Alow Ken, Ikutan mailing list petulang spt IBP adalah seperti doa yg terjawab buat saya. Dulu, saya pingiiiin banget jalan tapi gak pny teman jalan, apalagi dulu masih takut pula jalan sendiri. Sekarang, tinggal posting di milis, dan ketemu teman2 baik yang menyenangkan. Dan dari mailing list ini, kemudian saya banyak belajar dari info2 dan hingga akhirnya berani jalan2 sendiri.
Utk jalan2, biasanya di benak tiap orang sudah ada keinginan/gambaran jalan2 nanti seperti apa, dan kemungkinaan beda dengan tujuan kita. Jadi untuk jalan bareng yang berakhir damai, biasanya saya posting bahwa ajakan jalan bareng ini utk sama2 traveling, itinerary yang dicantumkan bisa berubah dan dipersilakan ditengah jalan berpisah dan ketemu lagi disuatu tempat, atau memang berpisah utk destinasi yg berbeda. Untuk itu, perlu ditekankan bahwa ini jalan bareng, kita bukan tour leader, dan resiko ditanggung bersama. Seorang teman bahkan selalu mencari tahu "evacuation plan" seandainya teman2nya nanti gak asik : bis/kereta api/pesawat dari sana berangkat jam berapa, dan berapa harganya. Yang penting, saat jalan semua pengeluaran dicatat dan sebelum pulang dihitung bareng utk pembagian sharing biaya. Tapi selama ini, saya tidak pernah ketemu teman yang bermasalah. Bahkan enaknya jalan dgn teman2 milis petualang adalah biasanya saat ketemuan tanpa diminta sudah pada bawa peta dan hasil print info2 transportasi, penginapan, dlsb, tinggal di match saja. Asiknya lagi, teman-teman pada umumnya udah browsing tempat makan yg asik2, sangat menguntungkan buat omnivora seperti saya....tinggal ikut aja......makan apa saja pun hayuk! Semua teman jalan bareng hingga sekarang jadi teman beneran dan kita masih saling berhubungan dan jalan bareng lagi. Jalan/berpetualang bareng dlm kelompok kecil sangat sangat baik buat yg baru broken-hearted, dijamin setelah itu pulangnya langsung cengengesan lagi....dan saat looking back : 'broken hearted? Apa itu?' Apalagi kalau kemudian ketemu network diajak melakukan hal2 baru, dunia baru & kehidupan baru, dan pastinya sms/telpon berdering2 dari teman2 baru. Buruknya, tiap kali ada telpon dan sms pasti ajakan jalan bareng lagi, sangat buruk buat dompet......Dan lagi, kalo ketemu orang yang 'salah', Ehm, bisa jadi potensi baru buat another broken hearted......hehehe....Jadi hati2! They are irresponsible & unresistable ;-) Dan bahayanya, rata2 semua teman di milis petualang sama-sama explorer, jadi kalo pingin explore sesuatu kita cenderung aminkan saja, gak ada yg melarang. Seperti kemarin, saya dan Reni naik sepeda melewati hutan pk 22.30 dan nyebrang naik perahu ke tambak di tepi laut, dan pulang lagi pk 01.00 lewat hutan lagi selama 45 menit. Penerangan cuma senter di dahi. Sampai penginapan lagi, saya dan Reni pandang2an, dan sama2 complain....."Gue nggak mau jalan sama loe lagi! Sama bahayanya!" Hehehee.................. Saat acara Penulis Pengelana di Es Teler 77 kemarin, kebetulan beberapa milis juga datang dan saya sempat bicara2 dgn moderator/owner milis2 tsb. Cukup banyak juga yang mengalami ketemu dgn peserta yg rewel, bahkan ada yg complain gak ada Pizza Hut di luar kota(!). Bahkan ada yg mau menuntut saat di tengah hutan tiba2 hujan dan perjalanan jadi tidak nyaman. Dari sharing cerita2, ternyata bisa ditarik benang merah, bahwa yg tukang complain tsb biasanya bukan anggota milis, tapi temannya teman yg ikut milis tsb. Ekspektasi mereka pada umumnya adalah jalan2 yang nyaman dan sudah pasti2 semua spt ikutan tour, dan kaget jika kondisi menjadi sulit (perubahan iklim, medan traveling, dslb). Jarang peserta yg juga anggota milis merepotkan ditengah jalan, karena anggota milis memang pada umumnya sudah pejalan/petualang, dan pada umumnya cukup open minded terhadap perubahan2 di tengah jalan, dan asik aja dgn kondisi sulit. Thanks to this mailing list, I meet great people! Salam, Tari YM ID : [email protected] http://kuntarini.multiply.com http://profiles.friendster.com/kuntarini --- On Tue, 10/27/09, ken_lanang <[email protected]> wrote: > From: ken_lanang <[email protected]> > Subject: [indobackpacker] "Ngajak jalan bareng?" ... trus bagaimana ceritanya? > To: [email protected] > Date: Tuesday, October 27, 2009, 12:45 AM > Temans, > > di milis kita ini rasanya lumayan sering kita baca message: > "saya mau ke tempat anu, tanggal sekian, ada yang mau bareng > gak" > dsbnya... > > Jadi pengen tahu saja, ada ga yang berhasil nemu teman > jalan bareng trus bagaimana story-nya? > > hehe... penasaran saja. > > salam, > Pras > >
