Pak Sadikin Yth,

Bagaimana kalau lahan pertaniannya adalah lahan baru, tidak memakai lahan existing, apa juga tetap menyebabkan harga pangan naik? Dimana logikanya?

Wassalam,
S Roestam
---------------------

Sadikin, Indera wrote:
Saya kira laporannya masuk akal walaupun angka kenaikan 75% bisa diperdebatkan. Logikanya sederhana sekali. Kalau sebagian lahan pertanian diambil biofuel maka otomatis jumlah produksi bahan pangan berkurang dan harganya naik. Tidak perlu rocket science untuk pahami hal ini.

IS


2008/7/9 Sumitro Roestam <[EMAIL PROTECTED] <mailto:[EMAIL PROTECTED]>>:

    Pak Andreas dan Kawan2 Yth,

    Laporan World Bank ini hanyalah upaya pengusaha minyak dunia agar
    kita tetap memakai BBM, bukan energy alternatif penggantinya!

    Bagaimana mereka bisa mendapatkan angka kenaikan food prices
    sampai 75%??

    Bukankah naiknya food prices akibat spekulasi para spekulan miynak
    agar komoditas minyak naik harganya, walaupun biaya explorasi
    tetap? Akibat naiknya harga minyak, maka biaya transportasi naik,
    dan akibatnya harga Pangan juga ikut naik. Bukan dibalik, akibat
    kita memproduksi Biofuel, lalu harga makanan jadi naik!

    Seharusnya dengan adanya biofuel, maka harga BBM akan tertekan
    turun, sebab tersaingi oleh Biofuel.

    Jadi ini hanya akal2an pengusaha minyak agar harga BBM tetap naik
    terus, dan mereka untungnya naik terus, sebab ongkos produksinya
    tetap! Mereka takut disaingi oleh Biofuel.

    Coba minta World Bank kasih hitung2annya, kalau penyebab naiknya
    harga pangan adalah karena ada Biofuel. Mengapa angka
    perhitungannya harus pakai dirahasiakan segala, apa takut ketahuan
    kebohongannya?

    Jangan mudah dibodohi oleh pengusaha minyak.
    Wassalam,
    S Roestam
    --------------------



    Andreas Japar wrote:





        "Confidential" World Bank report bocor!

        ** Biofuels have forced global food prices up by 75% - far
        more than previously estimated - according to a confidential
        World Bank report obtained by the Guardian. The damning
        unpublished assessment is based on the most detailed analysis
        of the crisis so far, carried out by an
        internationally-respected economist at global financial body.

        ** The figure emphatically contradicts the US government's
        claims that plant-derived fuels contribute less than 3% to
        food-price rises. It will add to pressure on governments in
        Washington and across Europe, which have turned to
        plant-derived fuels to reduce emissions of greenhouse gases
        and reduce their dependence on imported oil.
        Senior development sources believe the report, completed in
        April, has not been published to avoid embarrassing President
        George Bush. "It would put the World Bank in a political
        hot-spot with the White House," said one yesterday.




-- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah
    ilmu/teknologi serta
    kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia
    dan akhirat.

    Info pengelolaan milis Indonesia next better :
    http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt




--
IS on Mozilla Firefox


--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke