Kalau jalan2 di china, enaknya, harga kamarnya masih banyak yang murah2 tapi
sangat layak buat akomodasi. Dalam 21 hari perjalanan kami yang terus
bergerak dan berpindah-pindah, membuat kami lebih sempat mengenal hotel2
mereka di berbagai propinsi, kota besar dan kecil, dari yg bintang 5
sampai yg kelas 'mbek  .....

Harga kamar yang kami bayar (berdua, disebut doble bed atau twin) umumnya
sekitar 60 yuan - 150 yuan (1 yuan = Rp 1.250,-), tapi rata2nya sekitar 90
yuan. Itu sudah dapat kamar bersih, dapat handuk, ada a/c (kalau pas musim
panas), ada heater (kalau pas musin dingin), kadang ada amenities-nya juga,
dapat thermos air panas, teh celup, gelas, dan TV, kamar mandi di dalam
dgn closet duduk, water heater, kadang disediakan electric bed (penghangat
tempat tidur biar nggak kedinginan). Lengkap kan ....???!!!

Harga tersebut adalah harga go show yg memang umum dilakukan, kecuali hotel
bintang banyak yg bisa di booking (beli) via on line yg umumnya juga
sangat muahaaaal sekaleeee (diatas 500 yuan, kadang dalam USD buat orang
asing).

Biasanya saat kami mencari hotel, check dulu rekomendasi dari lonely planet
- China atau sumber website backpacker lainnya berikut komentar2nya.
Biasanya hotel yg direkomendasikan memang bisa menerima orang asing (nggak
semua hotel bisa menerima orang asing lho), letaknya biasanya di tengah kota
yg strategis (dekat setasiun bis/KA). Tapi itu hanya acuan, karena edisi
informasinya ketinggalan 2-4 tahun, kadang sdh ada hotel baru yg lebih bagus
dan tdk tercatat, nah biasanya kami suka coba yg lebih baru, krn fasilitas
pasti lebih baru, biasanya closetnya juga sdh duduk dan lebih bersih, dgn
harga yg kadang lebih murah  ......

Setelah kami putuskan, kami coba dulu telpon, karena hotel2 tertentu yg
direkomendasikan lonely planet suka penuuuuh tumplek blek nggak ada kamar
lagi. Kalau okey, kita tanya ada kamar atau tidak, lalu berapa harganya,
kalau masih masuk budget kami, langsung go ...

Kalau kita tiba di receptionist hotel kelas super melati, biasanya kondisi
receptionist biasa saja krn dikelola oleh keluarga, kita selalu meminta
melihat kondisi kamar dan juga kamar mandinya dulu, ini hal biasa sih. Kita
biasanya prioritas sama kamar mandinya, masih bisa diterima dgn standard
kita atau tidak? diluar (kamar) atau di dalam kamar? Biasanya sih masih
masuk standard kita. Kalau kita setuju, kita harus isi formulir, tunjukin
paspor, bayar dimuka dan ditambah deposit yg nggak ada standardnya kadang
hanya 10 yuan, umumnya 100 yuan buat deposit yg kita bisa ambil lagi saat
check out (pegang baik2 bukti tanda terimanya).

Kalau hotel yang lebih keren, biasanya receptionistnya dijaga sama karyawan
hotel, dan ada daftar tarif hotel dipajang (kayak pajangan daftar kurs uang
asing di hotel2 di indonesia). Disitu tertera official rate bermacam-macam
kelas kamar. Ada tulisan common room artinya satu kamar diisi beberapa orang
(4-6 orang), bayarnya per orang, kalau bhs inggrisnya doormitory, harganya
sekitar 20-30 yuan/orang, jadi yg dijual per orang bukan per kamar.

Ada juga tulisan o'clock room, nah yg ini kamar jam2an, harga standard
adalah 100 yuan per jam, nggak boleh lebih ....!!! o'clock room ini boleh
dibilang umum sekali di berbagai hotel yang agak keren, kalau di kelas
melati (dikelola keluarga) agak jarang saya temui. Oh ya, dari pengamatan
saya, pelacuran atau BBS atau semacam2 itu juga sdh sangat mewabah di china.
Di Shanghai, diluar hotel kalau butuh, banyak calo2 yg menunggu anda di
jalanan. Bahkan di Xinjiang, disebelah hotel kami adalah lokasi khusus
penyaluran "kepusingan". bahkan jangan heran, bila anda menginap sendirian,
akan ada suara yg bening menelpon kamar anda menawarkan teman untuk melalui
malam itu ........ (kalau ngerti yg diomongin, kan bhs china). Tapi, 15
tahun yg lalu pun prostitusi sdh saya lihat sendiri koq. Di satu cafe hotel
di pusat kota guangzhuo, saat menunggu kereta ke hongkong, di siang hari
bolong, saya saja dideketin dan dipaksa wanita yg penampilan eksekutif,
 cuantiiiiiiik sekali seperti Lin Chin Sia (diva cantik hongkong era 90'an)
untuk pergi kerumahnya .....

Tapi official rate hotel itu bukan harga yg di charged ke kita, biasanya
malah jauh dibawah dari itu. Misalnya tercantum 240 yuan tapi kita hanya di
charged 120 yuan atau 150 yuan. Itu harga net, nggak ada lagi pajak2 lainnya
.... wuihhhh uenak sekali belanja di china nggak pernah kena pajak atau tax
& service sejenisnya ...... kecuali tiket pesawat .... Breakfast nggak
termasuk, kecuali di hotel bintang banyak .... Tapi mending nggak sama
breakfast, soalnya, makanannya rasanya buat saya payah banget, dan nggak
banyak yg disajikan. paling yg kemakan hanya nasi gorengnya dgn telor goreng
dan minum juice-nya serta bread. Bubur ayamnya nggak enak, lainnya begitu
juga .....

Hotel di China, sistim lantainya, kalau lantai dasar disebut lantai 1, 2,3
dst. Kalau hotel kecil biasanya nggak sampai 5 lantai, umumnya 2-3 lantai.
nah disana kalau s/d 5 lantai nggak pakai lift. Makanya kalau kebagian yg di
lantai 5, dijamin, kalau sdh masuk kamar nggak mau keluar, kalau sdh keluar
kamar nggak mau balik ke kamar. Pokoknya dijamin sehat deh naik turun 5
lantai seperti pengalaman kita di Kashgar .....  Apa lagi kalau bawaannya
travelling bag besar pakai roda yg nggak bisa dibawa di punggung, beraaat
lagi, dijamin sumpah2 serapah dapat kamar di lantai 5 ..... ha5x ....

Di sebagian hotel kelas melati ini, disetiap lantai biasanya ada semacam
penjaga setiap lantai umumnya wanita. Ada kamar khusus u/ mereka di setiap
dekat tangga yg jadi tempat tidur mereka juga. Mereka juga adalah house
keeper untuk setiap kamar. Kalau jaman dulu, 15 tahun yg lalu, bahkan saat
menginap di hotel besar dan berbintang, disetiap lantai ada petugas penjaga
(laki2) yg mengawasi aktivitas di setiap lantai. Kunci kamar dipegang sama
dia. Kalau kita mau masuk kamar, dia yg akan membukakan lalu kunci akan
dibawa dia lagi. Orang lokal dilarang masuk kamar atau sekamar dgn orang
asing. Oh ya dulu ada aturan kalau kita ketangkep kering sama orang lokal
lain jenis akan didenda sekitar 1000-2000 yuan !!! Tapi saat kemarin
kesana, peraturan itu kayaknya sdh nggak ada lagi ya .... ?

Ketatnya aturan itu, 15 thn yg lalu di guangzhou saya lihat sendiri saat
ketemu sama sepasang kekasih (laki orang china, wanita orang hongkong) yg
ketemu mrk di malam larut, terus berjalan mencari kamar hotel yg mau
menerima mereka, karena semua hotel menolak mereka ...

Tapi kalau hotel berbintang, yg besar2 dan berlantai buanyaaak, enak, kita
tinggal pencet lift aja ..... langsung masuk kamar dan tidak ada penjaga
disetiap lantainya .... Oh ya, hotel berbintang banyak ini juga ada yg
menawarkan common room juga (doormitory). Kalau pergi sendiri, ingin menekan
biaya akomodasi, dapat fasilitas hotel berbintang, tapi mau sharing kamar
sama orang lain, nggak masalah mandi di kamar mandi luar, ini bisa jadi
alternatif yg smart yg perlu dipertimbangkan. Kalau berdua atau lebih sih
mendingan ambil kamar twin atau double bed saja ...... Kalau fasilitas hotel
seperti ini sih standard2 hotel berbintang spt di Indonesia saja.

Kalau ke hotel2 di china, ada fasilitas yg paling saya suka .... Apa itu?
Mesin pembersih sepatu. Di setiap sudut hotel biasanya ada mesin
penyikat/pembersih sepatu. Kita nyalakan mesinnya, lalu kita tinggal
masukkan sepatu kita, dan mesin akan membersihkan debu2 dan kotorannya ....
gratis ....

Tip penting mencari akomodasi di china adalah kita wajb punya buku traveling
semacam lonely planet, yg memberi informasi nama hotel (dlm inggris dan
tulisan china), letak, harga, dan peta sederhana lokasinya, sehingga kita
tahu apa yg kita mau..... Sehingga kita tidak terjebak oleh "touts" yg bisa2
malah menjebloskan kita, khususnya kalau kita ke Yangshou, kota yg
sangaaaaaat komersial dan ladang empuk "touts" bagi turis2 lugu ....!!!

Ossy'81 (101/85)


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke