Teman, ada 2 lagi temen yg mau gabung !
Rencana kita akan berangkat naik kerena bisnis senja Utama.
Berangkat 24 maret malam jam 19:30 dari stasiun senen.
Atau ingin memilih transportasi sendiri, boleh saja..
Dan kita bisa ketemuan di Pasar Sapi atau Terminal Semarang.

, ... Buat yg mau ngikut.
Silahkan kontak saya.

Gunung merbabu, termasuk gunung yg menyimpan keindahan.  Beberapa teman
mengatakan demikian.
Kendala utama, tidak ada AIR.

Berikut data ttg merbabu  yg punya arti = Gunung Ibu.

Salam

ARIS


http://www.indobackpacker.com/content/view/44/57/

Merbabu 3055 Mdpl      
Written by Administrator     
Saturday 30 Oct 2004  
Type strato volcano

Gunung merbabu masuk dalam wilayah kabupaten Magelang dan Boyolali. Gunung
ini memiliki ketinggian 3142 m dpl dan berada pada posisi geografis 7,5 LS
dan 110,4 BT. Nama gunung ini berasal dari bahasa jawa Meru dan Babu. Meru
berarti gunung dan Babu berarti perempuan. Sehingga merbabu dapat juga
diartikan sebagai gunung perempuan. Gunung Merbabu termasuk gunung berapi
yang tidak aktif, terakhir kali meletus pada tahun 1968. Pada lereng Utara
dapat ditemui beberapa kawah yang sudah tidak aktif. Nama nama kawah
tersebut adalah Rembab, Samber Nyowo, kombang, Condrodimuko,  dan Kendang
Ada dua puncak pada gunung ini yaitu puncak Syariff dan Kenteng Songo. 

Ada dua pintu masuk utama untuk mendaki di sini yaitu dari Utara melalui
desa Kopeng dan dari Selatan melalui desa Selo. Desa kopeng masuk dalam
wilayah kabupaten Magelang, sedangkan desa Selo masuk dalam wilayah
kabupaten Boyolali. Jalur yang dilalui melalui desa Kopeng cenderung landai
dibandingkan dengan jalur yang dilalui melalui desa Selo. Karenanya
dibutuhkan waktu lebih pendek unutuk mencapai puncak jika melalui Selo. Ada
sumber air yang dapat digunakan untuk mengisi persediaan air minum jika
melalui Kopeng yaitu pada pos pending dan pos 5 di dekat kawah, sedangkan
jika melalui Selo tak ada sumber air sepanjang perjalanan. Letak desa Selo
diapit oleh gunung Merbabu dan Merapi, karena itu biasanya para pendaki yang
ingin mendaki kedua gunung ini selalu memilih desa Selo untuk memulai
perjalanan. Selain dua pintu yang sering digunakan tersebut adalah pintu
masuk lain yaitu yang juga dari arah utara melalui desa Cuntel dan yang
lainnya melalui Wekas. Karena adanya beberapa pintu masuk ini, ada banyak
jalur yang dapat ditemui dalam pendakian.

Kedaan alam gunung Merbabu terdiri dari padang rumput dan hutan yang tidak
rapat, karenanya suhu udara pada siang hari amat panas. Oleh karena itu
biasanya pendakian dilakukan pada malam hari. Dari lereng gunung Merbabu
anda dapat melihat dengan jelas jalur-jalur lelehan lava gunung Merapi. 

Seperti halnya gunung-gunung lain di pulau Jawa, gunung Merbabu juga
memiliki mitos-mitos. Pada malam tahun baru Jawa atau malam satu suro
biasanya para penduduk yang tinggal di lereng Utara Merbabu mempersembahkan
sesaji ke kawah Merbabu. Jika anda beruntung, mungkin anda akan menemui
gadis-gadis kecil berambut gimbal yang hidup di lereng Merbabu. Rambut ini
dipercaya akan melindungi para gadis ini dari kejahatan setan. 

Akses dan Transportasi

Untuk mencapai dua pintu masuk utama gunung Merbabu, dari Jakarta dapat
menggunakan bis malam atau kereta api. Jika ingin melalui Kopeng apakah
dengan menggunakan kereta api ataupun bis malam, dapat turun  di Yogyakarta
atau Semarang. Dari stasiun kereta perjalanan diteruskan menuju terminal
antar kota masing-masing untuk kemudian  melanjutkan perjalanan menuju kota
salatiga menggunakan bus antar kota. Dari Salatiga berganti kendaraan menuju
Kopeng turun di pos jaga wana wisata. Dari Kopeng menuju base camp
perjalanan dapat dilanjutkan dengan menggunakan ojek (sepeda motor) ataupun
berjalan kaki menuju posko di desa Tekelan. Sedangkan  jika ingin melalui
desa Cuntel, dari Kopeng perjalanan diteruskan langsung menuju desa ini yang
terletak di sebelah Timur desa Tekelan dengan berjalan kaki ataupun naik
ojek.

