Ya kalau masalah ini mah bisa diakali. banyak penerbitan di internet memakai format PDF. Jadi tinggal di down load dan print sendiri-sendiri beres. Sama ajah. Mereka juga punya iklan dst. cuma format elektronik ajah yg murah meriah. Toh pangsa pasar IBP adalah para pengguna internet. Warnet murah meriah dan tersedia dimana2. Jadi kalau misal pengen pergi ke karimun jawa, tinggal browse majalah IBP edisi sekian, download, print dan tinggal bawa tuh majalah ke karimun.
----- Original Message ---- From: Sophie Nurbani <[EMAIL PROTECTED]> To: Indobackpacker <[email protected]> Sent: Wednesday, October 3, 2007 3:14:37 PM Subject: RE: [indobackpacker] Re: Buka Puasa Bersama IBP Jakarta (reminder) Kira-kira sebulan yang lalu saya japri ke Mas Aris, gimana kalau IBP mencetak tabloid. Sekarang ini berjamur segala rupa tabloid yang sudah sangat segmented. Jangan takut bersaing dengan majalah Tamasya, karena pasti segmen pasarnya berbeda. Mas Aris bilang ada kendala di percetakan, terutama masalah pembiayaan. ____________________________________________________________________________________ Take the Internet to Go: Yahoo!Go puts the Internet in your pocket: mail, news, photos & more. http://mobile.yahoo.com/go?refer=1GNXIC
