Ikutan nimbrung boleh yah....
ada beberapa faktor menurut saya kenapa pariwisata kita ini amburadul (walaupun
menurut saya walapun amburadul tapi menjamin beberapa objek wisata yang indah
dapat dikunjungi dengan murah).
Pertama, karena indonesia sangat luas dan sangat besar sehingga perlu
pemerintah daerah untuk memetakan tempat-tempat wisata yang ada di tempatnya
masing2. hal ini sepertinya tidak pernah di lakukan. sehingga dulu saya coba
menstimulasi para tripper (saya tidak menggunakan istilah backpacker karena
untuk mengakomodasi semua orang yang suka jalan/berpariwisata) untuk menggali
dan memetakan objek2 wisata di daerahnya masing2 dan membuat Journey untuk
mengeksplore daerahnya masing2. makanya saya menggagas membuat Jakarta Journey
yang Alhamdulillah berlangsung 2 kali (walaupun beberapa email yang masuk
kesaya sempat mencibir, apa yang mau di eksplore di jakarta? toh ternyata
banyak yang antusias ikutan tuh... bernostalgia ke TMII, norak-norakan di
monas, liat2 burung di pulau seribu, tinggal di pulau dll dsb). harapannya
setiap daerah juga membuat journey seperti ini, tapi kenyataannya sampai
sekarang sepertinya belum ada tuh......
Kedua, secara cost, berwisata keluar negeri mungkin lebih murah dan lebih
prestisius dibandingkan berwisata di dalam negeri. sekedar gambaran, penginapan
backpacker kualitasnya jauh lebih bagus dari pada penginapan di Indonesia dan
yang pasti mereka mengutamakan keamanan buat tamunya.
Ketiga, objek wisata kita yang akan sudah terkenal luas biasanya akan menjadi
sangat jorok, kotor, dan sangat.... komersil. sedangkan yang ingin kita jual
yah objek wisata tersebut, sedangkan objek wisata yang masih alami, indah dan
terawat hanya di ketahui oleh segelintir orang (komunitas) yang saling share
melalui mulut ke mulut, email ke email bukan melalui departemen pariwisata.
contoh nih: awal di temukannya dreamland di bali, tripper bule sangat
merahasiakannya karena khawatir jika di ketahui masyarakat lokal hasilnya akan
menjadi sangat komersil. sekarang liat hasilnya.....???? sudah gila-gilaan
komersilkan wilayah tersebut. salah satu contoh lagi.... sebuah pulau yang
ditemukan rekan2 divers yang memiliki alam bawah laut yang indah dekat dengan
Jakarta (yah ga jauh-jauh banget sih) akhirnya menjadi cottage mewah yang
sangat mahal sehingga rekan2 divers yang dulu setelah menyelam lalu kemping di
pulau tersebut menjadi tidak bisa berlabuh di
pulau tersebut karena harus bayar. (yah akhirnya pulau tersebut menjadi
cottage yang kurang terawat, abis mahal sih walaupun akhir ini jadi semakin
murah karena sering kasih promo dan penawaran. can you guest the island?)
Dll yang mungkin masih banyak hal-hal yang perlu di perbaiki.
Intinya sih saya mau bilang kalo mau mengangkat budaya dan pariwisata sekitar
kita, yah kita sendiri yang angkat nanti juga ngetop sendiri tuh budaya dan
pariwisata.
ditunggu daerah-daerah untuk mengadakan journey yang mengangkat budaya dan
pariwisata daerahnya masing-masing.
nanti kita tripper seluruh indonesia akan berbondong-bondong datang memeriahkan
acara. gimana ada yang berani???
Regards,
Bang Rik
penggagas Jakarta Journey.
[Non-text portions of this message have been removed]