Mengutip pernyatan terakhir kang Ivan:
lebih baik utk open minded (seperti Archer) atau berpegang teguh
pada teori lama (ttg tuhan)
walaupun riset terbaru berkata lain? :-)
Bisa tolong jelaskan teori manakah ini?
-
Komentar: teori lama - yg ada di kitab suci2 itu lho..
Misal, ini misal lho ya...menurut teori di kitab suci, tuhan itu
omnipresence, nah, waktu Tom Paris menembus warp 10, dia ada
di semua tempat di universe secara berkesinambungan..dgn kata lain
omnipresence..
itu contoh aja..dengan memakai ilustrasi ST (karena ini forum star
trek)..
pada saat ini, boro2 warp 10, warp 1 aja blm bisa..dan kita memandang
bahwa
sosok yg bisa omnipresence itu adalah tuhan..
bgm, jika satu kali waktu, manusia menembus warp 10 dan menjadi
omnipresent..
akankah pandangan manusia ttg sosok tuhan itu berubah?
-
________________________________
From: [email protected]
[mailto:[email protected]] On Behalf Of Kuntadi, Andi (NSN -
ID/Jakarta)
Sent: 21. huhtikuuta 2009 11:21
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] "The Last Question" : Theory string :
Science and God
Hi...
Email saya yg lalu bukan untuk menentang... please look back,
kalau
masih disimpan...
Komentar aja, kok... Komentar Pak Sharif seperti agnostik,
gitu... tanpa
tuduhan atau tendensi apa-apa...:-)
Keterbukaan (openmindedness) juga seharusnya mencakup
keterbukaan untuk
menerima paham ttg adanya Tuhan, dong...:)
Saya meyakini beradaan tuhan, tapi saya tidak bisa menjelaskan
argumentasinya untuk yang tidak meyakini.
Saya bisa menuliskan semua argumentasi bahwa tuhan itu ada, tapi
percuma
saja... semua argumen itu dapat dipatahkan.
(* Karena itu Nietzhe pernah bilang " God is dead " -- untuk
menekankan
bahwa semua argumentasi keberadaan tuhan
dapat dimentahkan *)
Keyakinan akan adanya tuhan hanya bisa dicapai dengan "Leap of
Faith"
--- re: Berkeley.
Jika kita mulai dengan keyakinan adanya tuhan, kita bisa
menerima bahwa
tuhan ada secara logika.
Jika kita mulai dengan keyakinan bahwa tuhan tidak ada,
argumentasi
ketiadaan tuhan lebih mudah dicerna.
Jika kita mulai dengan pandangan agnostik, bahwa tuhan tidak
bisa
dibuktikan keberadaan atau ketiadaanya,
maka kita tidak pernah mendapatkan keyakinan itu.
Dengan keyakinan bahwa tuhan itu ada, kemudian kita bisa mulai
mencari... tuhan mana yang paling "benar"...
apakah itu sekelompok tuhan yang dipimpin oleh satu "raja" tuhan
(Zeus,
Shiva, etc.)
ataukan satu tuhan yang tunggal.. (Christianity, Islam).
Apakah, sebagai Muslim, saya bisa menerima keberagaman agama?
Jawabannya, Ya.
Apakah, sebagai Muslim, saya bisa menerima pendapat bahwa Tuhan
itu
tidak ada? Jawabannya, Ya.
"..atau jangan2 menurut bung Andi, kl science sdh sedemikian
ter-developednya,
maka teori2 yg sekarang beredar akan direvisi?"
Well, of course, my dear Watson... it's elementary...
Teori tentang alam semesta akan berubah terus, sesuai dengan
kemampuan
kita menghasilkan energi dalam bereksperimen.
Saat energi masih nol... alam semesta terdiri dari 4 unsur:
tanah, air,
api dan udara.
Berkembang lagi... materi terdiri dari atom-atom, bagian yg
tidak dapat
dipecahkan.
Kembangan berikutnya... materi terdiri dari partikel neuron,
proton dan
elektron. Ini berkat penemuan sinar X.
Ops, dengan pertikel akselerator, ditemukan bahwa pertikel
"terkecil" di
atas, msh terdiri dari quark-quark up dan down.
Lalu, muncullah teori paling mutakhir... teori string, yang
dianggap
dapat menjelaskan semua kejadian di alam semesta
(i.e. theory of everything).
String theory...
Pada saat ini, masih berupa teori. Sudah banyak yang
mempercayainya
sebagai "theory of everything".. tapi, mungkin diperlukan
10 tahun lagi untuk membuktikan kebenarannya di laboratorium.
Pertanyaan
mendasar... bagaimana string theory berinteraksi
dengan intelligence? Reasoning capability?
