Mas Basuki Offside !!! Jangan Vulgar donk mas, kita juga gak tau di milis ini siapa jadi arms nya siapa..
Ai cabut dr thread(s) ini.. -----Original Message----- From: "basuki suhardiman" <[email protected]> Sender: [email protected]: Tue, 19 Oct 2010 06:27:06 To: <[email protected]> Reply-To: [email protected] Subject: [indonesia] Re: Menarik ..... nah sekarang tugas banyak orang adalah membuktikan perjanjian tersebut soal emas ,itu soal teknis semata.. saya pernah bicara dengan 'abdi dalem' kraton yogja , mereka sedang berusaha meminta kembali harta mereka yang di titipkan pada saat invasi jepang ke Indonesia tahun 1942 , dan itu jumlah nya ribuan ton yg mereka claim itu jadi aset nya ABN Amro .. > Perusak mental bangsa sehingga berlanjut sampai sekarang menjadi calon > Pahlawan > Nasional ( pemerintah Orba ), alangkah bodohnya bangsa kita. > > > > > >________________________________ > From: Basuki Suhardiman <[email protected]> > To: [email protected] > Cc: [email protected] > Sent: Mon, October 18, 2010 11:49:21 AM > Subject: [indonesia] Re: Menarik ..... > > > > Korupsi khan memang sengaja dibuat oleh Orba :-) > Apa Indonesea mau seperti Haiti ? > mungkin lebih baik anggota DPR studi banding ke Haiti dan melihat > bagaimana > negara di depan Amerika itu :-) > > > On 10/18/2010 10:17 AM, Adi Indrayanto wrote: > >>Lebih baik Indonesia tidak punya harta seperti itu. Akan semakin >> bodoh dan >>malas rakyatnya nanti. Wong sudah diberikan SDA sebesar ini saja >> ... tidak >>bisa mengelolanya ... apalagi ditambah emas batangan sebanyak itu >> ... >>dijamin yg ada malah saling korupsi ... atau menjadi rakyat yg >> pemalas >>... >> >>Jangan harap dgn adanya emas seperti itu Indonesia akan maju ... >> terjadi >>malah makin terpuruk ... karena korupsinya akan makin besar lagi >> ... >> >> >>salam, >> >>-ai- >> >> >> >> >>2010/10/18 Basuki Suhardiman <[email protected]> >> >> >>> >>>Nah satu persatu mulai terkuak , >>>pantes JFK dihabisi dan kemudian BK , >>>nah kalau begini benar "jangan sekali kali meninggalkan >>> sejarah" >>> >>> >>>http://ekonomi.kompasiana.com/group/bisnis/2010/01/02/green-hilton-memorial-agreement-geneva-1963/ >>> >>> >>> >>>Green Hilton Memorial Agreement Geneva 1963 >>>REP >>>Safari ANS >>>| 2 Januari 2010 | 12:23 >>>2123 >>>35 >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>> >>>1 dari 1 Kompasianer menilai Menarik. >>>Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah >>>perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika >>> Serikat >>>John Fitzgerald Kennedy 22 November 1963. Inilah >>> perjanjian yang >>>kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari >>> kursi >>>kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi >>> Soeharto. >>>Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi >>> misteri >>>terbesar dalam sejarah ummat manusia. >>> >>>Perjanjian "The Green Hilton MemorialAgreement di Genva >>> pada 14 >>>November 1963 >>>Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap >>> siapapun >>>yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang >>> membuat >>>sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan >>> secuil >>>dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah >>> satu� harta >>>Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang >>> oleh >>>masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah >>>kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto >>> menyiksa >>>Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang >>> membuat >>>Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss >>> tetapi >>>tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa >>> ia >>>adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi >>> tetap >>>tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk >>> tim >>>rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap >>> mandul. >>>Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini. >>>Perjanjian itu bernama The Green Hilton Memorial Agreement >>> Geneva. >>>Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy >>> selaku >>>Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William >>> Vouker >>>yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di >>> Hotel >>>Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan >>> dari MOU >>>yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS >>>mengakui keberadaan emas batangan senilai tak kurang dari >>> 57 ribu >>>ton yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia >>> menerima >>>batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS >>> yang >>>operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss >>> melalui >>>United Bank of Switzerland (UBS). Kesepakatan ini berlaku >>> tiga >>>tahun kemudian alias 14 November 1965 (gambar di atas >>> hanya salah >>>satu dari sekian lembar perjanjian). >>>Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas >>>penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee >>> sebesar 