Itulah otak manusia. Penuh persepsi dan keraguan. Makanya ngak mungkin bisa 
memahami kebenaran sejati hanya mengandalkan otak kita saja, sejauh apapun 
teori dan kemajuan teknologi yg dicapai manusia. Kuncinya ada di hati. Buka 
jantung atau liver (fisik), tapi "hati" yang selama ini banyak diungkapkan oleh 
para spiritualists. 

Salam




Roys A. Pangayoman, dr., SpB, FInaCS

-----Original Message-----
From: "Alidjaja Ivan" <[email protected]>

Date: Tue, 21 Apr 2009 09:29:59 
To: <[email protected]>
Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan Es...)


 
nanti ujung2nya bung roy bilang..yg sejati itu adalah persepsi
hehehe...:-)
 


________________________________

        From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Roys Pangayoman
        Sent: 21. huhtikuuta 2009 9:27
        To: [email protected]
        Subject: Re: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...)
        
        



        Dahulu kala, seluruh ahli terpandai sedunia berkata bahwa bumi
itu rata. Semuanya bilang bahwa itu teori yg paling logis dan mutakhir.
Setelah ditemukan bahwa bumi itu seperti bola, semua bilang bahwa teori
yg tadinya paling hebat itu salah besar. Makanya, yang namanya teori yg
dibuat manusia atau mahluk apapun juga, sehebat apapun juga, pasti
bukanlah kebenaran yang sejati. 
        
        Salam 
        
        
        
        Roys A. Pangayoman, dr., SpB, FInaCS 
        
        -----Original Message----- 
        From: "Kuntadi, Andi (NSN - ID/Jakarta)" <[email protected]
<mailto:andi.kuntadi%40nsn.com> > 
        
        Date: Tue, 21 Apr 2009 10:22:29 
        To: <[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> > 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...) 
        
        
        
        Aw.. come on... 
        String theory is just another theory. 
        
        Begitu kemampuan riset dunia mencapai level energi yang lebih
besar, 
        akan ada teori lain yang menggantinya... 
        
        Bukan kebenaran mutlak lah. 
        
        BR, 
        Andi. 
        
        ________________________________ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        [mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext ER [Energy 
        Revolution] 
        Sent: Monday, April 20, 2009 7:42 PM 
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...) 
        
        
        
        
        
        Menjawab singgungan Ivan mengenai membrane yang mungkin hancur: 
        
        IMHO 
        
        Membrane ada karena harus ada - yaitu karena string memerlukan
10 
        dimensi-ruang untuk eksis. 
        
        Jadi, tanpa adanya satu brane -pun keseimbangan akan terganggu
dan 
        string 
        tidak mungkin eksis. 
        
        Tabrakan antar membrane (antar universe) bisa terjadi dan
menghasilkan 
        ledakan besar (yg diduga orang sebagai big bang). 
        
        Tapi tabarakan itu tidak menghancurkan membrane. 
        
        Menghancurkan brane berarti menghancurkan dimensi-ruang -
menghancurkan 
        universe. 
        
        Bayangkan statement ini: "menghancurkan atau meniadakan dimensi
panjang" 
        
        Aneh kan terdengarnya? Bagaimana bisa salah satu dimensi-ruang
(misalnya 
        'panjang') ditiadakan? 
        
        Tapi kalaupun "akhir" yang sempurna adalah kemusnahan total dari

        membrane, 
        maka energy yang dibutuhkan tentunya di luar akal kita. 
        
        Hanya Sang Pencipta membrane-lah yang mampu menghancurkannya. 
        
        Maaf kalau ada yang mules. 
        
        Salam, 
        
        ER 
        
        ____________________________________________________ 
        
        Visit our special site for The New STAR TREK Movie: 
        
        <http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/
<http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/>  
        <http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/
<http://www.indo-startrek.org/promo/STXI/> > > 
        ttp://www.indo-startrek.org/promo/STXI/
<ttp://www.indo-startrek.org/promo/STXI/>  
        <ttp://www.indo-startrek.org/promo/STXI/
<ttp://www.indo-startrek.org/promo/STXI/> > 
        
        Save Paper! Save Trees! Before printing, think about the
Environment. 
        
        Support Energy [R]evolution Now! 
        
        www.human-earth.blogspot.com 
        
        http://www.solargeneration.co.cc/
<http://www.solargeneration.co.cc/>  <http://www.solargeneration.co.cc/
<http://www.solargeneration.co.cc/> > 
        
        _____ 
        
        From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        [mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] 
        On Behalf Of Alidjaja Ivan 
        Sent: Monday, April 20, 2009 4:44 PM 
        To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>  
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...) 
        
        sebenarnya agnostik memegang kebenaran mutlak yaitu bahwa mereka
yakin 
        bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak. 
        
