Dear all,

Saat menggagas edisi backpacker untuk program Jelajah di TransTV, saya
sempat berdiskusi dengan kawan-kawan satu tim tentang apa terjemahan
bahasa Indonesia untuk istilah ini. Muncul gagasan yang aneh-aneh
seperti 'pemanggul ransel', 'peransel', l'tukang jalan'  hingga
'pengelana'. Tapi kemudian kami tetap pakai istilah backpacker karena
lebih akrab di telinga.

Sayang segmen backpacker ini tidak mendapat respon yang bagus dari
pemirsa sehingga frekuensi penayangannya diturunkan oleh manajemen.
Saya menduga para pemirsa Indonesia masih menganggap perjalanan ke
luar negeri sebagai perjalanan yang mahal.

Padahal pengalaman saya mengirim tim ke berbagai negara Asia (mulai
dari Singapura, Malaysia, Thailand, Laos hingga perbatasan Myanmar.
Saya sendiri jalan ke Kamboja dan Vietnam) menunjukkan bahwa biaya
perjalanannya bisa sangat murah (Rp.4 juta untuk tiga orang selama
sepekan di Kamboja, mengunjungi empat kota). Demikian murahnya
sehingga biaya fiskal Rp.1 juta terasa sangat mahal dibanding
komponen-komponen biaya lainnya.

Bagi saya, jalan a la backpacker ini malah lebih menyenangkan
ketimbang pergi dengan guided tour atau menggunakan fasilitas
transportasi yang mewah. Naik turun angkutan umum; mencocokkan jadwal;
berputar-putar mencari penginapan yang nyaman, murah dan dekat
kemana-mana; berjibaku mencari makanan yang halal di tempat-tempat
yang lazim menjual babi dan alkohol seperti Vietnam; menghitung-hitung
uang yang tersisa dan berdebar-debar melihat keindahan tempat-tempat
yang saya kunjungi, sungguh membuat perjalanan ini menjadi lebih
mengesankan.

Karena itulah, saat ke Belanda selama tiga bulan pada akhir tahun
lalu, saya memilih kereta listrik untuk menelusuri kota demi kota di
Belanda, pergi ke Belgia dan Luxembourg ketimbang ikut guided tour ke
Paris dengan bis.

Sayang, saya gak menemukan kegairahan yang sama saat mencoba berkelana
di Indonesia. Mungkin kebanyakan pikiran kali ya ;-)

Wassalam
-- 
Tomi Satryatomo
http://www.trekearth.com/members/wisat
http://satryatomo.blogspot.com

On Fri, 4 Mar 2005 07:38:47 +0700, ::Aris <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> 
> ([EMAIL PROTECTED])
> 
> wah seneng bgt akhirnya nemu komunitas backpacker di indonesia!!!!
> gini...gw masihklas 3 sma..tapi gw pengen bagt jd backpacker...caranya
> gimana y buat anak skolah kaya saya yg blom punya pengalaman sama sekali?pls
> bantuin dong......
> oh ya punya friendsternya gak?
> 
> Buat temen-temen yg paham banget, tentang backpacker,  kasih jawabannya ya..
> 
> Salam
> 
> ARIS
> =======================
> Berikut, potongan email terdahulu ttg kata backpacker
> 
> Untuk pembuka saya mau menyoal kata 'backpacker'.  Mohon maaf untuk OOT-nya.
> 
> Backpacker adalah derivat kata backpack.  Akar katanya back dan pack.
> Back, yang di-Indonesia-kan 'belakang', berasal dari kata Inggris kuno baec.
> Consice Oxford Dictionary menyebut baec datang dari bahasa Jerman.  Pack
> juga pinjaman bahasa Jerman; kata bendanya pak, kata kerjanya pakken.
> Penutur bahasa Jawa punya kata 'pak' (mis: sepuluh pak [sepuluh bungkus]
> 'Jarum Filter') dan bahasa Indonesia memiliki kata 'paket' (dari package)
> yang kira-kira semakna.
> 
> Sebagai kata benda 'backpack' diberi padanan 'rucksack', di-Indonesia-kan
> ransel.  Seingat saya, dulu setiap tentara mendapat jatah pembagian ransel
> dan bursak.  Meski bisa dijinjing atau digendong, lantaran muatannya yang
> lebih besar bursak lebih sering digedong.
> Sebagai kata kerja 'backpack' diartikan travel atau hike carrying one's
> belonging in a rucksack; bepergian atau jalan kaki dengan membawa ransel.
> Memang arti 'backpack' telah meluas, mungkin istilahnya amelioratif.  Kalau
> mau zakelijk, kalau mau per takrif (definisi), yang lebih pas mestinya
> 'jalan kaki menggendong ransel'.  Ransel baru digendong bila si empunya
> jalan kaki.  Kalau bepergian dengan bis, ransel akan disimpan di bagasi.
> 
> Salam dari Sangatta
>


------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Help save the life of a child.  Support St. Jude Children's Research Hospital's
'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/6iY7fA/5WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke