Tri Bas,

Sampean itu becanda atau serius ?
Kalau menurut hitunganmu Jatayu serius tidak ?

Salam,
Zaenal

At 17:01 30/04/2008, Tri Basoeki Soelisvichyanto wrote:
Semoga saya tidak salah dalam komponen biaya dan harga...

ayo ayo kita ramai-ramai menuju kelaut...

2008/4/30 Tri Basoeki Soelisvichyanto <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>:
Hidup Lumut Micro...


# tribas

2008/4/30 Tri Basoeki Soelisvichyanto <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>:
Coba kita hitung nilai ekonominya...

kalo pakai range 1, kebutuhan dana ditahun pertama adalah diatas 100M, tahun-tahun berikutnya adalah diatas 10M..

misal dengan skema produksi Ethanol dan Diesel dibawah ini...

maka dengan cara jual murah, supaya bisa menelikung Fossil fuel products, dari 550 KL itu ada margin sekitar Rp. 100 M pertahun...

Wah... benar-benar Awesome... ANGKAT TOPI dah Gue.... Kalkulasinya Jatayu benar2 MATENG TENG... (semoga saya tidak salah hitung)...

maju terus Jatayu... maju terus soft loannya!!!


# Tribas



2008/4/30 Tri Basoeki Soelisvichyanto <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>:
Nambah lagi analisanya..

Kalau itu dijadikan ke galon... maka

potensi Diesel dan Ethanol yg dihasilkan adalah 82,58% efisiensi produksi dari design...
mungkin yg skenario yg satu ini kali yah yg dipakai?

hmmm gutgut... (kata temen gue disono)

# tribas


2008/4/30 Tri Basoeki Soelisvichyanto <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>:

Mas Ricky, boleh saya tau...

1. tentang 60 Hektar.
itu mau model Pond atau closed system?

2. tentang "Sebab bahan bakunya dari lumut yang banyak tumbuh di pantai Parepare" mas.. khan tidak asal comot dari pantai? tetapi khan butuh "diternakkin" tersendiri...

3. tentang "kapasitas Biofuel 550 Kl,pd.Biofuel ini terdiri dari bahan etanol dan diesel" kalo Full Diesel, maka 550 KL (kilo Liter kahmaksudnya?), berarti cuma sekitar 3% yield (maksimum), apa aku yg salah estimate hitungannya yah? (semoga saya salah hitung...)

Berita yang sungguh awesome.... wah ini menarik sekali move yang dilakukan Jatayu Investment...

# tribas



2008/4/29 ricky cahya andrian <<mailto:[EMAIL PROTECTED]>[EMAIL PROTECTED]>:

sekilas mengenai pabrik biofuel dari lumut atau algae

PABRIK BIOFUEL DIBANGUN DI PAREPARE

Pembangunan pabrik biofuel yang akan mengolah Bahan Bakar Minyak ( BBM ) alternative, Ahad 17 Februari kemarin diletakkan batu pertamanya oleh pejabat gubernur Sulsel Drs HA Tanribali Lamo, SH, di kawasan Industri Parepare dan sekitarnya ( Kipas ).Tanribali mengatakan,pabrik Biofuel harus memperhatikan Analisis Dampak Lingkungan (AMDAL ), sebelum beroperasi satu hingga dua tahun kedepan,dengan melibatkan seluruh unsur terkait.

Tanribali juga mengatakan, investor PT Jatayu Sarana Investasi (JSI ) lebih banyak memanfaatkan rakyat setempat sebagai tenaga kerja.Selain itu, tenaga ahli dari luar harus melalukan alih tehnologi kepada masyarakat sehingga pabruk biofuel ini bisa bermanfaat. Ia juga meminta peran serta Pemkot,DPRD Muspida dalam rangka mensosialisasikan kegiatan Pabrik Biofuel ini. "Saya selaku pejabat gubernur yang tidak jelas bisa diganti kapan saja,bisa diundang walaupun saya tidak lagi menjabat, saya meletakkan batu pertama dan mudah-mudahan bisa hadir dalam peresmian,"ujar Tanribali. Ia juga meminta agar perencanaan kedepan Biofuel ini bisa memahami persoalan masyarakat disekitarnya. Walikota Parepare Drs. HM. Zain Katoe menagatakan, pembangunan pabrik Biofuel yang memanfaatkan lahan 60 hektar, diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi." Saya kira Jatayu sudah menjadi pioneer dan akan berdampak pada pertumbuhan ekonomi.Pengadaan bahan baku sangat mendorong perecepatan pertumbuhan penduduk dan meningkatkan perekonomian."ujarnya. Direktur Project PT Jatayu Kusnoto mengatakan, investasi Biofuel di Parepare ini adalah betul-betul ramah lingkungan . Sebab bahan bakunya dari lumut yang banyak tumbuh di pantai Parepare. "Kenapa kami tidak menggunakan bahan baku jarak, karena perlu waktu untuk budidaya, apalagi ada bahayanya kalau tiba-tiba jaraknya mati. Dari segi waktu dan dana besar, sedangkan lumut gampang dibudidayakan," ujar Kusnoto. Rencananya,pabrik Biofuel dengan kapasitas Biofuel 550 Kl,pd.Biofuel ini terdiri dari bahan etanol dan diesel.PT Jatayu juga akan membangun dermaga juga akan membangun bandara untuk mempermudah akses.

-Ricky-
<http://ricky.ap2bkendari.com>http://ricky.ap2bkendari.com






No virus found in this incoming message.
Checked by AVG.
Version: 7.5.524 / Virus Database: 269.23.6/1402 - Release Date: 28/04/2008 13:29

Kirim email ke