Gue mendukung Aa' Tribas dan Aa' Ebonk (serta Aa' Gym). Gue mendukung Pak Nuh (walaupun alumni ITS tapi keluarga besar alumni Eropa).
Gue mendukung UU ITE,, sepanjang ada revisi dan koreksi dalam beberapa poin serta perlunya poin aturan tambahan, serta evaluasi berkelanjutan ketika berjalan terhadap hal2 yang dirasa "mengganggu" kepentingan publik dan pengembangan teknologi informasi oleh ahli2 interdisipliner serta melibatkan partisipasi kalangan profesional dan perwakilan komunitas. Gue mendukung Depkominfo, namun Dirjen2 yang asbun -asal bunyi- diganti dengan yang lebih berkompeten (termasuk menerapkan cekal terhadap Roy Suryo dan mencabut cekal Dewi Persik). Hidup dangdut !! looh... Reiza ----- Original Message ---- From: Tri Basoeki Soelisvichyanto <[EMAIL PROTECTED]> To: [email protected] Sent: Wednesday, April 30, 2008 5:16:34 AM Subject: [indonesia] Re: [iaitbjakarta] Mengecam UU ITE dan Menolak Kebijakan Represif (Pernyataan Bersama) Gue ndukung elo Bonk. Gue ndukung Pak Nu' Gue ndukung Om C' Gue ndukung KOMINFO... # tribas On Wed, Apr 30, 2008 at 10:02 AM, ebonk <[EMAIL PROTECTED]> wrote: Karena gue praktisi lapangan, gue termasuk pihak yang mendukung: 1. Registrasi telepon seluler prabayar 4444 (yang perlu dievaluasi follow-upnya) 2. Undang-undang ITE 3. Regulasi sertifikat digital + public key infrastructure (PKI) melalui Kepmen, PP atau PERPU 4. Memberikan kominfo wewenang untuk menyidik kejahatan di dunia maya disamping penyidik POLRI. Gue akui UU ITE dan perangkat UU lainnya belum cukup, incomplete, inadequate. Namun, sudah dimulai dengan langkah yang benar. Makanya harus dipantau implementasinya dan dievaluasi terus. Sori, Enda. Untuk yang satu ini, kita beda prinsip :D ____________________________________________________________________________________ Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it now. http://mobile.yahoo.com/;_ylt=Ahu06i62sR8HDtDypao8Wcj9tAcJ
