Pos Kota bilang sudah sejak tahun 1988 atau 22 tahun y.l. Terakhir memeriksanya .....?
Jadi terimakasih diberitahu Taiwan. Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...! -----Original Message----- From: CBN Users <[email protected]> Sender: [email protected]: Fri, 15 Oct 2010 12:20:20 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [indonesia] Re: Facebookers berterimakasih kepada Taiwan soal Mie Instant Bisa jadi perang dagang. Terus terang mie instant tsb banyak yang suka di cina, karena rasanya. Quoting SW Ramelan <[email protected]>: > Menurut apa yang saya dengar dari media masa radio, bahwa sejak beberapa hari > lalu BPOM akan melakukan pemeriksaan/ penelitian di seluruh Indonesia untuk > mengetahui mengenai apa yang dituduhkan terhadap mie instan produk Indonesia. > > Kok lebih dulu Taiwan ya untuk memeriksa dan menyatakan tidak layak > dikonsumsi. > Berapa sih yang bertugas di sana? SOP? Rencana kerja? > > > > > > > =============================== > HATI-HATI adalah sahabat sejati: > (1) teliti, > (2) tertib urutan, dan > (3) pahami masalah sebelum melangkah > =============================== > > > > ----- Original Message ---- > From: S Roestam <[email protected]> > To: [email protected]; [email protected]; > [email protected]; [email protected] > Sent: Thu, October 14, 2010 12:29:07 PM > Subject: [indonesia] Facebookers berterimakasih kepada Taiwan soal > Mie Instant > > Kawan2 Yth, > > Harian Pos Kota terbitan Kamis 14 Oktober 2010 meberitakan bahwa > banyak pelanggan FB dan Twitter menyatakan terimakasih kepada Taiwan > atas larangan peredaran Mie Instan di Taiwan, sebab terbukti mengandung > bahan berbahaya bagi tubuh manusia, yaitu methyl hydroxyl benzoate yang > dapat menyebabkan muntah-muntah dan buang air besar terus-menerus > (mencret). > > Darwin, FB-er asal Bekasi, menulis dalam statusnya bahwa ia > berterimakasih kepada Pemerintah Taiwan atas larangan perdearan Mie > Instan di negerinya, sebab mengandung bahan berbahaya tersebut diatas. > > FB-er cantik asal Surabaya, Aprillia, menulis status yang bernada > takut untuk mengkonsumsi Mie Instan. > > Tulus Abadi dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan: > " Seharusnya produk makanan selalu di-evaluasi secara rutin tiap tahun > oleh Pemerintah/BPOM, sebab bisa saja tahun sebelumnya lolos uji-coba, > namun tahun berikutnya tidak" > > Sementara itu Fransiscus Welirang, Komisaris PT Indofood Sukses Makmur > Tbk., menyatakan bahwa pihaknya belum bisa memastikan bahwa penarikan > produknya dari Taiwang adalah karena perang dagan. > > Jadi siapa yang benar? Pemerintah/BPOM harus meneliti secara terbuka, > apa yang sebenarnya tetjadi, sebab ini menyangkut kesehatan masyarakat > pengguna produk Mie Instan yang sangat populer di Indonesia. > > Wassalam, > S Roestam > http://presidenku.com > --------------------------- > > -- > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia > dan akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > > > > > > -- > Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta > kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia > dan akhirat. > > Info pengelolaan milis Indonesia next better : > http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt > -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
