Mi yang terbuat dari gandum susah dicerna, perlu 3 siklus untuk mencernanya. Jika tidak tercerna akan menempel diusus dan mengundang berbagai penyakit. Dalam gandum ada gluten yang sulit dicerna. Lain dengan mi lethek yang dibuat dari singkong atau bihun yang terbuat dari singkong
Bumbu yang dinyataakan masih dibawah ambang batas aman masih perlu dipikirkan. Jika konsumsi sampai beberapa bungkus akan mencapai batas aman. Kecuali itu jika bumbu ridak tercerna dan mengendap, akan menumpuk dihati,ginjal dll. Ini akan memicu kanker dll. Makan yang alami lebih tidak membani tubuh. Beda dilidah dan beda ditubuh. Lidah bisa ditawar, tetapi tubuh sejak dari sononya begitu tidak bisa ditawar-tawar. Mungkin dapat membantu. SR -----Original Message----- From: [email protected] [mailto:[email protected]] On Behalf Of mustari wahab Sent: Friday, October 15, 2010 7:21 AM To: [email protected] Subject: [indonesia] Re: Bls: Facebookers berterimakasih kepada Taiwan soal Mie Instant hanya shearing saja 1.kalau mie jawa apakah bisa instant ? kalau mau makan jam 12 malam atau jam 5 pagi apakah bisa di pesan ?? 2.karena yang bermasalah MUNGKIN HANYA BUMBUNYA...makanya godok saja mie instannya lalu buang airnya ,kalau mau pakai kuah di godok lagi campurkan bumbu yg anda suka (garam,cabe,dll) tapi kalau MIEnya juga BERMASALAH...cari makanan lainya yang anda suka maaf bila tidak berkenan mustari ________________________________ Dari: [email protected] [[email protected]] Atas Nama datu Wasesa [[email protected]] Terkirim: 14 Oktober 2010 20:12 Ke: [email protected] Subjek: [indonesia] Bls: Facebookers berterimakasih kepada Taiwan soal Mie Instant Komentar indomie : menurut saya sejauh ini mie instant buatan indonesia baik2 saja kok,kecuali tiap hari kita makan sampai misalnya 25 bungkus... itu namanya ngundang penyakit. Pengawet yang dituding jadi biang kerok kali ini adalah ester dari asam benzoat. ester tersebut bila kena air panas akan berubah jadi benzena yang diyakini bisa menjadi penyebab kanker darah(leukemia). Saran saya : dari pada kita ragu melahap mi instant, mari kita kembali ke jalan yang benar, yaitu mengkonsumsi bakmi jawa yang pasti lebih jos! dijamin gak pake pengawet. (Yang jelas pake ayam kampung). Petunjuk : coba bakmi-jawa di kotagede,dekat kelurahan singosaren, Jogja. nah disana ada "bakmi bledek"... yang jual mbok-mbok, maestronya bakul bakmi . Atau bakmi Jombor, dekat terminal bis Jombor Jogja- cukup oke-lah. kalo di Jatinegara itu tuh di daerah pisangan lama,dekat penjual pisang. Bakulnya dari Mertoyudan,Magelang....... mak legender...... Mari kita jelajahi dunia bakmi- sesuai dengan keyakinan kita masing-masing.......... --- Pada Kam, 14/10/10, S Roestam <[email protected]> menulis: Dari: S Roestam <[email protected]> Judul: [indonesia] Facebookers berterimakasih kepada Taiwan soal Mie Instant Kepada: [email protected], [email protected], [email protected], [email protected] Tanggal: Kamis, 14 Oktober, 2010, 5:29 AM Kawan2 Yth, Harian Pos Kota terbitan Kamis 14 Oktober 2010 meberitakan bahwa banyak pelanggan FB dan Twitter menyatakan terimakasih kepada Taiwan atas larangan peredaran Mie Instan di Taiwan, sebab terbukti mengandung bahan berbahaya bagi tubuh manusia, yaitu methyl hydroxyl benzoate yang dapat menyebabkan muntah-muntah dan buang air besar terus-menerus (mencret). Darwin, FB-er asal Bekasi, menulis dalam statusnya bahwa ia berterimakasih kepada Pemerintah Taiwan atas larangan perdearan Mie Instan di negerinya, sebab mengandung bahan berbahaya tersebut diatas. FB-er cantik asal Surabaya, Aprillia, menulis status yang bernada takut untuk mengkonsumsi Mie Instan. Tulus Abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan: " Seharusnya produk makanan selalu di-evaluasi secara rutin tiap tahun oleh Pemerintah/BPOM, sebab bisa saja tahun sebelumnya lolos uji-coba, namun tahun berikutnya tidak" Sementara itu Fransiscus Welirang, Komisaris PT Indofood Sukses Makmur Tbk., menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan bahwa penarikan produknya dari Taiwang adalah karena perang dagan. Jadi siapa yang benar? Pemerintah/BPOM harus meneliti secara terbuka, apa yang sebenarnya tetjadi, sebab ini menyangkut kesehatan masyarakat pengguna produk Mie Instan yang sangat populer di Indonesia. Wassalam, S Roestam http://presidenku.com --------------------------- -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt ________________________________ This message may contain privileged/confidential information and is intended only for the individual or entity addressed above. If you are not the named addressee you should not disseminate, distribute or copy this email. Please notify the sender immediately if you have received this email by mistake and delete this email from your system. PT. Krakatau Steel accepts no liability for the content of this email, or for the consequences of any actions taken on the basis of the information provided, unless that information is subsequently confirmed in writing. PT.Krakatau Steel, Jl Industri 5 Cilegon, Banten, Indonesia, www.krakatausteel.com
No virus found in this outgoing message. Checked by AVG - www.avg.com Version: 9.0.862 / Virus Database: 271.1.1/3197 - Release Date: 10/15/10 01:34:00
