Hai Leah 
1. Ngga ada masalah keluar masuk Singapore -malaysia, cuma mungkin agak 
buang-buang waktu di imigrasi (perbatasan Singapore - malaysia dan sebaliknya) 
apalagi kalau masa peak liburan (tahun baru china atau long w-end) antrian 
cukup panjang. 

2. maaf, saya kurang tahu, cuma nyoba naik bus. 

3. ngga pengen sok tahu juga, cuma pakai logika aja, Visa itu kan ijin masuk 
untuk ke suatu negara (bukan ijin masuk satu pulau/ propinsi ya hehhehe), jadi 
ga harus apply VOA lagi ya mestinya

4. Jawabannya bisa lihat jawaban nomor 3

dan info di bawah ini yg saya copas dari tulisan saya 



   
Visa on arrival valid for 30 days for nationals from
63 countries.

You can apply
VOA at several airports and/ or ports :

a.       Airports
: Soekarno-Hatta in Jakarta, Juanda in Surabaya (East Java), Ngurah Rai in
Bali, Polonia at Medan (North Sumatra), Tabing in Padang (West Sumatra), Sultan
Syarif Kasim in Pekanbaru, Riau (Sumatra), and Sam Ratulangi in Manado (North
Sulawesi).

Seaports
: Batam, Talani Lagoi and Bandar Sri Udana Labon in the Riau archipelago, Sri
Bintan Pura in Tanjung Pinang, Belawan and Sibolga in North Sumatra, Telur
Bayur in Padang, Tanjung Priok in Jakarta, Tanjung Balai Karimun, Tanjung Mas
in Central Java, Yos Sudarso Tanjung Perak in Surabaya, Padang Bai and Benoa in
Bali, Tenua and Maumere in East Nusa Tenggara, Pare-pare and Soekarno-Hatta
ports in South Sulawesi, and the port of Jayapura


salam, 

Sari Musdar

voir la vie en rose

http://sarimusdar.blogspot.com
http://oceanebleue.multiply.com
http://www.facebook.com/sari.musdar




To: [email protected]
From: [email protected]
Date: Sat, 12 Jun 2010 07:06:56 +0000
Subject: [indobackpacker] Keluar masuk Singapura-Malaysia-Brunei-Kalimantan


















 



  


    
      
      
      Dear IBPs,



Saya sedang membuat itinerari perjalananan Bali/Surabaya-Singapore-KL-Brunei-Mt 
Kinabalu-Kalimantan untuk 2 minggu. Yang saya tanyakan adalah:



        1. Apakah saya bebas keluar masuk Singapore, Malaysia dan Brunei, 
terutama

Malaysia kalau itinerarinya KL-Brunei-Mt. Kinabalu? Apakah itinerari di

atas sudah sesuai atau kah harus ada yang dirubah agar rute tidak

loncat-loncat? Haruskah Mt Kinabalu dulu baru Brunei setelah KL?

        2. Bagaimanakah transportasi yang menghubungkan Malaysia (Serawak) / 
Brunei dengan

Kalimantan? Kalau tidak salah ada bus langsung dari Brunei via Kuching

yang menuju ke Pontianak. Adakah akses yang lain yang bisa saya ambil

(Berapa lama waktu tempuh dan berapa harganya)? Mengingat tempat yang

akan dikunjungi di Kalimantan adalah: Tanjung Puting National Park,

Sungai Mahakam, Banjarmasin, Pegunungan Meratus, Pulau Derawan dan

Pontianak (itinerari belum dibuat).

        3. Kebetulan partner jalan saya berkewarganegaraan Belanda yang akan

mendapatkan VOA Indonesia di Surabaya, stay dulu 1 minggu sebelum

melakukan itinerari yang disebutkan di atas. Apakah dia harus

mendapatkan VOA lagi ketika masuk ke Kalimantan? Ataukah ia harus apply

multiple-entry visa sebelum ke Indonesia? Namun setau saya, multiple-entry visa 
itu hanya untuk urusan bisnis.

        4. Oh ja, kemungkinan besar kita akan lewat darat dari brunei/Malaysia 
menuju Kalimantan, kalau toh harus mendapatkan VOA lagi, bisakah dengan bus 
yang sudah masuk ke wilayah Indonesia namun belum mendapatkan VOA lagi bisa 
tetap masuk Indonesia? Karena setau saya VOA hanya bisa didapat dari air port 
dan sea port.Mohon penjelasannya ya.



Terima kasih.

Salam,



Leah



[Non-text portions of this message have been removed]






    
     

    
    






                                          
_________________________________________________________________
Hotmail : un service de messagerie gratuit, fiable et complet
https://signup.live.com/signup.aspx?id=60969

[Non-text portions of this message have been removed]

Kirim email ke