salam...
saya punya pengalaman juga klo tentang masalah klenik di gunung.
waktu itu saya bersama teman2 sekolah lagi mendaki gunung agung, perjalanan
dimulai jam 9 pagi waktu setempat. di ujung kampoeng kami bertemu seorang
wanita penduduk setempat dan berpesan agar kami berdoa agar selamat di pura
terakhir. lumayan kaget juga karena selama kami naik gunung baru kali ini
ada penduduk setempat yang memberi saran seperti ini.

bener juga...
selama kami mendaki pepohonan di sekiar kami bergoyang terus kayak kena
angin ribut. sedang pepohonan di bawah dan di atas kami adem ayem saja. udah
gitu banyaknya sesajen jadi membuat kami tambah berpikir tentang klenik yang
menimpa.

salah seorang teman ada yang tertinggal dan mengeluh klo carrier yang dia
bawa rasanya berat amat. setelah dirasa amat mengganggu diapun mengambil
keputusan memeriksa carriernya klo2 ada yang gak beres (takut klo2 ada
jangkar kapal nyasar kali... he he). semuanya beres cuman dia agak mikir
tentang satu benda yaitu bumbu masak masako rasa sapi. yup.... kata2 sapi
itu yang dia bikin carriernya jadi gak beres.

antara percaya gak percaya dia mengikat masako rasa sapi tersebut di batang
pohon yang abis ditebang dengan karet gelang plus permen karet yang dia
makan sambil berguman klo dia nanti akan mengambil lagi waktu turun.
yang bikis kesel, setalah kejadian masako tersebut, dia berjalan kenceng
banget malah-malah temen-temen yang lain bisa dia kejar.

kejadian berikutnya menimpa teman kami yang lain waktu turun dari puncak.
tiba2 dia merasa klo kakinya sakit sekali (kayak abis lari naik turun tangga
100 kali he he...) sampe-sampe gak sampe10 menit jalan dianya mesti minta
istirahat. kata temen yang beriringan denga dia, temenku yang sakit itu
waktu naik sempet mengucapkan klo gunung agung ini jalannya enak banget gak
seperti gunung rinjani yang baru kita daki. mungkin sikap yang meremehkan
ini yang bikin dia jadi 'lumpuh' kayak gini.

walaupun susah payah, akhirnya kami (7 orang) sampe juga kembali ke pos
terakhir. omong2, masako rasa sapi tersebut ternyata sudah ilang walaupun
karet gelang dan permen karetnya masih menempel erat di batang pohon tempat
ditinggalnya bumbu masak tersebut.

gresik
jiem

----- Original Message ----- 
From: "::Aris " <[EMAIL PROTECTED]>
To: <[email protected]>
Sent: Wednesday, March 16, 2005 9:57 AM
Subject: RE: [indobackpacker] Tentang merbabu, klenik merbabu...


>
> Hahaha... Mba ambar,  setuju sekali.....  Sama seperti saya,
> Saya dulu suka sekali naik gunung keroyokan, bukan hanya rame di Bus,
> kereta, tapi gunung pun..... Tak ketinggalan...hehe!
>
> Bener banget, tak heran.. Kalau di gunung.. Kita akan ketemu banyak
grafitti
> of love.. Hehehe!
>
> Misalnya.
> Ada teman yg bangga, bisa motret orang baduy dalam....
> Padahal aturannya sudah di jelaskan dengan sejelas2x nya, di larang motret
> ketika anda berada di baduy dalam.
>
> Yach, begitulah kita...
>
> Eh, iya.... Ada yg punya kisah unik tentang klenik gunung???
> Cerita dong....
>
> Salam
>
> ARIS
>



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Give the gift of life to a sick child. 
Support St. Jude Children's Research Hospital's 'Thanks & Giving.'
http://us.click.yahoo.com/5iY7fA/6WnJAA/Y3ZIAA/yppolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Indonesian Backpacker Communities
visit our website at www.indobackpacker.com
"No Spamming or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately"
 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke