Betul, sekarang menjadi terang benderang semua. Tidak ada yang ingin membela 
rakyat, masing2 membela kepentingannya sendiri. Selamat jalan ibu Sri, selamat 
berkarya di tempat yang baru semoga menjadi ladang ibadah.

Salam
Ateng

Terkirim dari BlackBeurit®kuring

-----Original Message-----
From: [email protected]
Date: Fri, 7 May 2010 22:16:02 
To: <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani

Dia ikut aktif waktu Bambang Golkar mempromosikan bukunya Ttg Century. Jadi 
bisa saja melalui si Bambang ini.

Salam,

-Irsal
The true sign of intelligence is not knowledge, but imagination.
#Albert Einstein

-----Original Message-----
From: Tsulusun ArRoyan <[email protected]>
Date: Sat, 8 May 2010 06:00:57 
To: <[email protected]>
Subject: [indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani

hmm saya agak ragu kalo pak rizal masuk gengnya bakrie setau saya dia dari
dulu lurus2 saja..
yang saya heran itu politisi demokrat dan PKS serta partai2 lain kok ga
sejago golkar ya
'

2010/5/8 <[email protected]>

> Duitnya banyak. Memang beliau jago berinvestasi. Investasinya di kasus
> Century udah kelihatan hasil. Ngomong2 Rizal Ramli dapat fee berapa yah?
>
>
> Salam,
>
> -Irsal
>
> The true sign of intelligence is not knowledge, but imagination.
> #Albert Einstein
> ------------------------------
> *From: * Tsulusun ArRoyan <[email protected]>
> *Date: *Sat, 8 May 2010 05:32:12 +0800
> *To: *<[email protected]>
> *Subject: *[indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>
> terus pansus Century kmrn gimana.
> wah jago juga pak Bakrie berpolitiknya he he
>
>
> 2010/5/8 irsal imran <[email protected]>
>
>>  Inilah Empat Kesepakatan SBY dengan Empat Partai Koalisinya
>> JUM'AT, 07 MEI 2010 | 20:05 WIB
>> Besar<http://us.mc1146.mail.yahoo.com/mc/welcome?.gx=1&.tm=1273267515&.rand=38e9ojpsagmbh#>
>>  
>> Kecil<http://us.mc1146.mail.yahoo.com/mc/welcome?.gx=1&.tm=1273267515&.rand=38e9ojpsagmbh#>
>>  
>> Normal<http://us.mc1146.mail.yahoo.com/mc/welcome?.gx=1&.tm=1273267515&.rand=38e9ojpsagmbh#>
>>  [image: foto]  <http://image.tempointeraktif.com/?id=32137&width=490>
>>
>> Presiden Susilo Bambang Yudhoyono memimpin rapat kerja dengan
>> Menteri-Menteri dan Gubernur se-Indonesia di Istana Tampaksiring, Bali
>> (19/4). ANTARA/Nyoman Budhiana
>>
>> *TEMPO Interaktif*, *Jakarta* - Diam-diam Presiden Susilo Bambang
>> Yudhoyono mengumpulkan empat partai mitra koalisinya Kamis (6/5) malam
>> kemarin di kediamannya, Cikeas. Pertemuan itu langsung dipimpin SBY dan
>> dihadiri para ketua umum partai koalisi, pimpinan fraksi partai koalisi,
>> serta menteri-menteri dari partai koalisi. Empat partai koalisi pemerintah
>> itu adalah Golkar, PPP, PKS, dan PAN.
>>
>> Menurut Sekretaris Fraksi PPP Romahurmuziy, pertemuan itu menghasilkan
>> empat kesepakatan. Diantara butir kesepakatan itu adalah SBY ditetapkan
>> sebagai ketua koalisi dan Aburizal Bakrie sebagai ketua harian. Kesepakatan
>> lain, partai koalisi sepakat membentuk kantor sekretariat gabungan yang
>> direncanakan berlokasi di Jalan Diponegoro, Menteng.
>>
>> "Koalisi bakal lebih stabil karena dengan dipilihnya Ical sebagai ketua
>> harian, Golkar akan siap pasang badan seperti zamannya Pak JK," kata dia
>> saat dihubungi Tempo, Jumat (7/5).
>>
>> Dia yakin, empat kesepakatan partai koalisi yang dibuat itu akan
>> berpengaruh positif bagi situasi politik tanah air. "Kami yakin hubungan
>> antar sesama partai koalisi akan semakin stabil," katanya.
>>
>> Ketua Umum DPP Partai Golkar, Aburizal Bakrie membenarkan adanya pertemuan
>> itu. Kata dia, pertemuan bertujuan untuk memperbaiki hubungan partai-partai
>> koalisi dengan pemerintahan Susilo Bambang Yudhoyono-Boediono. Salah satu
>> bentuknya adalah Presiden Yudhoyono membentuk Forum Partai Koalisi yang
>> dipimpin langsung oleh Yudhoyono.
>>
>> Inilah Empat Kesepakatan yang dihasilkan dalam pertemuan Kamis malam itu:
>>
>> Pertama, adalah kesepakatan politik untuk memperkokoh dan mengefektifkan
>> koalisi sehingga pemerintah dapat makin banyak berbuat untuk kepentingan
>> rakyat.
>>
>> Kedua, partai-partai koalisi bersepakat untuk membentuk Sekretariat
>> Gabungan Partai Koalisi. Ketua adalah SBY, ketua harian Aburizal Bakrie,
>> Sekretaris Syarif Hasan. "Ini adalah preseden sejarah pertama dan inisiatif
>> politik yang cerdas dari SBY. Ini adalah sejarah awal berkoalisi yang
>> terlembaga di Indonesia," tambah Anas.
>>
>> Ketiga, partai-partai bersepakat untuk membina koalisi komprehensif, baik
>> di pemerintahan dan di parlemen, tanpa kehilangan identitas dan eksistensi
>> politik masing-masing. "Koalisi tidak bermaksud menyeragamkan, tetapi
>> bertujuan membina kerjasama politik yang sejati, yakni membangun
>> pemerintahan yang kuat, stabil dan efektif," kata dia lagi.
>>
>> Keempat, dalam Sekretariat Gabungan Koalisi akan dibahas dan disepakati
>> isu-isu dan agenda strategis yang akan dilaksanakan bersama oleh seluruh
>> partai koalisi.
>>
>>
>> --- On *Fri, 5/7/10, Tri Basoeki Soelisvichyanto 
>> <[email protected]>*wrote:
>>
>>
>> From: Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>
>> Subject: [indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>> To: [email protected]
>> Date: Friday, May 7, 2010, 1:13 AM
>>
>>
>>
>> Mantab....
>>
>> Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
>> ------------------------------
>> *From: *Sjaiful Bahri <[email protected]>
>> *Date: *Fri, 7 May 2010 00:54:52 -0700 (PDT)
>> *To: *<[email protected]>
>> *Subject: *[indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>>
>>   ada yg gak suka DPR (tidak termasuk PD), bisa ditebak mereka simpatisan
>> SBY dkk,
>> sebaliknya yg gak suka SBY dkk bisa ditebak mereka setuju dengan vokalis
>> DPR.
>>
>> ini sama saja dengan identifikasi tentang alur pemikiran GusDur,
>> apa yg disukai Gus Dur biasanya gak disukai FPI dkk.
>>
>> sample: Gus Dur pro Ahmadiyah,
>> FPI anti Ahmadiyah.
>> Gus Dur dan FPI pasti beseberangan.
>>
>> Kalau zaman dulu buat algorithm kayak beginian di Prolog untuk Expert
>> System gak susah2 banget, karena pattern-nya udah bisa diidentifikasi... :-)
>>
>> coba di-identifikasi orang2 yg pro dan anti pemerintah, pasti dengan mudah
>> ditemukan, mereka khan menggunakan looping process untuk memproduksi
>> komentarnya, ini bisa di-identifikasi dari historis komentarnya... :))
>>
>>
>> --- On *Fri, 5/7/10, Tri Basoeki Soelisvichyanto 
>> <[email protected]>*wrote:
>>
>>
>> From: Tri Basoeki Soelisvichyanto <[email protected]>
>> Subject: [indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>> To: [email protected]
>> Date: Friday, May 7, 2010, 3:23 AM
>>
>> Mantab...
>>
>> Kalau gitu 2 partai aja utk selanjutnya. Lbh murah beli a4 drpd a3
>> ªќªќªќ =D ªќªќªќ =))
>> Inpartnership with Telkomsel BlackBerry®
>> ------------------------------
>> *From: *Sjaiful Bahri <[email protected]>
>> *Date: *Thu, 6 May 2010 20:09:15 -0700 (PDT)
>> *To: *<[email protected]>
>> *Subject: *[indonesia] Re: Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>>
>>   iya, sekarang banyak partisan, partisan membela pemerintah dan partisan
>> anti pemerintah,
>> orang2nya itu2 juga, sebelum nulis udah bisa ketebak kok apa yg mau
>> ditulis... he..he..he.
>>
>>
>> --- On *Thu, 5/6/10, Agung Kresnamurti <[email protected]>* wrote:
>>
>>
>> From: Agung Kresnamurti <[email protected]>
>> Subject: [indonesia] Bls: Re: Fw: Sri (Kandi) Mulyani
>> To: [email protected]
>> Date: Thursday, May 6, 2010, 8:43 AM
>>
>>  Saya sih lebih suka pendapat yang berimbang......
>> Lihat dari dua atau tiga sisi.....
>> Gak ada salahnya untuk bersimpati atau nge fans.....
>> Hanya lebih enak mengulas kalo dari berbagai arah.....
>> Sehingga pembaca akan mendapat informasi yang berimbang,
>> Jadi tergantung tingkat pemahaman, analisa, dan intelektualitas pembaca
>> yang
>> menuntun mereka menentukan pilihan, atau mendapat kesimpulan tentang
>> kebenaran.
>> Buat saya sih, ada 2 hal yang membuat Indonesia tidak maju:
>> 1. Ketergantungan sebuah organisasi pada sosok individu, tidak akan
>> membawa organisasi tersebut
>>     kepada suatu kemajuan. Karena seharusnya, organisasi itu besar dengan
>> sistem dan budayanya,
>>     bukan karena sosok individu. Sehingga sering terjadi di Indonesia,
>> ketika organisasi tersebut
>>     ditinggalkan oleh sosok pemimpin tersebut, karena ketergantungan
>> terhadap sosok pemimpin tersebut,
>>     akhirnya organisasi itu pun kolaps.
>> 2. Pengkultusan atau penghormatan atau penghargaan yang berlebihan
>> terhadap seseorang. Sehingga apapun
>>     yang diperbuatnya, tetap terlihat baik, menutup pandangan objektif.
>> Bahkan, pembelaan pun cenderung
>>     membabi-buta, menganggap pokoknya pandangan yg lain salah, menganggap
>> pendapat yg lain itu karena iri, dengki.
>> Gak masalah juga buat saya, kalau ada yang seperti itu, sah-sah aja dan
>> manusiawi.
>> Ngapain juga maksain bahwa pendapat kita yg harus benar.
>> Jadi...siapa nih kandidat Menteri Keuangan Republik Indonesia? Mikirin itu
>> aja udah pusing.
>> Jadi....lebih baik serahkan aja ke Presiden...gak pusing kan :-)
>>
>>
>>
>>
>>
>
>
> --
> Best Regards
> Tsulusun Ar Royan
> Be kind, for whenever kindness becomes part of something, it beautifies it.
> Whenever it is taken from something, it leaves it tarnished.
>



-- 
Best Regards
Tsulusun Ar Royan
Be kind, for whenever kindness becomes part of something, it beautifies it.
Whenever it is taken from something, it leaves it tarnished.

Kirim email ke