        Gene adalah seorang agnostik, kalau tidak mau dibilang atheist. 
        Pengaruhnya pada ST cukup kuat. 
        Di salah satu episode Voyager (Season 2 kalo tidak salah),
Janeway 
        pernah ditanya oleh Chakotay ttg 
        kepercayaan dia ttg keotentikan cerita Adam dan Hawa - yang
dijawab oleh 
        Janeway bahwa dia krg begitu 'yakin' 
        ttg cerita agama samawi ini. 
        
        Di salah satu episode di ST:Enterprise, Archer pernah ditanya
ttg 
        keyakinannya, dan dia berkata bahwa dia 'open minded'. Jadi 
        si archer ini agnostik. 
        
        Picard jg saya pikir agnostik, tetapi he wants to believe bahwa
ada 
        sesuatu yg lebih yg mengatur universe, cm dia 'kecewa' banget 
        waktu dia pikir dia menemukan 'tuhan', tetapi ketemunya si Q di
realm yg 
        terang benderang itu. 
        
        Gw ga tahu sama si Kirk atau yang laennya.. 
        
        - 
        
        Kalo bagi saya, akhir merupakan sebuah awal. Jadi akhir yg
sempurna 
        harusnya merupakan awal yg sempurna juga. 
        Kalo di teori favorit bung Eri, kl brane yg berangka kecil
kolaps (atau 
        disebut-sebut sebagai 'akhir', apakah brane2 yg di angka besar
kolaps 
        juga?) 
        
        - 
        
        ________________________________ 
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        yahoogroups.com 
        [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        yahoogroups.com] On Behalf Of Kuntadi, Andi (NSN - 
        ID/Jakarta) 
        Sent: 20. huhtikuuta 2009 16:06 
        To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        yahoogroups.com 
        Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan 
        Es...) 
        
        Sharif wrote: 
        .... Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini 
        sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin.

        
        Wah, ini pertanyaan filosofis. Sebelum kita bisa menentukan 
        apakah 
        sesuatu itu benar, tentu ada pertanyaan filosofis lebih 
        mendasar: 
        "Apakah itu kebenaran?" 
        
        Kalau jawabannya "Saya tidak yakin"... larinya ke faham 
        agnostik... 
        
        Dalam Al Quran atau pun Injil, alam semesta ini akan memiliki 
        akhir. 
        Akhir yang sempurna, di mana seluruh materi akan hancur. Sebagai

        umat penganut agama Islam atau pun Injil, keyakinan akan hari 
        akhir 
        menjadi salah satu dasar kepercayaannya. Meyakini bahwa hari 
        akhir 
        itu ada dan akan terjadi sebagai salah satu kebenaran. 
        
        Ujung-ujungnya... apa yang kita anggap dan yakini sebagai 
        kebenaran 
        memerlukan satu lompatan yang besar... "Leap of FAITH"... 
        Ujung-ujungnya.. kita harus memilih, "kebenaran" mana yang ingin

        kita 
        yakini. 
        
        Agnostis tetap akan mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yang 
        mutlak... 
        Penganut agama akan mengatakan bahwa kebenaran merekalah, yang 
        berasal 
        dari tuhan mereka, yang mutlak. 
        Sebagai muslim, saya yakin akan adanya hari akhir. 
        
        BR, 
        Andi. 
        
        ________________________________ 
        
        From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        yahoogroups.com 
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        [mailto:indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> 
        yahoogroups.com 
        <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext
Sharif Dayan 
        Sent: Monday, April 20, 2009 2:52 PM 
        To: [Indo-StarTrek] 
        Subject: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan 
        Es...) 
        
        Salam Sejahtera... 
        
        Pada 16 april 2009, Andai Kuntadi menulis: 
        
        > The Last Question... 
        > 
        > --- ini yang kalimat akhirnya adalah... 
        > "Let there be light"... 
        > --- betul nggak? 
        
        Ya. 
        
        enurut ajaran garis Ibrahim/Abraham, penciptaan melalui gari 
        lurus 
        hingga 
        mencapai pemusnahan segala yang ada, sementara itu ajaran 
        seperti Hindu 
        dan Buddhis tidak seperti itu. 
        
        Menurut Asimov, alam ini 'berjalan' sebagaimana yang ia tuliskan

        dalam 
        cerita tersebut. Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing 
        kita yakini 
        sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin.

        
        Tapi, justru dengan ketidakyakinan itu saya diyakinkan mengenai 
        kuasa 
        yang 
        berada pada puncak piramid, yang melampaui segala kemampuan 
        makhluk, yg 
        ber IQ 50 sd ber IG ~. Jadi, mengapa bersitegang urat leher 
        karena 
        berkeyakinan berbeda ? 
        
        Sharif Dayan 
        
        [Non-text portions of this message have been removed] 
        
        [Non-text portions of this message have been removed] 
        
        [Non-text portions of this message have been removed] 
        
        
        
        
        
        
        [Non-text portions of this message have been removed] 
        
        
        
        [Non-text portions of this message have been removed]
        
        

        



[Non-text portions of this message have been removed]




[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke