Dari milis tetangga...

2008/5/29 Sang <[EMAIL PROTECTED]>:
> Ini yg saya malah makin bingung sekarang-sekarang ini....
>
> Liberalisasi segalanya sepertinya bukannya bikin harga makin murah,
> makin efisiensi dari segi produksi, bukannya makin efektif
> distribusi barang... tapi kok segalanya makin tidak karu-karuan...
> Mulai dari terigu, gula, beras, minyak sayur dll
>
> Minyak bumi yg dikonversi jadi BBM kok bisa jadi naik melambung
> tinggi dipasaran global? padahal sekarang sistem laissez faire
> liberalisasi perdagayang yg semestinya makin efisien dalam hal cost
> produksi, makin efektif dll...
>
> Kok jadinya terbalik kearah sebaliknya... harga bukannya jadi rendah
> karena persaingan bebas.. bukannya makin mampu dijangkau semua
> kalangan, malah makin menggila bergerak ke 150$ dollar... dan yg
> untung malahan investor , penanam modal dan pedagang besar..
>
> Dan yg menderita pasti orang-orang kecil dgn penghasilan pas-pasann..
>
> Kenapa dgn sistem kapitalistik liberalisasi sekarang harga malahan
> bukannya makin efisien malah makin menggila?
>
> jawaban utama saya yakin bukan tersebab kelangkaan dan permintaan
> tinggi....produk global cukup kok!
>
> Mohon penjelasan bagi ahli kita yg punya pengetahuan soal ini...
>
> Sang

2008/5/30 A Nizami <[EMAIL PROTECTED]>:
> Kenapa Pasar Komoditas lebih mahal dan turun naik tidak karuan ketimbang
> pasar tradisional?
>
> Ini gambarannya:
> Pasar Tradisional:
> Produsen->Distributor->Pengecer->Pembeli
>
> Pasar Komoditas:
>
> B U R S A K O M O D I T A S
> Produsen->Spekulan->Spekulan->Spekulan->Spekulan...(tidak terhingga sampai
> jatuh tempo)->Distributor->Pengecer->Pembeli
>
> Harusnya Pasar Komoditas dilarang memperjual-belikan Sembako dan BBM agar
> harganya tidak dipermainkan spekulan.

2008/5/30 Sang <[EMAIL PROTECTED]>:
> jadi penyebab utama para pemancing diar keruh ya pak Nizami...
>
> Memang kuat dugaan saya spekulan, yg dalam penggambaran adam smith
> adalah invisible hands .. yaitu tangan-tangan tak kelihatan yg
> mempermainkan harga demi keuntungan pribadi...
>
> Saya sependapat...
>
> Sang

-- 
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke