Dari arahan awalnya, meski terdapat beberapa "inconsistencies", sepertinya Pak SBY sudah mulai mengerti masalah ekonomi Indonesia... Jika punya, bisa tolong di share disini apa saja *46 program dan 105 tindakan yang dihasilkan **Kesepakatan Tampaksiring* tersebut P Mitro? Tx!
Salam Z 2010/4/23 S Roestam <[email protected]> > Kawan2 Milis Yth, > > Sebenarnya angka2 yg disampaikan dalam thread dibawah ini adalah terlalu > men-generalise permasalahan. > > Kalau menghitung untuk gaji persahaan asing dengan level Manager keatas, > maka mungkin bisa benar. Tetapi untuk mayoritas karyawan biasa yang gajinya > tidak lebih dari *Rp 1,5-2,5 juta sebulan atau US$ 150-250,- maka bukan > bandingannya dengan gaji karyawan biasa di AS dan Eropa yg minimal US > 1500-2500 per bulan (sepuluh kali lipat!).* > > Dampak dari implementasi *Karyawan Outsourcing* di hampir semua perusahaan > asing, swasta nasional dan BUMN adalah *penderitaan mayoritas rakyat > Indonesia, yang kondisinya lebih buruk dari saat penjajahan belanda.* > > Mereka *tidak punya masa depan,* banyak diantaranya yg menunda perkawinan > karena gaji mereka tidak cukup untuk hidup sebulan, apalagi bersama > anak-istri. Setiap tahun mereka harus was-was, apakah kontraknya akan > diperpanjang atau tidak, dan siap-siap harus cari pekejaan baru atau > menganggur tanpa ada jaminan apa-apa...! > > Ini namanya *penjajahan model baru, exploitation de l'home par l'home*seperti > yang sering diucapkan dalam pidato-pidato > *Presiden RI Sukarno di awal kemerdekaan RI*...., walaupun kini kita > mengaku sudah merdeka! > > Apakah kita mau membiarkan kondisi ini terus berlanjut bagi generasi muda > Indonesia??? > Ini adalah bagian dari *politik NeoLIb yang ingin membuat rakyat Indonesia > terus menderita.* > Tidak insyafkah kita semua para pemimpin Indonesia?? Atau kita ingin > membutakan mata kita sebab kita sudah hidup berkecukupan??? Tidak peduli > kepada nasib rakyat kecil yang menjadi mayoritas bagian bangsa Indonesia. > > Silahkan kalau mau cek sendiri anak-anak muda disekitar kita, atau > orang-orang yg lalu-lalang dipinggir jalan, anak-anak dan orang tua-tua yang > menunggu tumpangan untuk menghindari "three-in-one", dll, apakah omongan > saya benar atau salah?! > > Kita bersyukur hari kamis kemarin 22 April 2010 ada *Kesepakatan > Tampaksiring, yang menghasilkan 46 program dan 105 tindakan yang akan > dikemas dalam bentuk Instruksi Presiden, namun ini membutuhkan langkah > konkret dan tidak hanya sebatas wacana.* Jangan jadi seperti masa lalu, > Infrastructure Summit yang hasilnya tetap semoga, dan semoga....? > > Semoga dapat menyadarkan kita semua untuk memperbaiki nasib mayoritas > bangsa Indonesia menjadi yang lebih baik, seperti *cita-cita kemerdekaan > Indonesia, negeri yang aman, mamur, adil dan sejahtera!* > > Wassalam, > S Roestam > http://presidenkita.wordpress.com > http://presidenku.com > ==================== > > > ----Original Message---- > From: [email protected] > Date: 22/04/2010 17:50 > To: "QB-Milis" > Subj: Re: [QBmember] Debat - Besaran pesangon perlu dikurangi? > > Rekan Irsal, > di Indonesia uang pesangon besarnya lebih besar dari Amerika maupun > negara-negara lain di ASEAN yaitu : > Besar Uang Pesangon : > - 1 bulan untuk setiap tahun masa kerja, sampai dengan 8 tahun > - untuk masa kerja 8 tahun atau lebih, uang pesangonnya 9 bulan gaji > > Selain uang pesangon ditambah lagi dengan uang penghargaan kerja yang > besarnya 1 bulan gaji untuk setiap kelipatan 3 tahun kerja > - maksimum 10 bulan gaji > > Apabila PHK diakibatkan oleh penutupan perusahaan karena alasan > efisiensi saja dan bukan karena perusahaan mengalami kerugian terus > menerus selama 2 tahun, maka uang pesangonnya dikalikan 2 > > besarnya uang pesangon ini telah membuat banyak pengusaha memlilih > tenaga kontrak atau oursource. Banyak MNC yang memilih untuk investasi > di negara lain yang jauh lebih flexible peraturan tenaga kerjanya. > Beberapa teman saya yang pengusaha merasa terjepit ketika harus > menutup perusahaannya. Mereka ini bingung, mau meneruskan bisnisnya > tidak bisa karena makin hari kerugiannya makin besar, mau tutup juga > tidak bisa karena tidak kuat bayar uang pesangon. > > > Salam hangat penuh semangat > Betti Alisjahbana > http://QBheadlines.com/ > http://QBleadershipCenter/ > > > > On Apr 22, 2010, at 2:27 PM, [email protected] wrote: > > > Kalau di amrik, pesangon tergantung berapa lama kerja. Saya nggak > > tahu pastinya, tapi kira2 setiap tahun kerja pesangonnya sama dg 2 > > minggu..dan maksimum 6 bulan gaji. Di sana selain pesangon ada yg > > namanya unemployment insurance yg besarnya maksimum $2000 perbulan, > > tergantung besar gaji. Akan tetapi perhitungan utk mendapatkan > > unemployment insurance tergantung besarnya pesangon. Dengan kata > > lain kalau pesangonnya besar..mrk nggak mendapatkan unemployment > > insurance sampai beberapa bulan(jadi nggak bisa mendapatkan dua2nya > > pada waktu bersamaan) > > > > Itu kalau kita nggak masuk union(serikat buruh). Bagi yg masuk > > serikat buruh, seperti pemecatan pegawai GM kemarin, selama setahun > > mrk dapat gaji yg sama seperti waktu mrk kerja. Selain itu juga > > perusahaan harus membiayai pegawai yg kena laid off utk mendapatkan > > skill baru selama waktu setahun tsb. Enak banget yah:). > > > > Salam, > > > > -Irsal > > The man of science is a poor philosopher. > > #Albert Einstein > > > > -----Original Message----- > > From: reney mosal > > Date: Wed, 21 Apr 2010 23:54:22 > > To: > > Subject: [QBmember] Debat - Besaran pesangon perlu dikurangi? > > > > _______________________________________________ > > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] > > dengan subject "unsubscribe" > > _______________________________________________ > > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] > > dengan subject "unsubscribe" > > > _______________________________________________ > Untuk unsubscribe : kirim email kosong ke > [email protected] subject "unsubscribe" > > >