Lubang hitam.
Pertamanya hanya teori... yang 25 tahun kemudian baru ditemukan
keberadaannya...
Pertama kali dianggap sebagai tempat sampah universe... tidak
ada
sesuatupun yg bisa meloloskan diri darinya.
Sampai theori kuantum mekanik bisa menjelaskan ada partikel
quantum yang
bisa lepas dari event horizon.
Dan, ini terbukti... lubang hitam memancarkan energi juga...
Asal usul alam semesta...
Tadinya, dikatakan bahwa alam semesta dimulai dengan ledakan
besar..
sampai ada perhitungan yang meragukannya..
Jumlah massa di universe tidak cukup untuk mengalami ledakan
besar. Maka
dibuatlah teori "dark matter" untuk memenuhi
kebutuhan massa universe demi mendukung teori ledakan besar.
Kemudian, Hawkins menurunkan persamaan matematika yang
menunjukkan bahwa
mungkin alam semesta mengalami juga
"big cruch". Lucunya, Hawkins mendapat penghargaan dari Paus
karena
dianggap menelurkan teori yang mendukung
keberadaan tuhan... tapi, sebetulnya, hasil penelitian dia
meniadakan
perlunya tuhan dalam proses penciptaan alam semesta.
Keberadaan tuhan dalam science...
Karena percaya akan adanya tuhan, bagi saya, perkembangan ilmu
pengetahuan tidaklah memberikan argumentasi akan
ketiadaan tuhan. Justru memperkuatnya...
Ada banyak konstanta alam semesta yang digunakan dalam ilmu
pengetahuan
tanpa bisa dijelaskan sebelumya...
Konstanta gravitasi... di jaman Newton sampai teori relativitas
Einstein
berkembang...
Konstanta Plank... nilainya hanya bisa diturunkan dari
observasi, bukan
dari teori...
Konstanta kecepatan cahaya... diterima keberadaannya oleh
scientists..
tapi, teori yang menjelaskannya, belum ada.
Teori evolusi... NeoDarwinist menggunakannya untuk mengatakan
bahwa
tuhan itu tidak diperlukan...
Tapi, kemungkinan "human intelligence" muncul di bumi, lewat
evolusi,
sama dengan kemungkinan sebuah istana pasir
terbentuk sesaat setelah ombak menyentuh pantai (re: Harun
Yahya).
"Dan langit, tidakkah kamu perhatikan, bagaimana ia
ditinggikan?"
Ini adalah sebuah kutipan dalam Al Quran. Sebuah pertanyaan yang
mungkin
tidak terasa signifikan 1430 tahun yang lalu.
Jauh sebelum observasi pegeseran spektrum dapat ditemukan dan
dijelaskan.
Pertanyaan ini sudah ada 1400 tahun sebelum umat manusia
menemukan bahwa
alam semesta ada dalam proses mengembang...
Mengutip pernyatan terakhir kang Ivan:
lebih baik utk open minded (seperti Archer) atau berpegang teguh
pada teori lama (ttg tuhan)
walaupun riset terbaru berkata lain? :-)
Bisa tolong jelaskan teori manakah ini?
Mungkinkah kita balikkan...
masih banyak yang close-minded dengan berpikir bahwa Science dan
Tuhan
tidak bisa berjalan bersama?
BR,
Andi.
________________________________
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of ext Alidjaja
Ivan
Sent: Tuesday, April 21, 2009 9:29 AM
To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...)
gimana ttg teori ttg keberadaan sosok yg disebut 'tuhan'?
atau jangan2 menurut bung Andi, kl science sdh sedemikian
ter-developednya,
maka teori2 yg sekarang beredar akan direvisi?
lebih baik utk open minded (seperti Archer) atau berpegang teguh
pada
teori lama (ttg tuhan)
walaupun riset terbaru berkata lain? :-)
________________________________
From: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
[mailto:[email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> ] On Behalf Of Kuntadi,
Andi
(NSN -
ID/Jakarta)
Sent: 21. huhtikuuta 2009 9:22
To: [email protected]
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
Subject: RE: [Indo-StarTrek] "The Last Question" (dh: Jembatan
Es...)
Aw.. come on...
String theory is just another theory.
Begitu kemampuan riset dunia mencapai level energi yang lebih
besar,
akan ada teori lain yang menggantinya...
Bukan kebenaran mutlak lah.
BR,
Andi.
.
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=9045198/grpspId=1705043695/m
<http://geo.yahoo.com/serv?s=97359714/grpId=9045198/grpspId=1705043695/m
>
sgId=18059/stime=1240281275/nc1=3848583/nc2=3848643/nc3=5689660>
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]