Bener banget...

Sesuatu terjadi memang enggak hanya memerlukan 1 pihak saja tapi lebih dari 1 
pihak terlibat
Malaysia memang serakah ( beda dengan rakus, kalau rakus ada batasnya sedangkan 
serakah tuh unlimtted, gak ada habisnya... )
but.... kalau kita introspeksi diri kita, kita juga banyak salah loh...
memandang budaya  n milik kita biasa - biasa saja tapi setelah tahu di curi 
baru kita merasa di curangi ( apalagi malaysia juga masternya silent occupation 
) dan kehilangan.
Saya jadi ingat beberapa tahun lalu waktu nonton song of the sea sama seorang 
teman yang vocal abiz... 
waktu ditanya where do u come from? malaysia? lets sing together.... mana 
dimana anak kambing saya... dst...
sontak temen saya teriak2 he! itu dari indonesia tau! dari indonesia! ( kenceng 
banget dan berulang - ulang sampai saking malunya pengen rasanya saya pindah 
dari sebelah tempat duduknya... )

tapi pas perjalanan pulang saat saya bilang ke dia udah sih, cuma lagu aja kamu 
malu2in banget sih, semua orang sampai nengok ke kita, tau! dia malah bilang : 
jadi kamu enggak ada sedikitpun sense of belongings ya!

wow... rasanya gimana gitu...


Yach, buat next... mungkin ada baiknya dari diri kita semua lebih menghargai 
dan bangga lagi dengan budaya kita ( jujur... saya juga lagi belajar soal ini 
dan jujur aja... susah.... orang waktu desember lalu untuk kesekian kalinya ke 
bali aja saya lihat baju barong malah saya bilang... busyet deh, nih barong 
awet muda banget, nggak ngikutin perkembangan jaman, dari saya kecil sampai 
sekarang dan sampai nanti cucu saya datengpun... tetep aja segitu gitu dan 
begitu aja, nggak ada beda... )
wah, penyakit apa nih, temans.. kita kurang kreatif atau gimana nih?
  ----- Original Message ----- 
  From: rustini nukita ekorini 
  To: [email protected] ; [email protected] ; 
[email protected] ; [email protected] 
  Sent: Wednesday, January 28, 2009 8:21 AM
  Subject: Re: [indobackpacker] Surat Cinta Kepada Kementrian Kebudayaan 
Malaysia


  Usul dong IBP...

  Buat kaos yang mutunya bagus ada gambarnya icon2 budaya Indonesia,yang 
gambarnya al:
  wayang, reog, sate, dll. Bila perlu adakan lomba design kerja sama dengan 
Depbudpar.

  Bukan jamannya diam dan mengalah atau saling menyalahkan orang kita sendiri, 
yang kita perlukan bersatu membangun kekuatan & kemajuan Indonesia. Be part of 
solution not polution.

  Capek deh kalo ngomongin soal malings.. , bukan hanya maling budaya, makanan 
juga pulau2 saja bahkan lebih dari itu termasuk pencemaran nama baik yang 
disabotage juga penyelundupan teroris...

  Meskipun serumpun tapi sebenarnya musuh dalam selimut karena jealousy dan 
tidak ada respect sesama serumpun.

  Salam,

  NF.



   


------------------------------------------------------------------------------


  No virus found in this incoming message.
  Checked by AVG. 
  Version: 7.5.552 / Virus Database: 270.10.13/1912 - Release Date: 1/23/2009 
6:54 PM


[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke