Presiden *Pervez Musharraf* dari Pakistan yang memerintah sejak tahun
1999 pada hari ini, Senin 18 Agustus 2008 secara resmi melalui siaran TV
Nasional Pakistan menyatakan pengunduran dirinya, dibawah tekanan
ancaman impeachment terhadap dirinya. Namun dalam pernyataan di TV, Ia
membantah berbagai tuduhan terhadap dirinya sebagai tidak benar, dan Ia
mengundurkan diri karena demi keutuhan bangsa dan negara Pakistan.
Presiden Musharraf naik ke tampuk pimpinan Pakistan melalui sebuah
*kudeta militer* yang dipimpinnya, terhadap Pemerintahan yang syah dari
Perdana Menteri Pakistan saat itu, yaitu *Nawaz Sharif*. Nawaz Sharif
saat itu hijrah ke luar negeri, tetapi atas desakan Pemerintah Saudi
Arabia, mitra kuat Pakistan, akhirnya Nawaz Sharif diperbolehkan pulang.
Ia saat ini memimpin *Liga Muslimin-N*.
Musharaf bersikeras menjadi Presiden Pakistan walaupun partai
pendukungnya telah *kalah dalam Pemilu* baru-baru ini, dan telah
dibentuk Pemerintahan Koalisi lebih dari 4-bulan. Melalui tekanan
politis selama 10-hari di Parlemen yang menyusun berbagai tuduhan
*pelanggaran Konstitusi* oleh Musyarraf, dan rencana Pemilihan Presiden
baru melalui Voting, akhirnya Musharraf menyatakan pengunduran dirinya
hari ini sebelum dilakukan *impeachment*.
Semula dengan melemahnya kekauatan Musharraf, Pemerintah *Amerika
Serikat* mengusahakan agar terjadi *pembagian kekuasaan* di Pakistan,
yaitu antara dirinya dan Mantan PM Pakistan *Benazir Bhutto*. Namun
malang, Benazir Bhutto *terbunuh pada tanggal 27* Desember tahun 2007
yang lalu.
Suami Benazir Bhutto, *Asif Ali Zardari* menggantikan Bhutto selaku
pimpinan Partai Rakyat Pakistan, yang berkoalisi bersama Partai Liga
Muslimin-N memenagkan Pemilu dan membentuk Pemerinathan baru.
Dengan mundurnya Presiden Musharraf, maka Asif Ali Zardari punya
kesempatan untuk menggantikannya. Namun menurut berita, hal ini mendapat
tentangan dari Pimpinan Partal Liga Muslimin-N, Nawaz Sharif. Ini akan
menimbulkkan situasi *ketidak-stabilan baru* di Pakistan.
Silahkan disimak dan dipelajari sebagai pelajaran politik kekuasaan.
Wassalam,
S Roestam
http://www.presidenku.com - Forum Diskusi Pemilu 2009