resistor aja import :-)


Adi Indrayanto wrote:

Kalau mau semua barang2nya di import ya gampang ... .

Tapi ekonomi konsumerisme nanti yg terbentuk ... :-p


2010/10/20 Basuki Suhardiman <[email protected] <mailto:[email protected]>>




    Pak Mitro Yth ,
    persoalan broadband menurut saya .

    1. alokasi freq yg akan digunakan ? dan lebar bandwidth
    2. teknologi akses yg akan digunakan ?
    3. modal yg akan di gelontorkan

    karena urusan broadband pasti terkait ke no 1 ,
    nah bagaimana policy poste/kominfo sendiri ?



    On 10/20/2010 11:57 AM, S Roestam wrote:
    Kawan2 Milis Yth,


    *Sekjen ITU Hamadoun Touré mengatakan broadband adalah alat yang
    paling penting dalam upaya untuk memenuhi Millenium Development
    Goals pada tahun 2015.

    "Broadband adalah titik kritis berikutnya, yang merupakan
    transformasi teknologi berikutnya," katanya. "Hal ini dapat
    menciptakan lapangan kerja, mendorong pertumbuhan dan
    produktivitas, dan mendukung daya saing ekonomi jangka panjang."*

    Quo Vadis Layanan Broadband Indonesia?
    Silahkan ditanggapi, dan semoga bermanfaat.
    Wassalam,
    S Roestam
    http://wartaduniamaya.blogspot.com
    http:/mastel.wordpress.com




--
Berlombalah dalam karya, bersinergi, terapkan kaidah ilmu/teknologi serta
kasih sayang dan manfaat untuk seisi alam, demi kebahagiaan dunia dan akhirat.

Info pengelolaan milis Indonesia next better :
http://pub.nextbetter.net/files/milist-indonesia-info.txt

Kirim email ke