Sedangkan jika ingin lewat Selo, dari Jakarta baik itu menggunakan bis malam
ataupun kereta sebaiknya turun di kota Solo. Dari stasiun kereta berganti
kendaraan menggunakan bis kota menuju terminal untuk selanjutnya naik � bis
menuju Selo. Sedangkan yang menggunakan bis malam, dapat langsung naik bis �
ke Selo, turun di pertigaan pasar Selo. Yang mesti diingat angkutan ini
hanya ada sampai sekitar pukul 17.00 WIB. 

Ongkos dan Lama perjalanan Transportasi Umum

Jakarta - Solo
� Bus malam non AC  Rp  65.000 12 jam
� Bus malam AC  Rp  85.000 12 jam
� Kereta ekonomi  Rp  35.000 12 jam
� Kereta bisnis   Rp  70.000 10 jam

Jakarta Yogyakarta
� Bus malam non AC  Rp  70.000 11 jam
� Bus malam AC  Rp  90.000 11 jam
� Kereta ekonomi  Rp  35.000 11 jam
� Kereta bisnis   Rp  70.000 9 jam

Jakarta � Semarang
� Bus malam non AC  Rp    9 jam
� Bus malam AC  Rp    9 jam
� Kereta ekonomi  Rp  8 jam
� Kereta bisnis   Rp    7 jam

Bus kota di solo   Rp 1.000 30 menit 
Bus kota di yogyakarta   Rp 1.000 30 menit
Bus antar kota Semarang-Salatiga  Rp.   2.500 1 jam
Bus antar kota Yogya-Salatiga  Rp.   3.500 2 jam
Bus Salatiga-Kopeng   Rp    1.500 30 menit
Ojek Kopeng-posko   Rp    4.000 10 menit

Bus �  Solo-Selo   Rp    4.000 2,5 jam

Perijinan dan Aturan

Untuk mendaki di gunung Merbabau harus mendaftar di posko yang terdapat
disetiap pintu masuk. Dengan menuliskan identitas diri pada buku tamu yang
telah disediakan dan membayar karcis masuk sebesar Rp 1.000 anda sudah dapat
memulai pendakian. Khusus untuk pintu masuk desa Cuntel, diwajibkan
menyerahkan fotokopi KTP dan pendaki memperoleh fotokopi peta merbabu. Namun
jika anda melalui Wekas, tidak perlu mendaftar dan membayar tiket masuk.

Di dua pintu masuk Utara sudah ada posko yang permanen untuk mendaftar.
Tetapi jika melalui pintu masuk Selatan yaitu melalui desa Selo, pendaftaran
dilakukan pada pos Polisi yang terdapat di pinggir jalan raya dekat pasar
selo. Berikut ini adalah alamat 2 posko untuk jalur utara;
Posko Desa Tekelan
Tekelan No. 96, Kopeng, Salatiga, Jawa Tengah 50774
Posko Desa Cuntel
Jl. Umbul Songo KM 3Ds. Cuntel, Kopeng, Kec. Getasan, Kab. Semarang 50774

Ada beberapa pantangan yang mesti diperhatikan oleh para pendaki jika ingin
mendaki di gunung Merbabu, yaitu; 
1. Jangan mengeluh
2. hindari kata-kata kotor
3. hindari perbuatan mesum
4. Jangan melamum, awas kemasukan roh jahat
5. jangan berak/kencing di watu gubuk dan sekitar kawah
6. jangan memakai pakaian warna merah dan hijau.

Dan ada beberapa himbauan dari dari Camat setempat kepada para pendaki
yaitu;
� Kesediaan membawa tanaman berkayu keras untuk penghijauan seperti
Beringin, Gondang, Elo, Preh (sejenis beringin), Ipik (sejenis beringin),
Wilodo, Kepoh, Bulu, Awar, Dadap, Teledung, Kesemek, dll) 
� Memberitakan penduduk setempat apabila menemukan air baik di lereng Merapi
atau Merbabu yang bisa dialirkan bagi penduduk Selo. 

Akomodasi

Di setiap posko pintu masuk tersedia tempat beristirahat dan kamar mandi
yang sederhana. Posko di desa Tekelan yang dikelola oleh perhutani memiliki
kapasitas 500 orang, tersedia juga masjid, gereja dan vihara serta warung
makan. Posko desa Cuntel yang dikelola oleh Merbabu Manunggal Pecinta Alam
(Manggala) memilki kapasitas 50 0rang, anda juga dapat memesan makanan
sekedarnya di sini. Sedangkan di desa Selo, terdapat tiga rumah penduduk
yang dijadikan posko untuk beristirahat. Namun jika ingin makan anda harus
membelinya di pasar selo.

Beberapa penginapan tersedia di Kopeng, yang merupakan daerah wisata.
Sedangkan di Selo terdapat beberapa homestay dengan tarif sekitar Rp 25.000
per orang, salah satunya adalah Home Stay Arga Sari milik          H.
Koesnandar dengan alamat Ds Samiran, RT 23 / RW 05, Selo, Boyolali, atau KUD
Selo Boyolali, HP +62 21 818 250 751

Jalur Pendakian

Jalur Desa Tekelan
Desa Tekelan berada pada ketinggian 1596 m dpl dan pada posisi geografis ��.
Suhu rata-rata di sini adalah 190 Celcius. Penduduknya berjumlah sekitar 900
orang dan sebagian besar bekeja sebagai petani. Mayoritas penduduknya
beragama Budha. Desa ini berjarak  � 1,8 km dari Kopeng atau 30 menit
berjalan kaki. Lama perjalanan jika melalui jalan ini sekitar 7-9 jam.

Ada daerah yang cukup berbahaya terletak antara pos 5 sampai persimpangan
menuju puncak, yaitu berupa tanjakan terjal yang kanan kirinya berupa jurang
yang oleh para pendaki disebut jembatan setan. Dari persimpangan ini jalaur
terbagi dua ke kanan menuju puncak utama dan  ke kiri menuju puncak syarif.

 Posko Tekelan �� Pending 2 km 45 menit
 Pending �� Pos I (KindungGumuk)  1,5 jam
 Pos I �� Pos 2 (Lempong Sampan)  1,25 jam
 Pos 2 �� Pos 3 (Watu Gubuk)  1 jam
 Pos 3 �� Pos 4 (Watu Tulis)  45 menit
 Pos 4 �� Pos 5   30 menit
 Pos 5 �� persimpangan  45 menit
   (Pelawangan)
 Persimpangan �� puncak Syarif 200 m  15 menit
 Persimpangan �� Puncak Utama 500 m 45 menit
   (Kenteng Songo)
 
Jalur Desa Cuntel
Desa Cuntel berada pada ketinggian 1640 m dpl dan pada posisi geografis �� .
Dari Kopeng berjarak 30 menit berjalan kaki melalui jalan berbatu, jika
menggunakan ojek hanya diperlukan waktu 10 menit. Jalur ini akan bergabung
dengan jalur Wekas di Pos IV, dan bergabung dengan jalur Tekelan pada
Tanjakan Setan. Lama perjalanan melalui jalur Cuntel sekitar 6-8 jam.

 Posko Cuntel �� Pos 1 (Dalan Tengah) 1,5 km 45 menit
 Pos 1 �� Pos 2 (Watu Putut) 1,5 km 45 menit
 Pos 2 �� Pos 3 (Gerumbul) 1 km 45 menit
 Pos 3 �� Pos 4 1 km 1 jam
   (Lempong Malang)
 Pos 4 �� Puncak Antena 1km 1,5 jam
 Puncak Antena �� Persimpangan   1 km 1 jam
 Persimpangan �� puncak Syarif 200 m 15 menit
 Persimpangan �� Puncak Utama 500 m 45 menit    (Kenteng Songo)
Jalur Desa Selo
Setelah mendaftar di pos polisi, perjalanan dapat dilanjnutkan menuju posko
Selo yang berjarak � 2km atau � 45 menit berjalan kaki melalui jalan kecil
beraspal melewati perkampungan dan perkebunan. Akan banyak persimpangan yang
ditemui dalam perjalanan ini, karenanya jangan malu untuk bertanya.  Pos-pos
pada jalur selo biasanya berupa lahan yang agak datar dan ditandai dengan
papan nama kecil. Lama perjalanan melalui jalur ini diperkirakan � 4-6 jam. 

 Posko Selo �� Pos 1 (Balong)  45 menit
 Pos 1 �� Pos 2 (Pentur)  1 jam
 Pos 2 �� Pos 3  1 jam
 Pos 3 �� Pos 4 (Sabana)  1 jam
 Pos 4 �� Puncak Utama 500 m 45 menit
   (Kenteng Songo)

Tempat Menarik
1. Sabana
Sabana ini terletak pada pos 4 dari jalur Selo, yang berada pada ketinggian
���. Di Sabana ini dapat ditemui tanaman edelweiss yang ketinggiannya
mencapa 2 meter.
2. Kopeng
Kopeng meruapakan tempat wisata yang indah yang terletak di kaki gunung
Merbabu. Suhu udara di daerah ini amat sejuk dan merupakan tempat yang tepat
untuk beristirahat.

 



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke