Sharif wrote: .... Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin.
Wah, ini pertanyaan filosofis. Sebelum kita bisa menentukan apakah sesuatu itu benar, tentu ada pertanyaan filosofis lebih mendasar: "Apakah itu kebenaran?" Kalau jawabannya "Saya tidak yakin"... larinya ke faham agnostik... Dalam Al Quran atau pun Injil, alam semesta ini akan memiliki akhir. Akhir yang sempurna, di mana seluruh materi akan hancur. Sebagai umat penganut agama Islam atau pun Injil, keyakinan akan hari akhir menjadi salah satu dasar kepercayaannya. Meyakini bahwa hari akhir itu ada dan akan terjadi sebagai salah satu kebenaran. Ujung-ujungnya... apa yang kita anggap dan yakini sebagai kebenaran memerlukan satu lompatan yang besar... "Leap of FAITH"... Ujung-ujungnya.. kita harus memilih, "kebenaran" mana yang ingin kita yakini. Agnostis tetap akan mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak... Penganut agama akan mengatakan bahwa kebenaran merekalah, yang berasal dari tuhan mereka, yang mutlak. Sebagai muslim, saya yakin akan adanya hari akhir. BR, Andi. ________________________________ From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of ext Sharif Dayan Sent: Monday, April 20, 2009 2:52 PM To: [Indo-StarTrek] Subject: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan Es...) Salam Sejahtera... Pada 16 april 2009, Andai Kuntadi menulis: > The Last Question... > > --- ini yang kalimat akhirnya adalah... > "Let there be light"... > --- betul nggak? Ya. enurut ajaran garis Ibrahim/Abraham, penciptaan melalui gari lurus hingga mencapai pemusnahan segala yang ada, sementara itu ajaran seperti Hindu dan Buddhis tidak seperti itu. Menurut Asimov, alam ini 'berjalan' sebagaimana yang ia tuliskan dalam cerita tersebut. Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin. Tapi, justru dengan ketidakyakinan itu saya diyakinkan mengenai kuasa yang berada pada puncak piramid, yang melampaui segala kemampuan makhluk, yg ber IQ 50 sd ber IG ~. Jadi, mengapa bersitegang urat leher karena berkeyakinan berbeda ? Sharif Dayan [Non-text portions of this message have been removed]
