SALAM ITB 2020Akan seperti apa ITB pada tahun 2020, sama kah seperti tahun 2010?
Berapa jumlah mahasiswa ITB pada tahun 2020?
Bagaimana kehidupan dan lingkungan mahasiswa ITB pada tahun 2020?
Bagaimana para pendidik dan peneliti ITB pada tahun 2020?
Seberapa SEJAHTERA kah, para Dosen ITB pada tahun 2020?
Adakah hasil penelitian ITB yang membanggakan dan bermanfaat?
Bagaimana perpustakaan ITB pada tahun 2020?
Bagaimana kampus ITB pada tahun 2020?
Siapa Rektor ITB pada tahun 2020?Tentunya pertanyaan di atas hanya sebagian 
dari sekian banyak pertanyaan yang melintas. Pada tahun 2020 pendidikan tinggi 
teknik di Indonesia berusia 100 tahun, bila merujuk pada 3 Juli 1920, 
ketika Technische Hoogeschool (THS) lahir sebagai cikal bakal berdirinya ITB. 
Dan, bila merujuk pada 2 Maret 1959, yakni ketika Presiden Republik Indonesia 
Bung Karno meresmikan berdirinya ITB di kota Bandung, ITB akan berusia 61 
tahun. Dua tanggal lahir Kampus ITB Ganesha adalah suatu keistimewaan yang 
merefleksikan semangat kepeloporan, tekad, dan cita-cita bangsa yaitu memajukan 
anak negeri secara berdaulat. Pertanyaannya kemudian, saat ini, seberapa besar 
para pengelola ITB dan civitas academica-nya mampu meneruskan semangat 
kepeloporan, tekad, dan cita-cita besar bangsa di balik penetapan lahirnya ITB 
oleh Founding Fathers tersebut.MWA bersama MGB, SA, dan Rektorat pada tahun 
2007 telah menetapkan Rencana Induk Pengembangan
 ITB 2006-2025. Banyak pihak sudah merencanakan pembuatan "Masterplan Akademik 
ITB" dan merupakan tugas kita bersama lah untuk mensinergikan semua pemikiran 
untuk ITB masa datang. ITB perlu mempunyai dan menyebarluaskan dokumen rencana 
pengembangan ITB yang terukur dan komprehensif yang mudah dipahami masyarakat 
luas. Termasuk di dalamnya adalah sasaran, skenario, dan langkah kegiatan dalam 
membangun ITB menjadi perguruan tinggi bermakna dan bermanfaaat bagi bangsa 
serta tersohor di kawasan.Untuk menyamakan persepsi dan mengintegrasikan semua 
pemikiran positif dari semua stakeholders ITB, marilah kita (past leaders, 
current leaders, future leaders) duduk bersama dan berdialog pada tanggal24 
April 2010. Hasil dialog dan berbagai masukan dari acara tersebut akan kita 
olah untuk menjadi suatu"STRATEGIC ACTION PLAN ITB 2020 (SAP ITB 2020)" yang 
akan kita sepakati bersama tidak lebih dari bulan Oktober 2010. Selanjutnya, 
SAP ITB 2020 ini akan digunakan
 sebagai pedoman bagi arah pengembangan ITB, yang akan diimplementasikan dari 
tahun 2011 sampai tahun 2020. Dalam perjalanan waktu sampai tahun 2020, "SAP 
ITB 2020" tentunya dapat disesuaikan dengan perkembangan baru yang 
terjadi.Pengembangan ITB memerlukan komitmen, dukungan, dan partisipasi dari 
semua pihak termasuk civitas academica ITB, Alumni ITB, Masyarakat, dan 
Pemerintah. Mungkin saja kita sudah tidak bisa lagi melihat hasilnya nanti. 
Namun, saat ini kita tidak berpikir untuk diri sendiri, melainkan untuk 
kemajuan generasi berikutnya, anak dan cucu kita. Hambatan dan masalah yang 
akan kita hadapi jangan menjadi penghalang tekad kita bersama tersebut. Kita 
harus yakin, saling percaya, fokus, dan terus berkarya sesuai dengan perannya 
masing-masing. Semoga Tuhan YME selalu meridhoi upaya keras kita bersama dan 
mengabulkan cita-cita kita semua.
ITBmu ITBku ITB kita

Yani Panigoro
Ketua MWA-ITB
http://icaexpo.coop

--- On Mon, 4/19/10, CHPStar <[email protected]> wrote:

From: CHPStar <[email protected]>
Subject: [indonesia] CALL FOR IA ITB
To: [email protected]
Cc: [email protected], [email protected]
Date: Monday, April 19, 2010, 2:56 AM

BALI. Pemadaman listrik bergilir menjadi salah satu persoalan yang disinggung 
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dalam rapat kerja di Istana Tampak 
Siring, Bali. Persoalan listrik bergilir merupakan salah satu materi dalam 
sepuluh arahan Presiden.

Presiden mengatakan, kebutuhan listrik baik jangka menengah maupun jangka 
pendek harus bisa terpenuhi. “Jangka pendek pemadaman listrik harus dapat 
diatasi,” ujar Presiden, Senin (19/4).

Dirut PLN Dahlan Iskan menjelsakan bahwa penyelesaian masalah pemadaman 
bergilir paling lambat selesai pada Oktober 2010. “Tapi , akan diusahakan Juni 
supaya tidak terjadi byar-pet lagi,” kata Presiden mengulangi ucapan Dirut PLN 
kepada peserta rapat yang hadir.

SBY pun meminta kepada para
 Gubernur menagih janji itu kepada pihak PLN. Selain itu, Presiden menyampaikan 
bahwa dalam pengembangan energi harus mampu mencapai target mixed energy, 
jangan hanya mengandalkan yang berasal dari fosil saja. Presiden juga 
menekankan pentingnya mengelola energi panas bumi dengan baik. “Jangan sampai 
kita capek-capek raker di Tampak Siring, lima tahun mendatang masih sepi 
pengembangan geothermal,” kata Presiden.

Sekadar informasi, pada 8 April seusai rapat listrik di Istana Wakil Presiden, 
Dirut PLN Dahlan Iskan menjanjikan bahwa pemadaman listrik bergilir paling 
cepat diselesaikan pada 30 Juni nanti. Karena itu, PLN sedang membenahi 
persoalan byar-pet di beberapa wilayah di luar Pulau Jawa.

Daerah di luar Pulau Jawa yang sedang dalam pembenahan antara lain Mentawai dan 
Sungai Penuh di Sumatera Barat, lalu daerah Palu, Toli-Toli, Luwu, dan Poso di 
Sulawesi, Flores di Nusa Tenggara Timur, dan sejumlah daerah di Indonesia
 Timur. Perbaikan listrik di daerah-daerah itu sepenuhnya dilakukan PLN sendiri.

Adapun khusus untuk Pulau Jawa dan Bali, kata Dahlan, sudah tidak ada lagi 
pemadaman bergilir. Tapi, menurutnya, bukan berarti tidak ada listrik yang 
padam, seperti saat Tangerang padam ketika ada perbaikan trafo.

http://icaexpo.coop








      


      

Kirim email ke