Logikanya saya setuju. Kalau Nasi rawon di Indonesia harganya Rp.
5000/porsi terus di New York satu porsi Rp.100.000 ($10) apa artinya
"pemerintah" atau "pedagang rawon" rugi Rp. 95.000/porsinya? Wuih..

Sekedar info, minggu lalu saya di Arab Saudi, dan ditengah perjalanan,
bisnya ngisi bensin. Harga bensin dipompa bensin adalah 26
halalah/liter atau 0.26 X Rp 2500/riyal = Rp. 650/liter. Apa iya sih
pemerintah Arab Saudi mensubsidi bensin di negaranya? Sepertinya ada
kesalahan logika dalam menerapkan parameter perhitungan kita. Terus
kita mau ngomong apa ya, negara dengan penghasilan per kapita yang
sudah begitu tinggi, pengeluaran untuk beli bensin serendah itu?

BN

On Tue, May 13, 2008 at 10:48 PM, Qomaruzzaman Badrie
<[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Nampaknya hitungan Kwik Kian Gie ini kalau dikonfirmasikan ke orang
> Pertamina hanya dijawab dengan senyum yang mungkin artinya betul juga.
> Qomaruzzaman
>
> "S.Rahardjo" <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
>
>  FYI,
> Ini ada perhitungan harga BBM oleh Kwik Kian Gie
>
> Salam
> SR
> To: <[EMAIL PROTECTED]>
> From: "Tuti Hendrawati" <[EMAIL PROTECTED]>
> Date: Tue, 13 May 2008 17:30:13 +0700
> Subject: [rimbawan-interaktif] perhitungan Kwiek
>
> Subsidi BBM Bukan Pengeluaran Uang. Uangnya Dilarikan Kemana?
> Jumat, 11 April 08 - by : admin
> Dengan melonjaknya harga minyak mentah di pasaran dunia sampai di atas US$
> 100 per barrel, DPR dan Pemerintah menyepakati mengubah pos subsidi BBM
> dengan jumlah Rp. 153 trilyun. Artinya Pemerintah sudah mendapat persetujuan
> DPR mengeluarkan uang tunai sebesar Rp. 153 trilyun tersebut untuk dipakai
> sebagai subsidi dari kerugian Pertamina qq. Pemerintah. Jadi akan ada uang
> yang dikeluarkan?
>
> Saya sudah sangat bosan mengemukakan pendapat saya bahwa kata "subsidi BBM"
> itu tidak sama dengan adanya uang tunai yang dikeluarkan. Maka kalau DPR
> memperbolehkan Pemerintah mengeluarkan uang sampai jumlah yang begitu
> besarnya, uangnya dilarikan ke mana?
>
> Dengan asumsi-asumsi untuk mendapat pengertian yang jelas, atas dasar
> asumsi-asumsi, pengertian subsidi adalah sebagai berikut.
>
> Harga minyak mentah US$ 100 per barrel.
> Karena 1 barrel = 159 liter, maka harga minyak mentah per liter US$ 100 :
> 159 = US$ 0,63. Kalau kita ambil US$ 1 = Rp. 10.000, harga minyak mentah
> menjadi Rp. 6.300 per liter.
>
> Untuk memproses minyak mentah sampai menjadi bensin premium kita anggap
> dibutuhkan biaya sebesar US$ 10 per barrel atau Rp. 630 per liter. Kalau ini
> ditambahkan, harga pokok bensin premium per liternya sama dengan Rp. 6.300 +
> Rp. 630 = Rp. 6.930. Dijualnya dengan harga Rp. 4.500. Maka rugi Rp. 2.430
> per liternya. Jadi perlu subsidi.
>
> Alur pikir ini benar. Yang tidak benar ialah bahwa minyak mentah yang ada di
> bawah perut bumi Indonesia yang miliknya bangsa Indonesia dianggap harus
> dibeli dengan harga di pasaran dunia yang US$ 100 per barrel. Padahal tidak.
> Buat minyak mentah yang ada di dalam perut bumi Indonesia, Pemerintah dan
> Pertamina kan tidak perlu membelinya? Memang ada yang menjadi milik
> perusahaan minyak asing dalam rangka kontrak bagi hasil. Tetapi buat yang
> menjadi hak bangsa Indonesia, minyak mentah itu tidak perlu dibayar. Tidak
> perlu ada uang tunai yang harus dikeluarkan. Sebaliknya, Pemerintah
> kelebihan uang tunai.
>
> Memang konsumsi lebih besar dari produksi sehingga kekurangannya harus
> diimpor dengan harga di pasar internasional yang mahal, yang dalam tulisan
> ini dianggap saja US$ 100 per barrel.
>
> Data yang selengkapnya dan sebenarnya sangat sulit atau bahkan tidak mungkin
> diperoleh. Maka sekedar untuk mempertanyakan apakah memang ada uang yang
> harus dikeluarkan untuk subsidi atau tidak, saya membuat perhitungan seperti
> Tabel terlampir.
>
> Nah kalau perhitungan ini benar, ke mana kelebihan yang Rp. 35 trilyun ini,
> dan ke mana uang yang masih akan dikeluarkan untuk apa yang dinamakan
> subsidi sebesar Rp. 153 trilyun itu?
>
> Seperti terlihat dalam Tabel perhitungan, uangnya yang keluar tidak ada.
> Sebaliknya, yang ada kelebihan uang sebesar Rp. 35,31 trilyun.
>
> PERHITUNGAN ARUS KELUAR MASUKNYA UANG TUNAI
> TENTANG BBM (Harga minyak mentah 100 doll. AS)
>
> DATA DAN ASUMSI
>
> Produksi : 1 juta barrel per hari
>
> 70 % dari produksi menjadi BBM hak bangsa Indonesia
> Konsumsi 60 juta kiloliter per tahun
> Biaya lifting, pengilangan dan pengangkutan US $ 10 per barrel
> 1 US $ = Rp. 10.000
> Harga Minyak Mentah di pasar internasional Rp. US $ 100 per barrel
> 1 barrel = 159 liter
> Dasar perhitungan : Bensin Premium dengan harga jual Rp. 4.500 per liter
>
> PERHITUNGAN
> Produksi dalam liter per tahun : 70 % x (1,000.000 x 159 ) x 365 =
>                       40,624,500,000
> Konsumsi dalam liter per tahun
>                         60,000,000,000
> Kekurangan yang harus diimpor dalam liter per tahun
>                         19,375,500,000
> Rupiah yang harus dikeluarkan untuk impor ini   (19,375,500, 000 : 159) x
> 100 x 10.000  121,900,000, 000,000
> Kelebihan uang dalam rupiah dari produksi dalam negeri 40,624,500,000 x Rp.
> 3.870               157,216,815, 000,000
> Walaupun harus impor dengan harga US$ 100 per barrel
> Pemerintah masih kelebihan uang tunai sebesar
>                         35,316,815,000, 000
>
> Perhitungan kelebihan penerimaan uang untuk setiap
> liter bensin premium yang dijual,
> Harga Bensin Premium per liter (dalam rupiah)   4,500
> Biaya lifting, pengilangan dan transportasi US $ 10 per barrel atau per
> liter : (10 x 10.000) : 159 = Rp. 630 (dibulatkan) 630 Kelebihan uang per
> liter         3,870
> Oleh Kwik Kian Gie
> __._,_.___
> Messages in this topic (1) Reply (via web post) | Start a new topic
> Messages | Files | Photos | Links | Polls | Calendar
> Silahkan lihat file r-i di:
> http://yahoogroups.com/group/rimbawan-interaktif
> klik messages
> terimakasih
>
> Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
> Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format
> to Traditional
> Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
> Recent Activity
>
>  6
> New Members
>
> Visit Your Group
> Need traffic?
> Drive customers
> With search ads
> on Yahoo!
> Y! Messenger
> Group get-together
> Host a free online
> conference on IM.
> John McEnroe
> on Yahoo! Groups
> Join him for the
> 10 Day Challenge.
> .
> __,_._,___
>

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke