Pak Achmad Zaenal, Mas Sinung, P Lukman, P Harlizons dan Rekans Yth,

Saya mendukung inisiatif Komunitas Indonesia Next Better untuk menghimbau masyarakat agar menananm pahon Nyamplung dan Jarak di seluruh Indonesia.

Persoalannay, setelah tumbuh dan berbuah, bagaimana memprosesnya untuk jadi biofuel? Jadi perlu ada kelompok2 yg bertugas untuk memproses menjadi biofuel di tiap wilayah, dan mendistribusikannya (menjuanya).

Hal yg penting lagi, perlu ada kesepakatan dengan Pemerintah/Penda, agar produk biofuel ini jangan diklasifikasikan sbagai minuman keras, sebab akan kena pajauk Rp10.000/liter!

Kalau mungkin, mendisain mesin pengolah jarak/nyamplung jadi biofuel dan memproduksi secara massal agar setiap kelompok bisa beli secara murah, misaknya Rp 25 juta/unit mesin.

Silahkan lihat yang telah dikerjakan di Amerika Serikat berupa Home Brew Biofuel, di URL:

http://masif.wordpress.com/2008/06/02/stop-press-strategi-jitu-mengatasi-kenaikan-bbm-produksi-biofuel-rakyat/

Silahkan ditanggapi dan ditinfaklanjuti.
Wassalam,
S Roestam
-----------------------


Achmad Zaenal Abidin wrote:
Mas Sinung, Lukman, Harlizon dan Rekans,

Penggencaran penanaman pohon Hitaullo/nyamplung bisa merupakan kerjasama antara Komunitas Indonesia Next better dengan Pemerintah Pusat/cq Kehutanan dan atau para Gubernur/Bupati dengan menggunakan dana reboisasi atau post lain yang bukan hanya merupakan pengeluaran dana tetapi juga investasi Pemerintah/Pemda, dimana hasilnya bisa merupakan joint operation KOmunitas Indonesia Next Better dengan Pemerintah dalam produksi BBN/Biodiesel, dimana Pemerintah andil dalam penyediaan bahan baku, dimana pembiayaan dari Pemerintah sedangkan pelaksana teknis pembibitan dan penanaman dari kita, pemetikan, Investasi dan pengolahan menjadi Biodiesel dari Indonesia next better.

Salam,
Zaenal
At 18:40 07/07/2008, S. Rahardjo wrote:
Rekan Rimbawan sekalian,
Diskusi selama ini banyak terfokus kayu dan organisasi; dan HHNK kurang dilirik. Para praktisi diluar kehutanan sudah mendirikan pabrik biodiesel berbahan baku jarak pagar & nyamplung, yang merupakan tanaman hutan, mereka kesulitan mendapatkan bahan baku. Dari kehutanan belum kelihatan atau belum terdengar dalam penggalakan BBM yang terbarukan. Banyak informasi yang mereka perlukan, al: -Potensi jarak dan nyamplung
-Penyebaran
-Sylvikultur
-Tinjauan dari sosek dsb.
Informasi dan sumbang saran sangat dinantikan oleh para praktisi diluar kehutanan. Juga ini merupakan informasi agar para rimbawan tidak tertinggal dan dapat berpartisipasi dalam produksi BBM yang terbarukan. Salam,
S.Rahardjo

    ----- Original Message -----
    From: Achmad Zaenal Abidin <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
    To: S. Rahardjo <mailto:[EMAIL PROTECTED]>
    Sent: Monday, July 07, 2008 10:57 AM
    Subject: [indonesia] Bagaimana jika kita gencarkan pohon
    nyamplung sebagai tanaman Biodiesel dikota kota dan penahan
    abrasi pantai

    Pak Tatang dan temans,

    Siang ini saya telah terima kiriman sample/contoh minyak
    nyamplung 2 botol sebagai bahan baku Biodiesel/solar dan beberapa
    biji buah nyamplung.
    (harga biji nyamplung adalah + Rp. 2.000,-/kg, dimana persentasi
    untuk menjadi biodiesel diatas 50% per kg= > 0,5 liter
    biodiesel/kg).

    Kapan kita bisa bertemu untuk bahas detail tentang :

    1. Variable content apa saja dan masing2 berapa % yang bisa
    digunakan sebagai bahan baku Biodiesel ?
    2. Apa saja perbedaan antara variable content dan masing2 berapa
    % antara CPO, minyak Jarak pagar dan minyak nyamplung sebagai
    bahan baku Biodiesel ?
    3. Modifikasi/tambahan komponen mesin/pengolah apa saja yang
    diperlukan dari Pabrik yang sebelumnya menggunakan CPO sehingga
    bisa menjadikan minyak nyamplung dan
        jarak pagar sebagai bahan baku biodieselnya ? dan berapa lama
    diperlukan untuk menambah/modifikasinya ?
    4. Bagaimana jika dari pada pohon pohon di setiap pinggir/tengah
    jalan di Jakarta maupun kota kota lain/terutama pesisir tidak ada
    gunanya selain hanya kayu dan konservasi air
       saja, untuk dibongkar/ditebang dan diganti dengan pohon pohon
    nyamplung ? termasuk di pesisir pesisir pantai yang rawan
    abrasi/tsunami untuk ditanami pohon nyamplung,
       karena telah kita telah siapkan pembibitannya.

    Salam,
    Zaenal



    __________ NOD32 3244 (20080705) Information __________

    This message was checked by NOD32 antivirus system.
    http://www.eset.com



--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke