Mas Andree & teman2,

Hanya mencoba berbagi cerita, backpacking mungkin sudah semacam lifestyle so 
orang yg sudah berjiwa backpacker rela ngorbani yang mas sebutkan tersebut demi 
memuaskan sisi itu. Tapi kembali ke masing2 orang sih, masih banyak yang 
mencoba mapan & menanggung keluarga tanpa melupakan hoby backpacking tersebut. 
Dan memang banyak juga yang rela "habis2an" demi hobi berbackpackingnya. Dan 
menurut saya semua orang bisa koq untuk menjadi backpacker "just begins the 
first step". Dan backpacking juga bisa dengan biaya yang murah asal bisa 
menerapkan berbagai tip dan triknya saja, misalnya coba mulai dari lingkungan 
terdekat. Dulu waktu SD saya mulai hobi backpacking tersebut dengan bersepeda 
ke kelurahan tetangga dan terus menambah jarak dan begitu seterusnya. Banyak 
manfaatnya koq.

Regards,

Hendra Saputra
Expedition "Menemukan yang hilang"


________________ Reply Header ________________
Subject:        [indobackpacker] Hobi Adventure/Jalan-jalan mengorbanan 
kemapanan di masa depan
Author: Stefanus Andree TW <[EMAIL PROTECTED]>
Date:           09th September 2008 09:44

Pleasure is a Precious thing...
 
Itu lah yang saya dengar dari teman kantor di sebelah saya.
Singkat, namun tepat.
 
Saya tidak pandai menulis, tapi saya coba tuangkan apa yang saya maksud dalam 
corat coret sederhana ini.
 
Kerap kali saya terheran-heran dengan beberapa teman di indobackpacker. Mereka 
seperti punya sayap, bebas pergi kemana pun mereka mau. Dan memang terlihat fun 
sekali.
Sering kali saya bertanya dalam hati, bagaimana mereka merencanakan masa depan 
mereka jika setiap kali mereka jalan-jalan terus. 
Bahkan baru-baru ini saya baca ada istilah 'mumpung masih muda, hayo keliling 
dunia'. Yah mungkin tidak persis seperti itu, tapi kira-kira itu lah maksudnya.
Dan juga, ada ide untuk bekerja di luar negeri dan dananya dipakai untuk 
jalan-jalan.
 
Tidak ada yang salah memang, dan saya tidak bertujuan menyalahkan sesuatu atau 
siapapun.
Hanya saja, kalau saya merencanakan kerja di luar negeri, itu sudah terbayang, 
bagaimana dan berapa yang harus saya cari. Berapa yang harus saya sumbangkan ke 
orang tua saya. Dan lain-lain.
Jalan-jalan, mungkin adalah kegiatan yg dapat dilakukan 1 tahun sekali.
 
Jika memungkinkan, saya juga ingin punya sayap dan terbang kemana pun saya mau, 
yah.. seperti yang beberapa teman lakukan. Melihat keindahan-keindahan dan 
keunikan dari dunia.
 
Tapi bagi saya sekarang ini, Adventure adalah sesuatu yang akan mengorbankan 
kemapanan di masa depan. Yah... sejak saya orang yang pas-pas an dan 
bertanggung jawab atas kehidupan keluarga (orang tua) saya.
 
Mungkin dari teman-teman 'bersayap' ada yang bisa sharing, mengenai hal ini, 
bagaimana kalian fun dan membuat segala sesuatunya aman bagi masa depan kalian.
 
*Teman-teman 'bersayap' yang saya maksud adalah orang-orang yang kegiatannya 
bisa dikatakan adventure terus, yah... seperti mbak tari mungkin. Dia bisa 
lompat dari satu tempat ke tempat lainnya, kalau saya, pasti sudah mikir 
masalah beaya, dan sisa umur produktif saya kalau mau dihabiskan 1 tahun tuk 
adventure sambil kerja di Ausi misalnya...
 
Yah smoga bahasa pas-pas an saya bisa menyampaikan apa maksud saya ke 
rekan-rekan pembaca. Thx
 
Regards,
 
Andree
 


      

[Non-text portions of this message have been removed]


------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja

Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari virus dan menghemat 
bandwidth.

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

- Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
- No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
- menerima email: [EMAIL PROTECTED]
- berhenti dari milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED]
- Begabung kembali ke milist kirim email kosong : [EMAIL PROTECTED] Groups Links





Kirim email ke