Katherine, Senang sekali membaca ulasan anda tt hal ini. Memang sebagai salah satu pangsa pasar utama :) komunitas ini merasa butuh utk mengetahui kemana aja larinya uang yang kami bayarkan. Bukan apa-apa. Sepertinya teman2 di sini setuju untuk mengatakan bahwa kami peduli akan kelestarian TN terutama Komodo ini. Dan kepercayaan itu sulit utk di dapat di indonesia. Ya seperti banyak cerita dari anak2, ngomongnya sih duitnya buat membangun fasilitas setempat. Tapi siapa yg tahu kalau ternyata duitnya masuk kantong pribadi khan? kagak ada audit, lembaga LSM terkenal juga tidak, adanya cuma perseorangan pribadi. Mungkin sulit bagi saya buat minta data keuangan audit. Paling mantek juga ya lihat reputasi Lembaga donor di belakang anda. Nah reputasi ini sih yg saya lihat paling penting untuk dipertahankan.
Selamat buat penjelaan ini dan saya pribadi mendukung upaya anda sekalian dalam melestarikan TN Komodo ini. Mudah-mudahan daku bisa datang kalau putri naga komodo mengadakan program diskon hehehe. namanya juga backpacker yah. rgd, Joe ----- Original Message ---- From: Katherina Tjandra <[EMAIL PROTECTED]> To: indobackpacker milist <[email protected]> Sent: Thursday, September 13, 2007 1:43:32 PM Subject: [indobackpacker] Taman Nasiona Komodo kini Dear moderator, mohon ijin untuk memposting email di bawah. Mudah-mudahan bisa menambah informasi buat rekan2 sekalian para backpackers dan traveller tentang Komodo. salam, katherina marine science coord. PT.Putri Naga Komodo Dear rekan-rekan Indobackpackers… Terima kasih banyak atas masukan dan pertanyaan yang sangat baik ini. Kami sadar, kami masih punya banyak PR, terutama dalam mengkomunikasikan berbagai kegiatan dan kebijakan yang diberlakukan di Komodo, terutama kebijakan CCF (Contribution to Conservation Fund / Dana Kontribusi Konservasi). Untuk itu, mudah-mudahan rekan-rekan tidak keberatan jika saya mencoba memulai arus komunikasi, terutama untuk para wisatawan lokal, melalui milis ini. Agak panjang nih… gak pa2 ya… Agak-agak susah memang menjelaskan tentang Komodo. Pengelolaan di Komodo saat ini merupakan model pengelolaan kawasan konservasi yang baru pertama kali dilakukan Pemerintah Indonesia (dlm hal ini Departemen Kehutanan, Dirjen PHKA), yaitu menggunakan pendekatan kolaborasi. Memang pengelolaan berbasis kolaboratif sudah pula dijalankan oleh beberapa taman nasional yang lain, tapi tidak dalam skala yang sebesar dan sekompleks ini. Sebuah model ideal yang, terus terang saja, sering dihadang banyak tantangan dalam menjalankannya, apalagi dalam menjelaskannya dengan kata-kata. (Yang paling enak adalah rekan-rekan datang ke sini, dan dijelaskan sambil meninjau lokasi-lokasi dan melihat program-program... baru lebih mudah dimengerti... but, I’ll try my best, selama pada gak bosen bacanya...) "No SPAMMING or forwarding unrelated messages, you will be banned immediately" Indonesian Backpacker Communities visit our website at www.indobackpacker.com backpacking trip visit http://backpacking.indobackpacker.com Photogallery visit http://photogallery.indobackpacker.com "Sebelum membalas email, Mohon potong bagian yang tidak Perlu dan kkutip bagian yang perlu saja" Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari Virus dan Menghemat Bandwidth. - Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED] - No-email/web only: [EMAIL PROTECTED] - menerima email: [EMAIL PROTECTED] - berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] - Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
