Nimbrung ah! "mereka (UFO) too alien for us" menggelitik gue tapi menarik juga statement dari Eri
Beberapa waktu yg lalu saya pernah diskusi hal yg sama dng "penggemar UFO", ketika diskusi sampai pertanyaan, kenapa alien(UFO) yg lebih advance dari pada kita tidak bisa melakukan first contact yg "terang2an" dan "sopan" dng manusia, tentu jawabannya mirip dng "prime directive" di startrek --> yaitu manusia belum siap. Kalo di star trek tidak boleh kontak dng masyarakat pre-warp, maka UFO juga tidak "berani" kontak dng manusia secara terang2an karena mereka melihat manusia belum siap menerima paradigma atau "keyakinan" baru ttg alam semesta. Bisa dibayangkan bagaimana jika si UFO menyatakan bahwa tuhan (agama) yg kita yakini saat ini (tergantung "agama" kita masing2) disanggah dng gamblang oleh alien dengan pandangan yg sangat berbeda (too alien for us). Tentu yg akan terjadi adalah "big chaos", serta merta orang2 biasa teratur (baca takut) krn agama dan keyakinannya menjadi gamang atau lepas kendali, krn apa dipercaya ternyata misleading atau juga stagnant. Hal yg lain yg membuat manusia belum siap adalah sifat rakus dan ingin menguasai. karena sifat itulah manusia punya sifat curiga/paranoid terhadap yg baru dan unknown. Walaupun manusia punya sifat explorer tetapi tujuannya tetap untuk menguasai. Dan sampai saat ini species manusia masih terpecah-pecah secara kekuasaan teritori bukan satu kesatuan sebagai manusia yg menduduki planet biru ini: BUMI Bisa dibayangkan jika UFO melakukan first contact ke salah satu negara, maka musuh negara tsb akan melakukan penyerangan krn didorong sifat manusia yg saya sebutkan diatas yaitu takut dikuasai krn alien (UFO) membawa teknologi yg lebih canggih. Lalu tentang pemunculan2 UFO spt topik ini, ada dua kemungkinan besar: - memang benar2 hoax (kebanyakkan hoax, yg dilakukan orang yg fanatik dng UFO) - dan kemungkinan lain......alien UFO juga suatu society yg ngga mungkin dikontrol/mengontrol untuk tidak melakukan kesalahan pada setiap individu alien. (borg aja masih bisa terlepas dari kesadaran bersamanya). jadi kemungkinannya, jejak yg berbekas dan pemunculannya kepada beberapa manusia,....anggap aja itu kesalahan teknis atau ada alien-alien UFO yg degil dan mbalelo pada prime directive-nya. ivul 2010/6/4 ER [Energy Revolution] <[email protected]> Mereka too alien for us. Sama dengan ETI. Mareka akan terlalu asing, terlalu alien buat kita sehingga hampir tidak ada satu benang-merah -pun yang bisa menghubungkan kita dengan mereka. Begitu kira2 pendapat gw. Salam, ER ------------------------------ ---------------------------- Support Energy [R]evolution Now! www.human-earth.blogspot.com 2010/6/5 Satr <[email protected]> > Well said bro Protoss and bro Dodi > I'm agree with you! > They're exist until proven otherwise! :) > > Live long and prosper.. > > > Sent from my GreyBerry® > > -----Original Message----- > From: Dodi <[email protected]> > Sender: [email protected] > Date: Sat, 05 Jun 2010 08:33:29 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: Re: [Indo-StarTrek] foto UFO di Kendari > > IMO, kita tetep kudu respect pada orang yang memang selama hidupnya > berkeinginan meng-explore "what is all about?" > Ada banyak Profesor, Phd, dan gelar2 lainnya dari kalangan intelectual > dan ilmiah yang notabene tidak menampik possibility "we're not alone in > the universe" , bukan berarti mereka believer, namun mereka mendapatkan > banyak bukti2 peninggalan purba yang mengarah pada kesimpulan bahwa > planet bumi ini memang pernah di"bimbing" mahluk cerdas dalam > perkembangan civilization dari species manusia. Coba anda simak film2 > dokumenter yang diluncurkan "the History Channel" tentang Ancient Alien > > http://shop.history.com/?v=history_show_ancient-aliens&ecid=PRF-2101726&pa=PRF-2101726 > yang jelas film2 ini bukan sekedar reportase hisapan jempol, karena > bukti2 kuat ditampilkan di situ, ilmiah dan representative , walau > demikian tetap hanya sampai hipotesis yang perlu dibuktikan dengan > "contact" dengan "yang bersangkutan" dan hidup memang akan lebih indah > dan seru ketika ada banyak misteri yang tak terpecahkan.... > > Live long and prosper > -Dodi Suwardi- > > On 06/05/2010 08:10 AM, Protoss wrote: > > > > IMO sah2 saja kalau manusia ingin bertemu alien, atau percaya UFO, > > dst. krn sudah jadi natur manusia utk curious. sperti naluri kucing yg > > ingin tau segala sesuatu. coba kita renungkan, toh tidak ada gunanya > > manusia mengeksplorasi laut terdalam, atau luar angkasa sekalipun! apa > > sih kontribusi dari misi eksplorasi yg ngabisin duit segitu banyak, > > bagi umat manusia? moon & mars still very alien for us to inhabit. but > > it does satisfy our curiosity, one bit at a time. > > > > sama saja dengan penampakan UFO. kita tentu pernah mendengar komunitas > > beta-UFO yg bbrp anggotanya sangat dedicated utk memburu UFO, bahkan > > seluruh hidupnya mungkin dialokasikan utk memburu penampakan, yg > > notabene insignificant and contribute nothing to our society. ;) > > > > mengenai rekayasa atau bukan, saya juga sangat meragukan ada UFO yg > > begitu carelessnya di siang hari menampakkan diri. but I guess we > > can't believe it until we see with our own eyes. kalo kita udah liat > > dgn mata kepala sendiri, mau ngomong apa lagi? > > > > lalu info tambahan yg makin membuat saya g ngerti. tidak bisa dilihat > > mata tapi terekam kamera? jangan2 itu debu yg nempel di lensa :P > > > > On 6/4/10, ER [Energy Revolution] <[email protected] > > <mailto:erianto.rachman%40gmail.com <erianto.rachman%2540gmail.com>>> > wrote: > > > Menurut pendapat gw (IMHO), > > > > > > (Ini adalah sejarah manusia versi gw semata yg gw anggap paling logis) > > > > > > > > > > > > Manusia akan berkembang hingga menguasai space, time, matter dan energy > > > berkat usaha sendiri. > > > > > > Nah, setelah itu, ketika manusia menemukan warp dan replicator, dll, > > maka > > > manusia akan mampu mencukupi kebutuhan sendiri. > > > > > > Apakah kemudian terjadi Frist contact dengan ETI seperti pada film Star > > > Trek? > > > > > > Menurut saya belum tentu begitu. > > > > > > > > > > > > Para alien yang telah maju juga akan mandiri seperti manusia. Mereka > > tidak > > > butuh kontak dengan siapa pun. > > > > > > > > > > > > Untuk gampangnya, sama halnya dengan Jin. Apakah manusia "perlu" > bertemu > > > dengan mereka? > > > > > > Tanpa mereka pun kita bisa exist. Mereka ga ada relevansi nya sama > > sekali > > > dengan manusia. > > > > > > Mereka too alien for us. > > > > > > Sama dengan ETI. Mareka akan terlalu asing, terlalu alien buat kita > > sehingga > > > hampir tidak ada satu benang-merah -pun yang bisa menghubungkan kita > > dengan > > > mereka. > > > > > > > > > > > > Begitu kira2 pendapat gw. > > > > > > > > > > > > Salam, > > > > > > ER > > > > > > > > > > > > > > > > > > ---------------------------------------------------------- > > > > > > Support Energy [R]evolution Now! > > > > > > www.human-earth.blogspot.com > > > > > > _____ > > > > > > From: [email protected] > > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com<indo-startrek%2540yahoogroups.com> > > > > [mailto:[email protected] > > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com<indo-startrek%2540yahoogroups.com> > >] > > > On Behalf Of Dwi Santoso > > > Sent: Friday, 4 June 2010 9:46 PM > > > To: [email protected] > > <mailto:indo-startrek%40yahoogroups.com<indo-startrek%2540yahoogroups.com> > > > > > Subject: Re: [Indo-StarTrek] foto UFO di Kendari > > > > > > > > > > > > > > > > > > Mengapa ETI tidak relevan terhadap keberadaan manusia? > > > > > > Cheers, > > > > > > Dwi Santoso > > > ---------------------------------------------- > > > YM = anto_ti96 > > > FB = [email protected] > > > <mailto:dwisantoso%40gmail.com<dwisantoso%2540gmail.com> > > > > <mailto:dwisantoso%40gmail.com <dwisantoso%2540gmail.com>> > > > ---------------------------------------------- > > > > > > 2010/6/4 ER [Energy Revolution] <[email protected] > > <mailto:erianto.rachman%40gmail.com <erianto.rachman%2540gmail.com>> > > > <mailto:erianto.rachman%40gmail.com <erianto.rachman%2540gmail.com>> > > > > > > >> > > >> > > >> Tidak ada yang bisa membuktikan saya benar atau salah. > > >> > > >> Tidak ada juga yang bisa membuktikan bahwa UFO itu bener2 alien > > atau Extra > > >> Terrestrial Intelligent (ETI). > > >> > > >> So? The doubt continues. > > >> > > >> :-) > > >> > > >> Gw sering nonton History Channel mengenai UFO, USO, dll, dll. > > >> > > >> Entah kenapa semua pembahasan itu tidak menggelitik rasa ingin tau gw. > > >> > > >> Gw suka banget Star Trek dan gw yakin bahwa ETI ada di luar sana. > > >> > > >> Tapi gw ga percaya UFO. > > >> > > >> First Contact dengan Jin pernah dibahas di milis ini. > > >> > > >> Itu juga sebenarnya ga ada manfaatnya sama sekali. > > >> > > >> Sama dengan ETI, they have nothing to do with us. They are not > > relevant to > > >> our existence. > > >> > > >> Menurut gw, human can be the master of the universe. > > >> > > >> We can and shall master space and time, matter and energy. > > >> > > >> Coba pahami sebentar maksud penjelasan gw ini. > > >> > > >> Jika manusia bisa menguasai space, time, matter, energy, maka tidak > ada > > >> lagi > > >> batasan untuk explorasi. Galaxy Bima sakti yang tadinya sangat luas > > > menjadi > > >> sediit lebih kecil. > > >> > > >> Shall we meet ETI by then? > > >> > > >> I am not so sure. > > >> > > >> Kenapa? Karena gw lebih cenderung meyakini bahwa those ETI are too > > alien > > >> for > > >> us. > > >> > > >> Pertanyaan banyak ilmuwan: "Mengapa alam semesta ini diciptakan begitu > > >> luasnya?" > > >> > > >> Azas Antropik menjawabnya dengan: "Alam ini tercipta sangat luas > adalah > > >> untuk mengantisipasi keingin-tahuan manusia yang menanyakan pertanyaan > > >> itu". > > >> > > >> So, kalau kita sudah menguasai space, time, matter, energy, apakah > kita > > >> akan > > >> menemukan ujung alam semesta. Jawabannya adalah TIDAK. > > >> > > >> Karena kemampuan itu sudah diantisipasi oleh Sang Pencipta. > > >> > > >> Bahkan apabila pun manusia sampai bisa accent to be a higher being > > seperti > > >> Q, tetap tidak akan bisa menemukan batas alam ini. > > >> > > >> So apakah kita akan bertemu ETI? > > >> > > >> Jawabannya adalah YA! Akan tetapi they are not relevant to our > > existence. > > >> > > >> . > > >> > > >> Menarik eh? > > >> > > >> Ada tanggapan? Menarik juga untuk dibahas. > > >> > > >> Perbedaan pendapat itu menarik. > > >> > > >> > > >> Salam, > > >> > > >> ER > > >> > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > ------------------------------------ > > ============[[email protected]]=========== > [Indo-StarTrek] Indonesian Star Trek Community > "...to boldly go where no Indonesian has gone before." > ------------------------------------------------------ > Website: http://www.indo-startrek.org > Forum: http://www.indo-startrek.org/forum > Twitter: http://www.indo-startrek.org/twitter > Milis: http://www.indo-startrek.org/yahoogroups > Facebook: http://www.indo-startrek.org/facebook > =/\= ================================================= =/\=Yahoo! Groups > Links > > > > [Non-text portions of this message have been removed]
