nge-backpack gratis itu yang aku impikan selama ini. untuk pencarian dana sekarang lagi kepikiran bikin proposal buat keliling indonesia. cuma kendala yang ada sekarang gimana mau keliling indonesia wong aku orang kantoran biasa. yang cuma punya 12 hari dlm setahun untuk cuti.
aq sering banget bertanya2 sendiri, org2 yang suka keliling2 gitu apa mereka meninggalkan kerja kantoranny ya trus kerjaanya apan sich. kok bisa ya. aq sendiri kalo liburan paling cuma bisa sehari-duahari kalo lebih dari itu harus mengambil jatah cuti tahunan. berdasarkan cerita pak aris tentang pak sugiono yang butuh waktu 2 bulan untuk jalan kaki ke ujung kulon berarti harus meninggalkan kerjaanny selama itu. cutikah dia atau malah resign dari kerjaanya. mohon maaf kalo pertanyaanq kurang berkenan. tapi emang seperti itulah yang aku pikirkan. kalo tentang jalan kaki dari sini kesono, sepedaan, bagiq itu bisa aja, tapi yang jadi kendalaq adalah waktu yang harus dialokasikan dengan jadwal kerja. kepikiran juga mau ganti profesi dari engineer yang kantoran menjadi engineer yang surveyor/inspektor atau bahkan dari engineer menjadi pembawa acara pelancong (he..he..he..). sekali lagi mohon maaf jika kurang berkenan. menyinggung tentang survival, mau share pengalaman dikit. dulu jaman kuliah pernah ikut diklatsar pecinta ala di kampus. pas waktu diklat lapangannya dalam schedule yang ada dalam 1 hari itu aja para peserta diwajibkan menyerahkan semua logistik yang dibawa kepanitia. kemudian kita dibawa ke suatu lembah pringgodani namanya di lereng gunung arjuno, kemudian kita diminta untuk membuat masakan dari tumbuh2an yang ada disekitar lembah. semua peserta juga diminta untuk memanfaatkan ilmu meng-inventarisir tanaman2. kita diwajibkan juga menyebutkan nama tanaman2 apa yang kita makan, beruntung gak disuruh menyebutkan nama latinnya. he...he...he... waktu itu kelompokkq menggunakan akar2 tumbuhan apa gitu aq gak tahu nama tumbuhan. aq gak peduli namanya yang penting aq bisa makan. ini karena salah satu temen sekelompokq ada yang perbendaharaan pengetahuan tentang jenis tumbuhannya cukup banyak. akhirnya oyot2an (akar2an) itu bisa disulap menjadi masakan yang cukup enak(ya iyalah di hutan apa aja yang penting bisa dimakan jadi enak). akibat ketidaktahuanq tentang nama jenis tumbuhan itu aku dihukum push-up 2 set oleh instruktur2q. sejak saat itu aq baru tahu kenapa aq mesti belajar tentang jenis tumbuh2an.(waktu diklat ruang aq sebel banget krn harus belajar nama2 tumbuhan, pikirq aq sekolah teknik ngapain harus belajar yg beginian). yang hebat lagi kelompok lain, mereka selain menggunakan tumbuhan sebagai survival juga menggunakan cacing tanah yang kemudian di oseng2 (hieeeee,,,,,mana mau aku makan begituan)tapi kata temen2q enak2 aja kok. kalo diingat2 sekarang keren juga kali ya makan cacing dihutan, tp kalo pas ngelakuin pikir beberapa kali.he...he..he... gitu aja dech sori kalo kepanjangan. warm, melly. ----- Original Message ----- From: Aris To: [email protected] Sent: Thursday, April 03, 2008 6:12 PM Subject: [SPAM] [indobackpacker] Nge Backpack dengan Free alias Gratis.. Beberapa waktu lalu, ada yang iseng tanyakan tentang Bagaimana bisa nge backpack gratis, Sekedar share, kemarin saya backpacking ke Ujung Kulon, untuk menghemat Biaya Backpacking ke ujung kulon, harus jalan kaki... Tentu, harus juga berani jalan kaki Sendiri, kalau mau naik Bus.. Anda hanya perlu Rp. 100.000 Ongkos JKT-TMN Return Untuk logitik bawa dari rumah, dan siapkan alat pancing untuk tambahan lauk! Mau coba? Nah, kalau pak Sugiono, saya ketemu Pak Gion bener2 gratis, dia sudah keliling jawa Selama hampir 3 tahun dengan jalan kaki, butuh waktu 2 bulan jalan kaki Dari rumahnya hingga ke Ujung Kulon, tepatnya syanghyang sirah, katanya Kalau lewat Ndeso, dia selalu ketemu orang baik yang memberi tempat bermalam Bahkan Makan, tapi kalau lewat Kota apalagi kalau lewat jakarta di sering di kata-katai Orang Gila, dan harus berpuasa! Walaupun dia bilang Dia suka dengan jalan aspal nya, halus katanya.. Dan nggak bikin sakit telapak kaki
