mau backpack keliling dunia...bisa aja, temenku orang perancis udah jalan 
keliling dunia ( setelah dia menyelesaikan sekolah S3) dan setelah kerja 1 
tahun buat ngumpulin uang secukupnya, dia berangkat ninggalin negara buat 
memulai mimpinya.. (meninggalkan kerjaa, family dan hidup nyaman) dan dalam 
backpack dia targetnya keliling dunia tidak mengeluarkan biaya transportasi, so 
yg dia lakukan adalah menumpang truck/bus/mobil pribadi dan kalau harus 
mengarungi lautan dia akan cari tumpangan kapal entah jadi crew or apa saja dan 
dia akan mencari orang yg bisa memberikan tumpangan buat tinggal/tidur ditujuan 
yg akan dia tuju.  Dan modalnya hanya informasi webiste dari Hospilaity club ( 
banyak website pertemanan yg dia ikutin) dan dia akan menceritakan tujuan dan 
maksudknya kalau dia akan mencari tumpangan tempat tinggal... dan tentunya 
mental  yg kuat dan good attitude.... dan kerja sambilan yg dia lakukan untuk 
biaya hidup sehari-hari selama dia keliling
 dunia ( dia kerja part time sewaktu dia tinggal di USA & Australia).
 
Selama dia di Indonesia dia banyak dapat bantuan dari polisi dan supir truck 
untuk mencapai daerah selanjutanya.
 
Akhirnya setelah 5 tahun akhirnya end of 2007 temenku sudah sampai kembali ke 
perancis dan tentunya banyak cerita yg dia dapat, dan dia sekarang dapat 
contract untuk menulis buku dan film diperancis sana, selama 5 tahun perjalanan 
keliling dunia ( non stopp) dia banyak bertemu tokoh2 dunia dari Gosh Buss 
sampai dengan tokoh utama tibet Dailama..
 
1 hal yg saya pelajari dari dia, backpacker keliling dunia mungkin saja, hanya 
tidak akan gratis begitu saja, modal pendidikan tetap diutamankan, mental kuat 
dan kodisi badan prima dan tentunya kecerdikan otak tetap diperlukan....dan 
tentunya kemudahan yg didapat temen saya itu krn dia warga negara perancis 
banyak negara yg dia kunjungi tidak mengharuskan dia apply Visa ( sewaktu di 
America/australia/new zealand) dan 1 hal yg sangat hebat dengan cara backpacker 
dia juga bisa sampai di ANTARTICA..alias sampai ke kutub utara....dengan 
menumpang gratis ke kapal yg membawa dia sampai sana... jadi selama 5 tahun dia 
keliling dunia semua terwujud dengan cara menumpang untuk transportasinya...
 
so buat semua yg mau keliling dunia, pesanku...semua pasti bisa anda lakukan, 
carilah informasi sebanyak-banyaknya dari orang-orang yg pernah melakukannya 
dan tidak pernah menyerah dan takut menghadapi kendala dan tentunya tidak 
pernah takut kerja keras dan hidup lumayan nggak nikmat alias tidur disembarang 
tempat or numpang mobil yg nggak enak juga...
 
Iin 
 


 
----- Original Message ----
From: Melly Damayanti <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, April 4, 2008 11:49:51
Subject: Re: [indobackpacker] Nge Backpack dengan Free alias Gratis..

nge-backpack gratis itu yang aku impikan selama ini. untuk pencarian dana 
sekarang lagi kepikiran bikin proposal buat keliling indonesia. cuma kendala 
yang ada sekarang gimana mau keliling indonesia wong aku orang kantoran biasa. 
yang cuma punya 12 hari dlm setahun untuk cuti.

aq sering banget bertanya2 sendiri, org2 yang suka keliling2 gitu apa mereka 
meninggalkan kerja kantoranny ya trus kerjaanya apan sich. kok bisa ya. aq 
sendiri kalo liburan paling cuma bisa sehari-duahari kalo lebih dari itu harus 
mengambil jatah cuti tahunan. berdasarkan cerita pak aris tentang pak sugiono 
yang butuh waktu 2 bulan untuk jalan kaki ke ujung kulon berarti harus 
meninggalkan kerjaanny selama itu. cutikah dia atau malah resign dari 
kerjaanya. mohon maaf kalo pertanyaanq kurang berkenan. tapi emang seperti 
itulah yang aku pikirkan. kalo tentang jalan kaki dari sini kesono, sepedaan, 
bagiq itu bisa aja, tapi yang jadi kendalaq adalah waktu yang harus 
dialokasikan dengan jadwal kerja.
kepikiran juga mau ganti profesi dari engineer yang kantoran menjadi engineer 
yang surveyor/inspektor
atau bahkan dari engineer menjadi pembawa acara pelancong (he..he..he. .). 
sekali lagi mohon maaf jika kurang berkenan.

menyinggung tentang survival, mau share pengalaman dikit.
dulu jaman kuliah pernah ikut diklatsar pecinta ala di kampus. pas waktu diklat 
lapangannya dalam schedule yang ada dalam 1 hari itu aja para peserta 
diwajibkan menyerahkan semua logistik yang dibawa kepanitia. kemudian kita 
dibawa ke suatu lembah pringgodani namanya di lereng gunung arjuno, kemudian 
kita diminta untuk membuat masakan dari tumbuh2an yang ada disekitar lembah.
semua peserta juga diminta untuk memanfaatkan ilmu meng-inventarisir tanaman2.
kita diwajibkan juga menyebutkan nama tanaman2 apa yang kita makan, beruntung 
gak disuruh menyebutkan nama latinnya. he...he...he. ..
waktu itu kelompokkq menggunakan akar2 tumbuhan apa gitu aq gak tahu nama 
tumbuhan. aq gak peduli namanya yang penting aq bisa makan. ini karena salah 
satu temen sekelompokq ada yang perbendaharaan pengetahuan tentang jenis 
tumbuhannya cukup banyak. akhirnya oyot2an (akar2an) itu bisa disulap menjadi 
masakan yang cukup enak(ya iyalah di hutan apa aja yang penting bisa dimakan 
jadi enak).
akibat ketidaktahuanq tentang nama jenis tumbuhan itu aku dihukum push-up 2 set 
oleh instruktur2q.
sejak saat itu aq baru tahu kenapa aq mesti belajar tentang jenis 
tumbuh2an.(waktu diklat ruang aq sebel banget krn harus belajar nama2 tumbuhan, 
pikirq aq sekolah teknik ngapain harus belajar yg beginian).
yang hebat lagi kelompok lain, mereka selain menggunakan tumbuhan sebagai 
survival juga menggunakan cacing tanah yang kemudian di oseng2 (hieeeee,,,, 
,mana mau aku makan begituan)tapi kata temen2q enak2 aja kok. kalo diingat2 
sekarang keren juga kali ya makan cacing dihutan, tp kalo pas ngelakuin pikir 
beberapa kali.he...he. .he...

gitu aja dech sori kalo kepanjangan.

warm,
melly.

----- Original Message ----- 
From: Aris 
To: indobackpacker@ yahoogroups. com 
Sent: Thursday, April 03, 2008 6:12 PM
Subject: [SPAM] [indobackpacker] Nge Backpack dengan Free alias Gratis..

Beberapa waktu lalu, ada yang iseng tanyakan tentang
Bagaimana bisa nge backpack gratis,

Sekedar share, kemarin saya backpacking ke Ujung Kulon, untuk menghemat
Biaya
Backpacking ke ujung kulon, harus jalan kaki... Tentu, harus juga berani
jalan kaki
Sendiri, kalau mau naik Bus.. Anda hanya perlu Rp. 100.000 Ongkos JKT-TMN
Return
Untuk logitik bawa dari rumah, dan siapkan alat pancing untuk tambahan lauk!

Mau coba?
Nah, kalau pak Sugiono, saya ketemu Pak Gion bener2 gratis, dia sudah
keliling jawa
Selama hampir 3 tahun dengan jalan kaki, butuh waktu 2 bulan jalan kaki
Dari rumahnya hingga ke Ujung Kulon, tepatnya syanghyang sirah, katanya
Kalau lewat Ndeso, dia selalu ketemu orang baik yang memberi tempat bermalam
Bahkan Makan, tapi kalau lewat Kota apalagi kalau lewat jakarta di sering di
kata-katai
Orang Gila, dan harus berpuasa! Walaupun dia bilang
Dia suka dengan jalan aspal nya, halus katanya.. Dan nggak bikin sakit
telapak kaki

 



Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke