, kita menjadi tidak jelas posisi kita ada dimana. Regard, Bening --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com, "ER [Energy Revolution]" <erianto.rach...@...> wrote: > > Gw ubah aja subject nya. :-) > > > > Time Travel menurut Michio Kaku, kalu kita travel back in time dan appear di > suatu titik waktu du masa lalu, maka sebenarnya kita telah > membuat/menyebrang ke realita lain atau Parelel Universe. > > Sejarah jadi bercabang oleh gangguan tersebut. Sejarah pada time line si > pelaku tidak beribah sama sekali. > > > > > > Yeah.. I hate time travel. > > > > Salam, > > ER > > > > ___________________________ > > Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the Environment. > > > > Support Energy [R]evolution Now! > > www.human-earth.blogspot.com > > http://www.solargen <http://www.solargeneration.co.cc/> eration.co.cc/ > > _____ > > From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] > On Behalf Of Thio Agustinus > Sent: Monday, December 22, 2008 10:44 AM > To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com > Subject: RE: [Indo-StarTrek] Teknologi shield federasi melawan Borg > > > > Kalo gue punya prinsip.. > > Time travel (kalau memungkinkan) nggak bakal merubah sejarah. Gue lebih > percaya bahwa sejarah yang sudah tertulis, nggak bakal berubah. Kalau ada > yang bisa time travel, justru dia yang akan melengkapi, menggenapi, malah > justru dia yang membuat sejarah itu terjadi. > > Jadi sejarah, dimasa lalu itu, bisa terjadi justru karena ada orang yang > bisa time travel. Niatnya time travel mau mengubah sejarah, tapi justru > malah jadi pelaku sejarah. > > Tapi.... lama-lama, ketularan Eri nih.... > > I hate time travel... > > _____ > > From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> > yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@ > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com] > On Behalf Of ER [Energy Revolution] > Sent: 22 Desember 2008 10:05 > To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com > Subject: RE: [Indo-StarTrek] Teknologi shield federasi melawan Borg > > Tapi bro Arland, > > Pertimbangan 'menyentuh' time line biasanya adalah reaksi dari musuh yang > lebih dulu mengacau time line. > > Kalo diambil contoh First Contact, Picard memutuskan mengejar Borg karena > Borg yang "mulai duluan". > > Tetapi kasus Voyager, ini bener2 dimulai dari janeway sendiri karena rasah > berasalahnya itu. > > Dalam salah satu episode di Voyager, Chakotay menegur Janeway karena Janeway > punya sifat memendam rasa bersalah yang terlalu besar bila menyangkut crew > yang dipimpinnya. > > Seperti seorang Ibu yang rela berbuat apa saja demi menyelematkan anaknya. > > Di masa depan-nya Star Trek, akan ada unit khusus di StarFleet yang menjaga > "Temporal Prime Directive". Salah satu starship nya adalah "USS Reltivity". > Tugasnya Cuma me-scan timeline kalo2 ada yang orang iseng yang mencoba > merubahnya. --> jadi sifatnya defensive lah. --> menurut gw sih jadi seperti > playing god. > > Ini disinggung di Voyager. > > Di serial Enterprise juga disinggung tuh, si Daniel sang polisi waktu. > Mungkin jamannya lebih ke depan lagi setelah Relativity. > > Gitu deh.. yang jeasl, I hate time travel. > > Hehehe > > Salam, > > ER [Non-text portions of this message have been removed]
