sekilas mengenai pabrik biofuel dari lumut atau algae

                                        PABRIK BIOFUEL DIBANGUN DI PAREPARE     
                                                                                
                                                                                
                                                                                
                                Pembangunanpabrik biofuel yang akan mengolah 
Bahan Bakar Minyak ( BBM )alternative, Ahad 17 Februari kemarin diletakkan batu 
pertamanya olehpejabat gubernur Sulsel Drs HA Tanribali Lamo, SH, di kawasan 
IndustriParepare dan sekitarnya ( Kipas ).Tanribali mengatakan,pabrik 
Biofuelharus memperhatikan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL ), 
sebelumberoperasi satu hingga dua tahun kedepan,dengan melibatkan seluruhunsur 
terkait.Tanribali juga mengatakan, investor PT Jatayu Sarana Investasi  (JSI) 
lebih banyak memanfaatkan rakyat setempat sebagai tenaga kerja.Selainitu, 
tenaga ahli dari luar harus melalukan alih tehnologi kepadamasyarakat sehingga 
pabruk biofuel ini bisa bermanfaat. Ia juga memintaperan serta Pemkot,DPRD 
Muspida dalam rangka mensosialisasikan kegiatanPabrik Biofuel ini. 

“Sayaselaku pejabat gubernur yang tidak jelas bisa diganti kapan 
saja,bisadiundang walaupun saya tidak lagi menjabat, saya meletakkan 
batupertama dan mudah-mudahan bisa hadir dalam peresmian,”ujar Tanribali.Ia 
juga meminta agar perencanaan kedepan Biofuel ini bisa memahamipersoalan 
masyarakat disekitarnya. Walikota Parepare Drs. HM. ZainKatoe menagatakan, 
pembangunan pabrik Biofuel yang memanfaatkan lahan60 hektar, diharapkan 
mendorong pertumbuhan ekonomi.” Saya kira Jatayusudah menjadi pioneer dan akan 
berdampak pada pertumbuhanekonomi.Pengadaan bahan baku sangat mendorong 
perecepatan pertumbuhan penduduk dan meningkatkanperekonomian.”ujarnya. 
Direktur Project PT Jatayu Kusnoto mengatakan,investasi Biofuel di Parepare ini 
adalah betul-betul ramah lingkungan .Sebab bahan bakunya dari lumut yang banyak 
tumbuh di pantai Parepare.“Kenapa kami tidak menggunakan bahan baku jarak, 
karena perlu waktu untuk budidaya, apalagi ada bahayanyakalau
 tiba-tiba jaraknya mati. Dari segi waktu dan dana besar,sedangkan lumut 
gampang dibudidayakan,” ujar Kusnoto. Rencananya,pabrikBiofuel dengan kapasitas 
Biofuel 550 Kl,pd.Biofuel ini terdiri daribahan etanol dan diesel.PT Jatayu 
juga akan membangun dermaga juga akanmembangun bandara untuk mempermudah akses.
 
-Ricky-
http://ricky.ap2bkendari.com



----- Original Message ----
From: Harlizon MBAu <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Tuesday, April 29, 2008 0:13:10
Subject: [indonesia] Re: Bahan baku BBN yg bukan makanan manusia apa saja ? was 
Shell Umumkan Force Majeure......Bio Etanol - bahan bakar alternatif

Ada Mas: Air, Udara, Petir, Tanah (kalau bisa), Cahaya Matahari, Sampah, 
Kotoran Sapi/Ayam/Ma.., Bush dll...

2008/4/28 Achmad Zaenal Abidin <[EMAIL PROTECTED]>:
Dear Temans, 

Apakah telah diketahui bahan baku BBN yang tidak menggunakan bahanmakanan 
manusia selain jarak pagar? 
Jika ada, pohon apa saja ? karena seperti jagung, tebu, kedelai, keteladan 
sebagainya koq semuanya juga untuk makanan manusia ? 
Jika tidak dicari bahan baku yang non makanan manusia, maka seiring 
makinbertambah penduduk dunia akan semakin tinggi juga kebutuhan akan energydan 
bahan makanan.
Apakah akan dibiarkan bahan makanan dan energi BBN juga makin mahal ? diUSA 
saja sudah dijatah bahan makanannya, lalu apa gunanya beralih ke BBNdari BBM 
jika makin mahal dan terbatas juga ? :-(

Salam,
Zaenal   







Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke