Dear Backpackers,
Perkenalkan, saya anggota baru di milis ini - senang sekali bergabung dengan
komunitas yang mestinya dapat dijadikan referensi terpercaya untuk berbagai
informasi mengenai backpacking.
Pertanyaan saya berikut ini, mungkin pernah dibahas sebelumnya, jadi mohon maaf
jika demikian. Saya dan teman-teman (5 orang) rencananya akan backpacking ke
Kathmandu selama 1 minggu. Saya membutuhkan masukan dari backpackers lainnya
sehubungan dengan beberapa detail mengenai rencana ini
Saya berencana berangkat di bulan Mei, dari Jakarta ke Kathmandu dengan Thai
Airways via Bangkok
Harga tiket: $550-ish. Adakah alternatif yang lebih murah, misal: dengan Royal
Nepal Airlines dari Bangkok (Jakarta- BKK flight pakai Air Asia)? Tapi
bagaimana dengan reliability jadwalnya? Saya sudah mengecek jadwal Royal Nepal
flight dari Bangkok dan hanya ada hari Rabu. Ada yang punya pengalaman apakah
jadwal ini tertepati atau missed dan tercancel entah kapan? (teman saya punya
pengalaman terkatung-katung dengan Drag Air ke Bhutan via Bangkok, jadi agak
waswas, maklum cuti terbatas)
Rencananya kami akan mendarat di Kathmandu lantas (jika memungkinkan) masuk ke
Tibet
Sepertinya jalan darat tidak mungkin karena terbatas waktu (padahal
Friendship Highway sepertinya sangat menarik). Maskapai apa dan berapa ya,
harga tiket pesawat Kathmandu-Lhasa (round trip) paling murah?
Jika kita sudah punya visa China, apakah masih perlu permit khusus lagi untuk
masuk ke Tibet? Denger2 seperti itu, just need to reconfirm
Jika ya, bagaimana sistemnya? Seperti konsep visa on arrival kah? Apakah ada
prosedur khusus untuk pengunjung WNI?
Dari info beberapa forum chat backpacking asing, sepertinya harus menggunakan
jasa tour untuk memperoleh sang hyang permit ini. Validkah info ini? Jika ya,
berapa kira2 biayanya, dan berapa hari proses aplikasinya?
Denger2 lagi, sebenarnya sulit untuk mendapat permit masuk ke Tibet dari
Kathmandu akibat restriksi pemerintah China. Apakah lebih mudah untuk
mendapatkan ijin jika rutenya dibalik? Maksud saya, masuk Tibet melalui China,
lantas ke Kathmandu? Sehingga rutenya menjadi Jakarta - Beijing, naik kereta ke
Chengdu, apply permit di Chengdu, masuk ke Tibet, dan lantas ke Kathmandu?
Budget wise, apakah rute seperti ini jadinya akan mahal banget? Advice pls...
Terima kasih sebelumnya atas sharing infonya - sebenarnya saya masih punya
beberapa stok pertanyaan lagi mengenai trip ini, tapi masih dicicil :-)
salam,
-tereSita-
[Non-text portions of this message have been removed]