2,5% >>>setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan >>> muncul >>>pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee >>> tersebut >>>tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan >>> fee >>>tersebut tidak berada pada Presiden RI siapapun, tetapi >>> ada pada >>>sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, >>> sehingga >>>pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS >>> sendiri. >>>Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut >>> yang >>>hingga kini tidak ada yang tau keberadaannya kecuali John >>> F >>>Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno >>> mangkat, >>>ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada >>> siapapun di >>>tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang >>> dipercaya >>>Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang >>> tersebut >>>bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen >>> penting yang >>>tidak tau siapa yang menyimpan hingga kini. Demikianlah >>> dokumen >>>penting yang penulis baca dan hasil wawancara penulis >>> dengan nara >>>sumber dengan para tetua di dalam negeri dan wawancara >>> dengan >>>narasumber di Belanda, Prancis, Jerman, Singapura, >>> Malaysia dan >>>Hong Kong. >>>Bagi AS, perjanjian Green Hilton adalah perjanjian >>> terbodoh bagi >>>AS, karena AS mengakui aset tersebut yang sebetulnya >>> merupakan >>>harta rampasan perang. Menurut dokumen yang penulis baca. >>> Harta >>>tersebut berasal dari sitaan AS ketika menaklukkan Jerman >>> dalam >>>perang dunia. Jerman juga mengakui bahwa harta tersebut >>> disita >>>Jerman ketika menyerang Belanda. Belanda pun mengakui >>> bahwa harta >>>tersebut merupakan rampasan harta yang dilakukan VOC >>> ketika >>>menjajah Indonesia. >>>Berdasarkan fakta yang dijumpai di lapangan, harta ini >>> sudah >>>pernah mau dicairkan pada 1986-1987 tapi gagal, lalu ada >>> percobaan >>>lagi awal 2000, juga gagal. Kini, ketika krisis menerpa AS >>> dan >>>dunia yang hampir membunuh sebagian besar rakyat AS, >>> pemerintah >>>Obama mencoba meyakinkan dunia melalui titah Puas di >>> Vatikan bahwa >>>AS berhak mencairkan harta ini. Atas dasar untuk >>> kepentingan ummat >>>manusia, agaknya hati Vatikan mulai luluh. Konon kabarnya, >>> Vatikan >>>telah memberikan restu itu tanpa mengabaikan bantuan >>> kepada rakyat >>>Indonesia. >>>Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS >>> menyampaikan >>>niat tersebut kepada Vatikan, Puas sempat bertanya apakah >>>Indonesia telah menyetujuinya. Kabarnya, AS hanya >>> memanfaatkan >>>fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden >>> Indonesia >>>SBY ikut menandatangani suatu kesepakatan untuk memberikan >>>otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk >>> mencari >>>sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan >>> berpesan >>>agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar >>> USD 2,7 >>>milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada >>>Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari >>>kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa >>> bantuan >>>tersebut tidak perlu dikembalikan. Oleh Bank Indonesia >>> memang >>>bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat >>> cadangan >>>devisa negara. Penulis pikir DPR RI harus ikut >>> mengklarifikasi >>>soal status uang bantuan IMF ini. >>>Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. >>> Kalau >>>benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam >>> masalah >>>ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa >>> ini, >>>hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut >>> berharga >>>ribuan trilyun dollar AS. Aset itu bukan aset gratis >>> peninggalan >>>sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek >>> moyang >>>kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia. Sebab >>> dulu, beli >>>beras saja pakai balokan emas sebagai alat pembayarannya. >>> Bahkan >>>kerajaan China membeli rempah-rempah ke Indonesia >>> menggunakan >>>balokan emas. >>>Lalu bagaimana nasib tersebut, kita sebagai bangsa yang >>> besar >>>masih perlu mengkaji lebih lanjut. Pemerintah bersama >>> rakyat perlu >>>membentuk Tim Besar dan lobby yang besar ditingkat >>> internasional >>>untuk menduduk kembali soal harta yang disepakati dalam >>> The Green >>>Hilton Memorial Agreement ini. Karena ini sudah menjadi >>> fakta >>>sejarah yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. >>> Pemerintahan SBY >>>tidak bisa melakukan penyelidikan harta ini secara >>> diam-diam dan >>>hanya kalangan terbatas. Sebab harta ini milik rakyat dan >>> bangsa >>>Indonesia. Bukan milik pribadi Bung Karno. Keberhasilan >>> lobby >>>politik Bung Karno yang luar biasa ini harus diteruskan >>> dan jangan >>>dimentahkan begitu saja. >>>([email protected]) >>> >> > > > > -- Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat. Info pengelolaan milis Indonesia next better : http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt
