Mengapa ETI tidak relevan terhadap keberadaan manusia?

Cheers,

Dwi Santoso
----------------------------------------------
YM = anto_ti96
FB = [email protected]
----------------------------------------------


2010/6/4 ER [Energy Revolution] <[email protected]>

>
>
> Tidak ada yang bisa membuktikan saya benar atau salah.
>
> Tidak ada juga yang bisa membuktikan bahwa UFO itu bener2 alien atau Extra
> Terrestrial Intelligent (ETI).
>
> So? The doubt continues.
>
> :-)
>
> Gw sering nonton History Channel mengenai UFO, USO, dll, dll.
>
> Entah kenapa semua pembahasan itu tidak menggelitik rasa ingin tau gw.
>
> Gw suka banget Star Trek dan gw yakin bahwa ETI ada di luar sana.
>
> Tapi gw ga percaya UFO.
>
> First Contact dengan Jin pernah dibahas di milis ini.
>
> Itu juga sebenarnya ga ada manfaatnya sama sekali.
>
> Sama dengan ETI, they have nothing to do with us. They are not relevant to
> our existence.
>
> Menurut gw, human can be the master of the universe.
>
> We can and shall master space and time, matter and energy.
>
> Coba pahami sebentar maksud penjelasan gw ini.
>
> Jika manusia bisa menguasai space, time, matter, energy, maka tidak ada
> lagi
> batasan untuk explorasi. Galaxy Bima sakti yang tadinya sangat luas menjadi
> sediit lebih kecil.
>
> Shall we meet ETI by then?
>
> I am not so sure.
>
> Kenapa? Karena gw lebih cenderung meyakini bahwa those ETI are too alien
> for
> us.
>
> Pertanyaan banyak ilmuwan: "Mengapa alam semesta ini diciptakan begitu
> luasnya?"
>
> Azas Antropik menjawabnya dengan: "Alam ini tercipta sangat luas adalah
> untuk mengantisipasi keingin-tahuan manusia yang menanyakan pertanyaan
> itu".
>
> So, kalau kita sudah menguasai space, time, matter, energy, apakah kita
> akan
> menemukan ujung alam semesta. Jawabannya adalah TIDAK.
>
> Karena kemampuan itu sudah diantisipasi oleh Sang Pencipta.
>
> Bahkan apabila pun manusia sampai bisa accent to be a higher being seperti
> Q, tetap tidak akan bisa menemukan batas alam ini.
>
> So apakah kita akan bertemu ETI?
>
> Jawabannya adalah YA! Akan tetapi they are not relevant to our existence.
>
> .
>
> Menarik eh?
>
> Ada tanggapan? Menarik juga untuk dibahas.
>
> Perbedaan pendapat itu menarik.
>
>
> Salam,
>
> ER
>


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke