sebenarnya agnostik memegang kebenaran mutlak yaitu bahwa mereka yakin
bahwa tidak ada kebenaran yang mutlak.
Gene adalah seorang agnostik, kalau tidak mau dibilang atheist.
Pengaruhnya pada ST cukup kuat.
Di salah satu episode Voyager (Season 2 kalo tidak salah), Janeway
pernah ditanya oleh Chakotay ttg
kepercayaan dia ttg keotentikan cerita Adam dan Hawa - yang dijawab oleh
Janeway bahwa dia krg begitu 'yakin'
ttg cerita agama samawi ini.
Di salah satu episode di ST:Enterprise, Archer pernah ditanya ttg
keyakinannya, dan dia berkata bahwa dia 'open minded'. Jadi
si archer ini agnostik.
Picard jg saya pikir agnostik, tetapi he wants to believe bahwa ada
sesuatu yg lebih yg mengatur universe, cm dia 'kecewa' banget
waktu dia pikir dia menemukan 'tuhan', tetapi ketemunya si Q di realm yg
terang benderang itu.
Gw ga tahu sama si Kirk atau yang laennya..
-
Kalo bagi saya, akhir merupakan sebuah awal. Jadi akhir yg sempurna
harusnya merupakan awal yg sempurna juga.
Kalo di teori favorit bung Eri, kl brane yg berangka kecil kolaps (atau
disebut-sebut sebagai 'akhir', apakah brane2 yg di angka besar kolaps
juga?)
-
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Kuntadi, Andi (NSN -
ID/Jakarta)
Sent: 20. huhtikuuta 2009 16:06
To: [email protected]
Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...)
Sharif wrote:
.... Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing kita yakini
sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin.
Wah, ini pertanyaan filosofis. Sebelum kita bisa menentukan
apakah
sesuatu itu benar, tentu ada pertanyaan filosofis lebih
mendasar:
"Apakah itu kebenaran?"
Kalau jawabannya "Saya tidak yakin"... larinya ke faham
agnostik...
Dalam Al Quran atau pun Injil, alam semesta ini akan memiliki
akhir.
Akhir yang sempurna, di mana seluruh materi akan hancur. Sebagai
umat penganut agama Islam atau pun Injil, keyakinan akan hari
akhir
menjadi salah satu dasar kepercayaannya. Meyakini bahwa hari
akhir
itu ada dan akan terjadi sebagai salah satu kebenaran.
Ujung-ujungnya... apa yang kita anggap dan yakini sebagai
kebenaran
memerlukan satu lompatan yang besar... "Leap of FAITH"...
Ujung-ujungnya.. kita harus memilih, "kebenaran" mana yang ingin
kita
yakini.
Agnostis tetap akan mengatakan bahwa tidak ada kebenaran yang
mutlak...
Penganut agama akan mengatakan bahwa kebenaran merekalah, yang
berasal
dari tuhan mereka, yang mutlak.
Sebagai muslim, saya yakin akan adanya hari akhir.
BR,
Andi.
________________________________
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext Sharif Dayan
Sent: Monday, April 20, 2009 2:52 PM
To: [Indo-StarTrek]
Subject: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...)
Salam Sejahtera...
Pada 16 april 2009, Andai Kuntadi menulis:
> The Last Question...
>
> --- ini yang kalimat akhirnya adalah...
> "Let there be light"...
> --- betul nggak?
Ya.
enurut ajaran garis Ibrahim/Abraham, penciptaan melalui gari
lurus
hingga
mencapai pemusnahan segala yang ada, sementara itu ajaran
seperti Hindu
dan Buddhis tidak seperti itu.
Menurut Asimov, alam ini 'berjalan' sebagaimana yang ia tuliskan
dalam
cerita tersebut. Apakah ia benar ? Apakah yang masing-masing
kita yakini
sesuai kepercayaan masing-masing sudah benar ? Saya tidak yakin.
Tapi, justru dengan ketidakyakinan itu saya diyakinkan mengenai
kuasa
yang
berada pada puncak piramid, yang melampaui segala kemampuan
makhluk, yg
ber IQ 50 sd ber IG ~. Jadi, mengapa bersitegang urat leher
karena
berkeyakinan berbeda ?
Sharif Dayan
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]