Halo Rustini, 

Tepat sekali. Promosinya itu lho.Gak heran, krn Malaysia punya duit. Producer 
CPO terbesar dan minyak, padahal jumlah penduduknya Cuma 25 juta orang. 

Memang kita mesti traveling ke Negara tetangga Asia Tenggara, melihat bagaimana 
 Negara2 yang resource-nya mirip berjuang hingga mencapai ke keadaannya 
sekarang. Tapi lebih asik kalo ke tempat yang budayanya ‘asing’ sekalian, bukan 
Malaysia  

Kalo tujuannya untuk tamasya saja, menurut saya Indonesia lebih various dan 
dengan harga yg lebih terjangkau. Singapore menurut saya biar gimana budayanya 
masih lebih ‘beda’ dibandingkan Malaysia.  Di KL tentu saja saya bukan Cuma ke 
petronas dan mesjid jame spt yang saya tulis di email, itu hanya menceritakan 
kesan di KL secara keseluruhan setelah mblusuk2, yaitu : gak ada apa2nya. Kalo 
mau yg extravaganza mungkin ke Putra Jaya daripada KL, tapi dari segi budaya 
Melayu tetap saja saya lebih memilih menghabiskan waktu di dusun teman di 
Sumatra Barat dari pada di kota besar Malaysia. 

Kalo memang ingin ke Malaysia, buat saya yang paling berharga saat mblusuk2 di 
Malaysia justru adalah ‘refleksi’, bagaimana Negara ini pernah mendatangkan 
dosen2 dari Indonesia dan terngiang-ngiang bagaimana Mahathir Muhammad pernah 
bilang di TV, “Saya ini Soekarno Kecil……” dan Malaysia jadi negara paling 
bersih korupsi no. 2 di Asteng dibawah pimpinannya,  bagaimana Negara yang 
sama2 banyak ras Melayunya bisa gak korupsi  walapun sopir taksi yang saya 
tumpangi di KL merutuki Malaysia mulai marak korupsi setelah bank2 diserahkan 
kepada pribumi, bagaimana Singaporean singitnya minta ampun sama Malaysia dan 
sopir taksi Singapore pernah bilang ke saya : “Indonesia is Malay baik”, karena 
seperti ditulis Puguh Imanto, “Why Malaysia built a LRT (sejenis subway train) 
? Because Singapore has one. Why Malaysia built a Monorail? Because Singapore 
hasn’t had one. How to make Malaysian queuing up? Tell them that Singaporean do 
so”., dan
 membaca bagaimana TKI kita menurut peraturan tidak boleh pulang selama dua 
tahun dan selama itu gaji tidak diberikan padahal OFW Philipine tidak ada 
peraturan spt itu dan gajinya dua kali lipat (ada di buku panduan para expat di 
Malaysia, how to hire pembantu TKI dan OFW), bagaimana saat shalat Ied Mesjid 
Negare penuh dengan para TKI yang khusuk berdoa dan dalam doanya menyelipkan 
doa ingin pulang,  mendengarkan salah seorang diantaranya bertutur dengan suara 
rendah mengenai perjuangan hidupnya di Malaysia, dan melihat setidaknya isi 
setengah galeri2 di KLCC, KL Tower dst adalah handicraft dari Indonesia, 
dst….dst….dst….

Lalu bagaimana mempopulerkan Indonesia? Tulislah jurnal dlm bahasa Inggris di 
virtualtourist.com, couchsurfing, dlsb….dlsb….

Salam, 

Tari

YM ID : [EMAIL PROTECTED]
http://kuntarini.multiply.com
http://profiles.friendster.com/kuntarini


--- On Sat, 9/27/08, rustini nukita ekorini <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> From: rustini nukita ekorini <[EMAIL PROTECTED]>
> Subject: Re: [indobackpacker] Re: jalan2 ke kualalumpur ( thanks)
> To: [email protected], [EMAIL PROTECTED]
> Date: Saturday, September 27, 2008, 9:45 AM
> WOW...!!! Thanks banget teman2 buat infonya ...lengkap
> banget & sudah kutengok semua WEBSITE-nya.
> 
> Berbagai komentar mulai dari pemula back packer ( sama
> seperti aku juga ) sampai yg sudah melanglang buana, ada yg
> excited hanya melihat sliweran bule sampai yang desperately
> karena gak ada apa2nya. Ok...i get the idea...
> 
> Memang sih kalo mau buang2 duit gaya2an mau belajar ke luar
> negri mungkin KL yg paling murah...atau gratis ...karena
> promosinya itu boleh la..
> Tapi kalo mau liat pulau & pantainya...disini lebih
> buanyak pilihan,
> kalo mau liat batu cave...sudah sering liat gong cave
> pacitan, gua maros yg ada lukisan manusia purbanya, gua
> pemakaman tator..
> kalo mau liat festival kavadi...itu kan sama seperti
> festival hindu tamil nadu di-tempat2 lain, coba klik di
> http://www.tamilnadu-tourism.com/tamilnadu-festivals/  aku
> malah pernah liat festival hindu sejenis di 7th ave new york
> city.
> kalo mau liat hutan lengkap dengan orang
> utannya...kalimantan ...masih ada kan...
> kalo mau chineese food yg di setting sampe nutup jalan
> dikotaku surabaya ada..
> kalo mau shopping branded...(walah mana ada branded jaman
> sekarang udah kebanyakan made in china semua) buanyak disini
> gak hanya dimangga dua.
> kalo mau liat angklung ...ya pilih yg orisinil doong, dst.
> 
> Jadi...( maaf bukan bermaksud merendahkan yang lain)
> intinya adalah PROMOSI-nya yg menarik , yg hebat.
> I wonder how much budget they spend for promotion ? atau
> aku rubah pertanyaanku Gimana kita bisa membantu pemerintah
> mempromosikan pariwisata Indonesia Visit dengan gratis (
> lebih hebat lagi kan )....orang kita kan banyak akal...pasti
> bisa...we will support all that stuff definitely...
> Misalnya, sambil ber-backpacking kita kasih flyer-nya Visit
> Indonesia atau jangan lupa stick di blog/ website kita, dst.
> Hey ...itung2 kan biar gak terlalu feel guilty sama devisa
> kita.
> 
> Wah..sudah terlalu jauh membahasnya...
> Thanks buat The Owners of IBP, Rini dwipatriani, Ivony
> Margaretta, Niniek, Amalia Nurrahmi, Diana, Erickson Jhon,
> Lucia, Sandi Taruni & Teman2 IBP lainnya dengan segala
> kerendahan hati kami mengucapkan :
> 
> " SELAMAT HARI RAYA IDHUL FITRI & MAAF LAHIR &
> BATHIN "
> 
> 
> Salam IBP,
> 
> NF
> 
> 
> 
> 
>       
> 
> ------------------------------------
> 
> Indonesian Backpacker Community
> visit our website at http://www.indobackpacker.com atau
> bisa juga di http://www.backpacker-indonesia.info/
> 
> 
> Silakan membuka arsip milis
> http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   untuk
> melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.
> 
> No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
> Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari Jumat. 
> 
> Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak
> perlu dan kutip bagian yang perlu saja
> 
> Milis tidak bisa menerima ATTACHMENT, untuk menghindari
> virus dan menghemat bandwidth.
> 
> Cara mengatur keanggotaan di milis ini :
> 
> - Satu email perhari: [EMAIL PROTECTED]
> - No-email/web only: [EMAIL PROTECTED]
> - menerima email: [EMAIL PROTECTED]
> - berhenti dari milist kirim email kosong :
> [EMAIL PROTECTED]
> - Begabung kembali ke milist kirim email kosong :
> [EMAIL PROTECTED] Groups Links
> 
> 
> 

      

Kirim email ke