ilmuwan fisika punya cara yang berupa pertanyaan yang digunakan apabila
mereka merenungi sebuah dilemma.

Misal (yang paling heboh) adalah ketika mereka dihadapi dua buah teori agung
yang dua2nya benar namun tidak klop dibawa ke singularitas.

Dua teori ini adalah teori fisika klasik (gravitasi Einstein) vs teori
mekanika quantum.

 

Pertanyaan yang diajukan dalam menghadapi dilemma itu adalah;

"mungkinkah sebuah alam semesta memiliki 2 buah fisika?"

Dan jawabannya: "One universe must only have one physics that governs all"

 

Sehingga Ilmuwan pun termotivasi untuk tetap melanjutkan pencarian teori
tunggal yang dapat menjelaskan dilemma tersebut.

Hingga muncullah M-Theory.

 

Demikian pula dengan dilemma "massa". 

Pada skala besar, komponen masa klop dengan perhitungan dan klop dengan
hasil yang didapat.

Missal, reaksi kimia. Di sekolahan pun kita diajarkan bagaimana menghitung
massa suatu materi beserta hasil reaksinya.

Namun ketika dibawa ke alam quantum, massa menjadi higgs, yang makin hari
makin seperti alih-alih saja.

Jadi seharusnya ada satu teori yang mampu menjelaskan apa itu massa?

 

Jika M-Theory benar, maka massa adalah ikatan partikel materi yang berbentuk
string ke sebuah membrane atau grid pembentuk ruang.

Grid ini disebut partikel medan-nol (jelek sekali bahasa indonesianya ya.
Hehe) atau Zero-Point particle atau Zero-Field particle.

Bayangkan titik-titik berdimensi 0 menandai setiap titik ruang di alam
semesta ini.

 

 

Pertanyaan Sci-Fi:

-          Mungkinkah kita mampu melepaskan ikatan materi dengn ZFP itu?

-          Apa yang terjadi pada meteri bila ikatan itu diputus?

 

 

Salam,

ER

 

____________________________________________________
"and no message could have been any clearer;
If you want to make the world a better place, take a look at yourself then
make the change."
-- Man in the Mirror - by Michael Jackson

Support Energy [R]evolution Now!
www.human-earth.blogspot.com
www.ameltingpot.blogspot.com

  _____  

From: [email protected] [mailto:[email protected]]
On Behalf Of iful_spock
Sent: Monday, September 28, 2009 10:24 PM
To: [email protected]
Subject: [Indo-StarTrek] Re: Zero Field Particle

 

  

yap...Eri...tadi iseng cari2 definisi massa...eh..tambah ngga jelas. Yang
ada hanya definisi massa jenis (density). Lucunya kalo m diabaikan maka
hukum fisika mekanik yg ada faktor m (kayanya semua pake m)...jadi aneh
khan.

Ataukah m ditambahkan (ketika didefinisikan pertama kali) supaya antara
rumusan dan pengamatan menjadi 'klop'? 
Dan ternyata sekarang menjadi tidak pas jika masuk ke level partikel...dan
diasumsikan adanya Higgs. ...wah wah wah... kayaknya antara fiksi dan teori
koq jadi mirip-mirip, ya.
=)

/ivul

--- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com, "ER [Energy Revolution]" <erianto.rach...@...> wrote:
>
> ZFP ini memang sangat menarik untuk dibahas.
> 
> ZFP bukan fiksi ilmiah. Ini teori fisika beneran.
> 
> 
> 
> Dari sekian banyak teka-teki atau misteri yang belum bisa terpecahkan oleh
> fisika, ada satu yang paling menjengkelkan, yaitu massa.
> 
> Massa adalah sebuah property pada setiap partikel materi.
> 
> Darimana datangnya massa?
> 
> Apakah massa adalah jumlah electron pada atam? Bagaimana dengan massa
> electron sendiri?
> 
> Apakah property ini diwakili oleh partikel juga? Lah kalau begitu
bagaimana
> massa partikel massa itu???? Bingung kan???/
> 
> 
> 
> Teori 1: Massa adalah partikel.
> 
> Orang mulai mencari2 partikel ini. partikel ini disebut Higgs.
> 
> Bagaimana caranya? Adalah dengan menumbukkan atom (di Large Hadron
Collider,
> CERN, Swiss) diharapkan aka nada serpihan partikel Higgs yang dihasilkan.
> 
> 
> 
> Jika benar bahwa massa adalah partikel, bagaimana cara kerjanya.
> 
> Cukup lucu. Bayangkan aja sebuah partikel yang diselimuti oleh kabut
> partikel Higgs. Berat partikel (massa partikel) ditentukan oleh seberapa
> banyak partikel Higgs yang menyelimuti partikel tersebut.
> 
> 
> 
> Teori 2: Massa adalah Universal Inertia
> 
> Dari sinilah teori Zeor-Point Particle atau Zero-Field Particle lahir.
> 
> ZFP menandai space dalam suatu ketetapan yang konsisten. Sebuah grid yang
> membentuk ruang.
> 
> Setiap partikel materi memiliki ikatan terhadap ZFP ini. Ikatan inilah
yang
> memberi "efek" massa pada partikel.
> 
> Atau bisa dikatakan, massa suatu materi ditentukan oleh ikatan yang
terjadi
> antara materi tersebut dengan ZFP.
> 
> 
> 
> Teori ini sangat konsisten dengan String/M-Theory yang mengatakan bahwa
> partikel graviton bermassa nol.
> 
> Kenapa? Karena graviton memiliki string tertutup (closed-loop string) yang
> tidak terikat pada membrane manapun.
> 
> Mambrane yang dimaksud disini adalah ZFP.
> 
> 
> 
> 
> 
> ZFP pada science Fiction:
> 
> Seperti pada Star Trek. Dengan memutus ikatan pada ZFP, maka obyek tsb
akan
> memiliki masa = 0.
> 
> Dengan tidak melanggar Teori relativitas khusus Enistein, maka, obyek yang
> memiliki massa 0, akan seperti cahaya yang by default bergerak secepat
> cahaya.
> 
> Tidak akan ada masa yang meningkat menjadi tak terhingga ketika obyek
> bergerak mendekati kecepatan cahhaya.
> 
> Teori Relativitas Khusus aman!
> 
> 
> 
> Tapi di Star Trek, kecepatan cahaya tidak cukup. Kapal haruslah bergerak
> lebih cepat dari cahaya.
> 
> Maka disinilah warp-bubble disinggung.
> 
> 
> 
> 
> 
> Salam,
> 
> ER
> 
> 
> 
> 
> 
> ____________________________________________________
> "and no message could have been any clearer;
> If you want to make the world a better place, take a look at yourself then
> make the change."
> -- Man in the Mirror - by Michael Jackson
> 
> Support Energy [R]evolution Now!
> www.human-earth.blogspot.com
> www.ameltingpot.blogspot.com
> 
> _____ 
> 
> From: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com [mailto:indo-startrek@
<mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com> yahoogroups.com]
> On Behalf Of iful_spock
> Sent: Monday, September 28, 2009 12:21 PM
> To: indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
yahoogroups.com
> Subject: [Indo-StarTrek] Zero Field Particle
> 
> 
> 
> 
> 
> Zero field partikel(ZFP)...ini fiksi ilmiah yg menarik. 
> 
> Jika masih ingat cerita komik strip Flash Gordon yg punya teori yg sama,
> walaupun dng nama yg berbeda: magnetic grid. Tetapi asumsinya sama, yaitu
> ada partikel yg menempati semesta ini yg tidak terlihat tapi ada (eksis).
> Jika saja ada piranti yang mampu melihat keberadaan ZFP, maka akan
terlihat
> seperti grid teratur memenuhi bidang x,y,z.
> 
> Jika saja suatu peradaban memanfaatkan grid/ZFP tsb untuk tempat
ber"pijak"
> pada semua kendaraan (non light speed ship). 
> Maka,... kendaraan mirip delta flyer (mobil terbang), personal surf (mirip
> sepeda motor tanpa roda) yang semuanya dapat bergerak "hovering &
maneuver"
> tanpa terkena hukum aerodynamics, tanpa wing, tanpa baling-baling, tanpa
> jet, dan tanpa roda. ..dan dapat berbelok siku murni (90 derajat). 
> 
> Ini salah satu yg diyakini bahwa UFO memakai teori ini untuk melayang dan
> bermanufer di udara. Gerakan2 UFO adalah hal yg tidak mungkin dilakukan
oleh
> kendaraan yg masih memanfaatkan hukum aerodynamics untuk lepas dari
> grafitasi (hukum2 gaya lainnya).
> 
> /ivul
> eh..kali aja Superman punya "force" dalam darahnya yg dapat memanfaatkan
ZFP
> untuk terbang dan mengapung di udara
> he he he (tambah ngaco deh)
> 
> --- In indo-startrek@ <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com>
> yahoogroups.com, ER <erianto.rachman@> wrote:
> >
> > Kebetulan gw baru baca buku mengenai Zero-Field Particle."Inertia" yang
> > dijelaskan di buku ini memang mirip jangkar. tapi bukan pada planet.
> > melainkan pada Zero-Field Particle.
> > 
> > Kalau yang gw baca pada buku,
> > Zero-Field particle adalah particle yang menempati setiap ruang pada
alam
> > semesta ini. Tidak ada ruang yang kosong. tidak vacuum mutlak.
Zero-Point
> > particle pasti ada di mana aja. (vacuum mutlak berarti tidak ada
> zero-point
> > particle di situ, ini tidak mungkin karena itu berarti tidak ada space).
> > 
> > Nah, setiap benda atau obyek materi yang ada di alam ini, termasuk tubuh
> > kita, memiliki ikatan terhadap Zero-Point Particle. Ikatan inilah yang
> > menghasilkan efek "berat" atau massa pada benda.
> > (penjelasan lanjutannya ga perlu deh. ntar mumet)
> > 
> > nah, jika yang dianut pada film Star Trek adalah sama, maka "disengage
> > external inertial dampener" adalah artinya memutuskan ikatan benda
> (pesawat)
> > terhadap Zero-Point Particle pada ruang / space.
> > Mungkin, dengan terbebasnya peawat dari ikatan tersebut, berulah
> warp-bubble
> > bisa dibentuk pada pesawat.
> > 
> > IMHO.
> > 
> > 
> > Salam,
> > ER
> > 
> > On Sun, Sep 27, 2009 at 7:12 PM, iful <iful.spock@> wrote:
> > 
> > > atau "the external inertial dampener" is kind of anchor for starship,
I
> > > think =D
> > >
> > > "have you disengaged the external inertial dampener?" - Spock
> > > kalo diterjemahkan secara bebas(bebas skale)
> > > "apakah kamu sudah angkat jangkar?"- Spock
> > >
> > > /ivul
> 
> 
> 
> 
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>





[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke