Dear all & Mas Arif,

kalau pengalaman saya di imigrasi Bandung, ketika pembayaran + foto + sidik 
jari sebisa mungkin jangan di hari Jumat, waktunya terlalu pendek karena kadang 
untuk pengurusan terpotong oleh Sholat Jumat. Tetapi saya setuju dengan saran 
anda mengenai timing untuk pengambilan nomor harus sigap, kalau bisa ketika 
setelah memasukkan berkas untuk pembayaran sudah mulai mengambil nomor antrian 
untuk sidik jari & foto. Sedikit curi2 tapi bisa menghemat sekitar 20 antrian 
kalau di Imigrasi sedang ramai...



________________________________
From: arif budiman <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Thu, December 24, 2009 12:57:38 PM
Subject: Bls: [indobackpacker] Tahapan membuat passport di Imigrasi Suci 
Bandung (Jalur normal)


Saya pengen berbagi pengalaman juga

Kebetulan saya bulan oktober 2009 kemarin juga ngurus paspornya di imigrasi 
Suci Bandung

Pengalaman saya berbeda nih, mgkn bisa jadi saran bwt yang berencana utk bikin 
paspor

Sama, saya juga melakukan 4 kali kunjungan

Kunjungan 1: hari selasa, pengambilan formulir & pembelian map+sampul paspor. 
Saya memutuskan untuk mengisi formnya di rumah aja biar nyante, lagian 
persyaratan yg harus dilampirkan ga semuanya saya bawa hari itu
U/ map+sampul paspor saya bayarnya malah 10rb, tp ga masalah lha... krn memang 
harganya dah fixed. Sampul paspornya beli didepan gpp toh...? Nanti setelah 
paspornya udah jadi bakal dikasi (beli) sampul juga kan? Kecuali klo dari awal 
paspornya ga pengen disampul

Kunjungan 2: hari rabu besoknya, pengembalian formulir. Saya datang j8 pagi pd 
saat jam buka ktr. Mapnya langsung saya serahin ke loket, nunggu bentar 
kira-kira 5 menit, abis tu saya dah dipanggil lagi & diberi pemberitahuan 
jadual tahap berikutnya 2 hari kemudian yaitu hari jumat untuk pembayaran+foto 
biometrik+wawancara

Kunjungan 3: hari jumat, saya datangnya sore jam 13.30, ambil nomor antrian, 
nunggu bentar 5 menit abis tu dipanggil bwt pembayaran & langsung ngambil 
antrian lagi bwt foto biometrik+wawancara . Saya nunggunya di dalam ruang foto 
supaya bisa mengikuti perkembangannya dengan jelas. Dan ternyata memang benar, 
karena klo ga salah nomor antrian itu harus diserahkan ke petugas foto, jadi 
saya menyerahkan nomor antrian ke petugas, nunggu kira-kira 10 menit n 
dipanggil bwt foto. Setelah foto nunggu lagi di ruangan yg sama. Setelah nunggu 
15 menit, saya dipanggil bwt wawancara dan selesai! Terakhir saya dikasih 
dikasih bukti untuk pengambilan paspor seminggu lagi

Kunjungan 4: hari jumat pagi, next week, pengambilan paspor. Langsung datang ke 
loket, kasihin bukti pengambilan & paspornya langsung dikasi saat itu juga. Ga 
pake nunggu. Saya diminta u/ memfotokopi paspor tersebut & fotokopiannya 
diserahkan lagi ke loket

Gitu pengalaman saya....... lancar2 aja, tapi ada strateginya. ..

Pertama, dari kitanya harus sigap, baik dalam bertindak maupun dalam 
mengumpulkan informasi. Selama saya mengurus paspor, saya berhasil mengoverlap 
puluhan orang. Sebagian besar karena merekanya kurang sigap yang berbuntut 
delay yang berkepanjangan.

- Untuk pengembalian formulir langsung aja mapnya diserahkan ke loket, 
sedangkan sebagian besar aplikan yang mau menyerahkan map malah menunggu (tanpa 
hasil) untuk dipanggil nomor antriannya. Padahal itu nomor antrian untuk 
pemrosesan berkas permohonan, bukan antrian untuk menyerahkan berkas (Hasil 
dari nanya2 ke satpam kantor imigrasi)

- Sebagian besar aplikan juga kurang sigap dalam mengambil nomor antrian pada 
waktu pembayaran+foto biometrik. Mestinya begitu datang langsung ambil nomor 
antrian & setelah bayar pun langsung ngambil antrian untuk tahap berikutnya. 
Dari dua kali pengambilan nomor antrian ini besar kemungkinan bisa meng-overlap 
lebih dari belasan orang yang datangnya lebih dulu namun lelet dalam mengambil 
antrian.

- Nomor antrian diserahkan lagi ke petugas foto, yg kemudian menaruh nomor 
tersebut di map permohonan kita. (Hasil dari nanya2 langsung ke petugas 
fotonya). Walaupun sedikit ganjil namun begitulah adanya. Kebanyakan aplikan 
hanya menunggu (entah sampai kapan) di luar ruang foto biometrik.

- Siaga pendengaran atau sekalian aja duduk di dekat loket yang akan dituju 
biar dapat mengikuti dengan jelas. Banyak banget lho yang pada waktu dipanggil 
orangnya ga ada ato ga denger

- Timing. Untuk pembayaran+foto biometrik+wawancara lebih baik datangnya sore 
hari. Untuk menghindari hal2 yg tidak diinginkan. Orang yang diwawancarai 
persis sebelum saya saja udah datang dari pagi, sedangkan saya datangnya jam 
13.30. Ga tau juga deh kenapa dia prosesnya bisa lama gitu.... Begitu juga 
dengan pengambilan paspor sebaiknya juga sore hari untuk mencegah klo ada yang 
pengen ngerjain dengan menahan2 paspor (saya dah pernah baca beberapa kasus ky 
gini)

So, sebelum memakai calo, sebaiknya dipertimbangkan dulu deh....., karena tetap 
aja untuk biometrik+wawancara , kita sendiri yang harus hadir. Sedangkan untuk 
tahapan lainnya kan bisa diwakilkan ke saudara/teman sehingga tidak perlu lah 
memperkaya calo2 itu

____________ _________ _________ __

Kirim email ke