ZFP ini memang sangat menarik untuk dibahas.

ZFP bukan fiksi ilmiah. Ini teori fisika beneran.

 

Dari sekian banyak teka-teki atau misteri yang belum bisa terpecahkan oleh
fisika, ada satu yang paling menjengkelkan, yaitu massa.

Massa adalah sebuah property pada setiap partikel materi.

Darimana datangnya massa?

Apakah massa adalah jumlah electron pada atam? Bagaimana dengan massa
electron sendiri?

Apakah property ini diwakili oleh partikel juga? Lah kalau begitu bagaimana
massa partikel massa itu???? Bingung kan???/

 

Teori 1: Massa adalah partikel.

Orang mulai mencari2 partikel ini. partikel ini disebut Higgs.

Bagaimana caranya? Adalah dengan menumbukkan atom (di Large Hadron Collider,
CERN, Swiss) diharapkan aka nada serpihan partikel Higgs yang dihasilkan.

 

Jika benar bahwa massa adalah partikel, bagaimana cara kerjanya.

Cukup lucu. Bayangkan aja sebuah partikel yang diselimuti oleh kabut
partikel Higgs. Berat partikel (massa partikel) ditentukan oleh seberapa
banyak partikel Higgs yang menyelimuti partikel tersebut.

 

Teori 2: Massa adalah Universal Inertia

Dari sinilah teori Zeor-Point Particle atau Zero-Field Particle lahir.

ZFP menandai space dalam suatu ketetapan yang konsisten. Sebuah grid yang
membentuk ruang.

Setiap partikel materi memiliki ikatan terhadap ZFP ini. Ikatan inilah yang
memberi "efek" massa pada partikel.

Atau bisa dikatakan, massa suatu materi ditentukan oleh ikatan yang terjadi
antara materi tersebut dengan ZFP.

 

Teori ini sangat konsisten dengan String/M-Theory yang mengatakan bahwa
partikel graviton bermassa nol.

Kenapa? Karena graviton memiliki string tertutup (closed-loop string) yang
tidak terikat pada membrane manapun.

Mambrane yang dimaksud disini adalah ZFP.

 

 

ZFP pada science Fiction:

Seperti pada Star Trek. Dengan memutus ikatan pada ZFP, maka obyek tsb akan
memiliki masa = 0.

Dengan tidak melanggar Teori relativitas khusus Enistein, maka, obyek yang
memiliki massa 0, akan seperti cahaya yang by default bergerak secepat
cahaya.

Tidak akan ada masa yang meningkat menjadi tak terhingga ketika obyek
bergerak mendekati kecepatan cahhaya.

Teori Relativitas Khusus aman!

 

Tapi di Star Trek, kecepatan cahaya tidak cukup. Kapal haruslah bergerak
lebih cepat dari cahaya.

Maka disinilah warp-bubble disinggung.

 

 

Salam,

ER

 

 

____________________________________________________
"and no message could have been any clearer;
If you want to make the world a better place, take a look at yourself then
make the change."
-- Man in the Mirror - by Michael Jackson

Support Energy [R]evolution Now!
www.human-earth.blogspot.com
www.ameltingpot.blogspot.com

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of iful_spock
Sent: Monday, September 28, 2009 12:21 PM
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Zero Field Particle

 

  

Zero field partikel(ZFP)...ini fiksi ilmiah yg menarik. 

Jika masih ingat cerita komik strip Flash Gordon yg punya teori yg sama,
walaupun dng nama yg berbeda: magnetic grid. Tetapi asumsinya sama, yaitu
ada partikel yg menempati semesta ini yg tidak terlihat tapi ada (eksis).
Jika saja ada piranti yang mampu melihat keberadaan ZFP, maka akan terlihat
seperti grid teratur memenuhi bidang x,y,z.

Jika saja suatu peradaban memanfaatkan grid/ZFP tsb untuk tempat ber"pijak"
pada semua kendaraan (non light speed ship). 
Maka,... kendaraan mirip delta flyer (mobil terbang), personal surf (mirip
sepeda motor tanpa roda) yang semuanya dapat bergerak "hovering & maneuver"
tanpa terkena hukum aerodynamics, tanpa wing, tanpa baling-baling, tanpa
jet, dan tanpa roda. ..dan dapat berbelok siku murni (90 derajat). 

Ini salah satu yg diyakini bahwa UFO memakai teori ini untuk melayang dan
bermanufer di udara. Gerakan2 UFO adalah hal yg tidak mungkin dilakukan oleh
kendaraan yg masih memanfaatkan hukum aerodynamics untuk lepas dari
grafitasi (hukum2 gaya lainnya).

/ivul
eh..kali aja Superman punya "force" dalam darahnya yg dapat memanfaatkan ZFP
untuk terbang dan mengapung di udara
he he he (tambah ngaco deh)

--- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com, ER <erianto.rach...@...> wrote:
>
> Kebetulan gw baru baca buku mengenai Zero-Field Particle."Inertia" yang
> dijelaskan di buku ini memang mirip jangkar. tapi bukan pada planet.
> melainkan pada Zero-Field Particle.
> 
> Kalau yang gw baca pada buku,
> Zero-Field particle adalah particle yang menempati setiap ruang pada alam
> semesta ini. Tidak ada ruang yang kosong. tidak vacuum mutlak. Zero-Point
> particle pasti ada di mana aja. (vacuum mutlak berarti tidak ada
zero-point
> particle di situ, ini tidak mungkin karena itu berarti tidak ada space).
> 
> Nah, setiap benda atau obyek materi yang ada di alam ini, termasuk tubuh
> kita, memiliki ikatan terhadap Zero-Point Particle. Ikatan inilah yang
> menghasilkan efek "berat" atau massa pada benda.
> (penjelasan lanjutannya ga perlu deh. ntar mumet)
> 
> nah, jika yang dianut pada film Star Trek adalah sama, maka "disengage
> external inertial dampener" adalah artinya memutuskan ikatan benda
(pesawat)
> terhadap Zero-Point Particle pada ruang / space.
> Mungkin, dengan terbebasnya peawat dari ikatan tersebut, berulah
warp-bubble
> bisa dibentuk pada pesawat.
> 
> IMHO.
> 
> 
> Salam,
> ER
> 
> On Sun, Sep 27, 2009 at 7:12 PM, iful <iful.sp...@...> wrote:
> 
> > atau "the external inertial dampener" is kind of anchor for starship, I
> > think =D
> >
> > "have you disengaged the external inertial dampener?" - Spock
> > kalo diterjemahkan secara bebas(bebas skale)
> > "apakah kamu sudah angkat jangkar?"- Spock
> >
> > /ivul





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke