Mau nanggapin ya mbak Ambar...

: : Tourist vs[?] Traveler : :

Beberapa teman dan rekan-rekan di salah satu mailing list, gemar
mengutip: “Saya adalah traveller, bukannya turis.” Belum pernah
terpikir oleh saya sebelum membaca kutipan itu, bahwa cukup penting
bagi seseorang untuk mendefinisikan dirinya sebagai traveler.

Menurut kamus di komputer saya:
traveler (Brit. traveller): “a person who is traveling or who often travels;”
tourist: “a person who is traveling or visiting a place for pleasure.”
Bisa dibilang, traveler itu luas sekali, sepanjang orang melakukan
perjalanan, dan tidak ‘peduli’ dengan tujuan dari perjalanan ybs.
Sementara turis, punya tujuan khusus, yaitu 'bersenang-senang'.

Saya membaca di beberapa artikel online, istilah tourist berkonotasi
negatif akibat sikap beberapa orang yang tidak menyenangkan ketika
mengunjungi suatu tempat. Ada saja yang dikeluhkan oleh orang-orang
tersebut, mulai dari makanan, penginapan, masyarakat setempat, sampai
kepada sikap-sikap yang tidak mempedulikan orang lain di sekitar
maupun tradisi yang berlaku. Kejadian ini rupanya sudah berlangsung
cukup lama, sehingga mulailah berkembang istilah baru yang diimbuhi
konotasi positif (traveler) atau negatif (turis). Mungkin yang konyol,
beberapa orang mencap dirinya sebagai ‘traveler’, hanya karena mereka
menginap di hostel, tidak sibuk berburu suvenir, tidak melulu memfoto
diri sendiri, tapi ternyata tidak juga bergaul dengan penduduk
setempat, dan tetap saja mengunjungi titik-titik wisata yang tercantum
di berbagai sumber informasi. Dan mereka yang mengaku ‘traveler’ ini,
beberapa saya tahu betul tujuannya adalah berlibur, alias
bersenang-senang!

Tanpa disadari pada awalnya, saya sendiri akhirnya pernah larut dalam
istilah itu. Dulu, bagi saya, turis adalah mereka yang berkunjung ke
tempat wisata, menyeret koper, menginap di hotel, sibuk memfoto diri
sendiri dengan latar pemandangan/bangunan, sibuk membeli suvenir.
Sedangkan traveler adalah mereka yang membawa tas ransel, menginap
sebisa mungkin di rumah penduduk, makan makanan lokal, mengambil foto
dokumentasi yang didahului dengan percakapan dengan orang-orang
setempat.

Setelah saya membaca definisi di kamus, dan asal muasal munculnya
segmentasi istilah yang lekat dengan nilai positif/negatif itu, saya
sadar betapa tidak perlunya kita melabeli orang lain dan diri kita
sendiri dengan ‘traveler’ atau ‘turis’. Saya pikir tidak ada yang
salah menjadi turis dengan bekal uang yang cukup sehingga ia bisa
bepergian, makan, dan tidur enak di suatu tempat; sama tidak salahnya
dengan traveler yang memilih untuk menggelandang sambil mengakrabkan
diri dengan penduduk di suatu tempat. Yang penting, kita tidak
mengganggu kepentingan orang lain. Yang satu butuh berlibur dengan
segala preferensinya, yang lainnya punya kebutuhan mengenali diri
sendiri dan orang lain (baca: manusia & budayanya), dengan
berinteraksi dan mungkin sambil merenung-renung. Pada akhirnya kedua
tipe traveler itu (baik turis maupun bukan) mencari sesuatu yang dapat
memuaskan diri masing-masing – dengan cara yang beragam.

---

Menilik nama milisnya, waktu mbak Ambar bikin milis ini, saya pikir
maksudnya memang untuk mewadahi para backpacker yg konotasinya sebagai
'wanderer'. Tapi memang sulit untuk memilah-milah 'cap' yg satu dengan
yg lain. Saya sendiri belum pernah jadi 'wanderer' murni; pasti ada
saat-saat di antara perjalanan, saya menjadi turis barang sebentar.
Dan saya lihat mbak Ambar ngga berkeberatan dengan hal itu. Sepanjang
diskusi di sini ngomong soal destinasi dan perjalanan, apapun maksud
orang tersebut (mau liburan kek, atau berkelana, atau tugas kantor),
semuanya diterima dengan baik.


salam,
Kiki.


------------------------------------

Indonesian Backpacker Community
visit our website at http://www.indobackpacker.com atau bisa juga di 
http://www.backpacker-indonesia.info/


Silakan membuka arsip milis http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/   
untuk melihat bahasan dan informasi yang anda butuhkan.

No SPAMMING or forwarding unrelated messages.
Silakan beriklan sesuai tema backpacking di hari JUMAT. 

Sebelum membalas email, mohon potong bagian yang tidak perlu dan kutip bagian 
yang perlu saja. 

Milis Indobackpacker menerima ATTACHMENT baik gambar ataupun photo, tetapi 
mohon indahkan tentang hak cipta dan ukuran file. 

Cara mengatur keanggotaan di milis ini :

Mengirim email ke grup : [email protected] (moderasi penuh)
Mengirim email kepada para Moderator/Owner: [email protected]
Satu email perhari: [email protected]
No-email/web only: [email protected]
Berhenti dari milist kirim email kosong : 
[email protected]
Bergabung kembali ke milist kirim email kosong : 
[email protected]

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/indobackpacker/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:[email protected] 
    mailto:[email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke