--- On Fri, 6/13/08, lukman zaaidi <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: lukman zaaidi <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Pendidikan gratis
To: [EMAIL PROTECTED]
Date: Friday, June 13, 2008, 8:58 AM

rekans ,sejak mengikuti pro kontra debat agama ,FPI,AHMADIYAH dan Islam Liberal 
dan group Liberal, nggak bisa mengasih komentar , pengetahuan nggak nyampe, 
nanti malah2 jadi tambah runyam, untuk itu ngomong2, mari coba mewujudkan 
pendidikan gratis di negri tercinta ini, untuk itu pendidikan gratis pasti 
memerlukan dana, dari mana dana yang besar untk hal tsb: Saya ajak temans untuk 
mengamati masalah perparkiran di negri kita ini, 
 untuk sampel kita memakai kota Jakarta,Jakarta dg Jabodetabeknya kalau 
siang penduduk mendekati 11 sd 12 juta, dari hitung2an semua pendudu kabupaten 
sekitar dan DKi.kalau tidak akurat pun kira2 mendekati itu, dg jumlah kendaraan 
mobil mendekati 6 juta pertumbuhan per tahun 2008 ini lebih dari 400000
 unit, jumlah Speda motor lebih lagi dg cepatmnya menyusul jumlah mobil kira2 
sdh mendekati 4 sd 5juta, nggak percaya tanya polda metro jaya.
 permasalahan jakarta dan kota dan kab sekitarnya ada monopoli perparkiran 
nggak usah saya sebut namanya pasti anda sekalian sudah tahu, dengan harga 
parkir mobil Rp2000,- rupiah 
satujam (akan segera dinaikkan Rp3000,- /jam ) , motor Rp 1000,-/jam segera 
dinaikkan Rp 2000,- /jam dengan alasan kenaikan yang nggak masuk akal sehat.
 Sistem sekarang Yang nota bene dijaman IT yang canggih,sekarang memakai 
sistem apabila kelebihan 1 menit saja sdh dihitung tambah 1jam, jadi kita 
masyarakat membayar hak kita yang di rampas 99 menit pada harga 1jam 2000 perak 
kita kelebihan bayar 1999 rupiah dibulatkan 2000 rp/jam dan untuk motor 1000 
rp/jam
 Kalau asumsi tiap hari yang memakai jasa perparkiran 20 % saja yaitu 
kira2 1,2 juta untk mobil dan 1 juta untuk motor , hak mmasyarakat yang terampas
 kira2 untuk mobil
 per hari yaitu 1.2 juta X 2000 rupiah = 2,4. 000 juta = 2,4 milyard 
rupiah/hari ditambah untuk motor 1 juta X 1000 rup= 1000 juta=1milard rup/ 
hari, total minimum 3,4 milyard rup/ hari\
 dalam 1 tahun 365 X 3,4 M= > 1 trilliun ( lebih besar dari 1 Trilliun 
rup ) yang larinya hanya ke beberapa gelintir oknum, selanjutnya lemparan ke 
temans bagaimana bisanya memblok dana tersebut, guna dipakainuntuk pendidikan 
agar seluruh anak bangsa mendapat pendidikan yang baik sesuai amanat UUd kita. 
sample itu bisa di jadikan standard bagi kota2 lainnya di Indonesia karena 
mereka memakai sistem yang sama. mohon tanggapan. 
Wass Lukman Z



      


      

Kirim email ke